
Semua sembako sudah dinaikan ke mobil pickup dan tinggal berangkatnya aja.
"Sayang dah selesai tuhh, terus kita naik apa?" tanya candra
"Emm kita duduk dibelakang pickup aja honey, kan tu ada ruang buat kita kelihatannya cukup." Ucapnya sambil melihat belakang pickup.
"Terus aku duduk dimana kak? " Tanya cindi.
"Duduk aja didepan, nanti kalau kamu duduk dibelakang iri lagi sama kaka gara gara kaka mesra mesraan didepanmu " Ucap clara dan seketika cindi membulatkan mata.
"Kak aku duduk sama fauzan berdua, gak mau ahh! " Protes cindi.
"Hmm dasar malu malu kucing kamu aslinya mau aja! " Ejek candra.
"Ohh ya sayang kita dibelakang apa gak panas ya, mending naik mobil saja!" Lanjut candra.
"Gak mau aku maunya naik pickup, aku pingin ngerasain yang namanya naik pickup!" Jawab clara dan candra pun kesal.
"Yaudah mbk mas silahkan naik keburu siang nanti panas lagi." Ucap fauzan dan mereka semua pun naik. Di dalam mobil clara sedang sibuk melihat fauzan menyupir tanpa berkedip sekali pun.
"Hmm maaf mbk muka saya ada yang aneh ya, kok mbknya lihatnya segitunya? " Tanya fauzan.
"Gak kok wajahnya ganteng ehh.." Seketika wajah cindi merah merona gara gara perkataannya sendiri.
"Hahaha mbk bisa aja, mbk juga cantik kok!" jawab fauzan.
"Hahaha iiya makasih, jangan panggil mbk ya panggil aja cindi." ucap cindi sedikit salting.
__ADS_1
"Ahh iya mbk eh maksudnya cindi " Jawab fauzan canggung.
"Sudah berapa lama kamu kerja jadi supir, tapi kalau aku lihat dari pakaianmu sihh aku gak percaya kamu gak kerja supir?" tanya cindi penasaran karena melihat baju fauzan yang bermerek.
"Hmm aku memang gak kerja jadi supir, cuma kemarin aku di.. " Ucap fauzan terhenti oleh pasangan sejoli dibelakang.
"Haloo semuanya!! aku mau ngumumin suamiku candra kalau bangun susah banget lohh, tapi meskipun gitu aku sayangg banget sama dia......." teriak clara dan seketika mereka pun menjadi perhatian semua orang dan banyak orang yang sedang video.
"Itu hinaan atau pujiann! " protes candra.
"Dua duanya honey hehehehe, kamu gak mau teriak honey? " ucap clara sambil tersenyum.
"Aku juga mau ngomongin meskipun istriku clara petakilan tapi dia hebat main diranjang lohh, itu yang membuatku sayangg diaa......" teriak candra.
"Kamu kok ngomongnya gitu sihh, ngelakuin aja baru sekali sudah ngomong gitu!!!...." Bisik clara.
"Aku juga gak mau kalah aahh." Gumam cindi seketika ia keluarkan kepalanya dari jendela.
"Kalian juga meskipun kalian pasangan yang gila tapi aku juga sayang sama kalian lohh, karena kalian kakakku!....." Teriak cindi dan tiba tiba cindi ditarik masuk sama fauzan.
"Jangan nekat keluarkan badan dari jendela bahaya cindi, nanti kalau kesenggol sepeda atau gak kamu jatuh gimana!" protes fauzan.
"Yaampun dia perhatian sama aku, ahh sosweet pepet terus cindi... dia sungguh sangat menarik." Gumam cindi dalam hati.
"Ahh iya maaf, makas.. " Ucap cindi terhenti.
"Cindii juga dia adik kita meskipun dia suka ngupil dan nempelin upilnya sembarangan, tapi kami juga sayang dia loohhh....." Teriak mereka berdua kompak.
__ADS_1
"Ohh jadi ini tukar tukar aib ya, lucu banget keluarga kalian." Ucap fauzan sambil tersenyum.
"Jangan dengerin ucap mereka tentang aku itu semua gak bener, orang upilnya aku biasanya tempelin ditembok kok gak sembarangan upss...." Cindi langsung tutup mukanya karna malu keceplosan bicara.
"Hahahaha itu sama aja, dah jangan malu malu biasa aja sama aku! " Ucap fauzan sambil meraih tangan cindi supaya tidak menutupi wajah cindi.
Seketika cindi menurunkan tangannya dan entah mengapa mereka saling tatap tatapan.
"Berhentiiii!!" Teriak candra dan clara, membuat orang yang sedang ke asmara antara di dalam mobil kaget.
"Ehh iya berhenti ya." Ucap fauzan sontak kaget dan memberhentikan pickup dipinggir jalan.
"Ayo turun kita bagi bagi setengah sembako disana tuhh! " uctap clara dan langsung menuju ketempat yang ditujukan.
"Emm ayo kita kesana!" ucap cindi canggung.
"Kamu kesana dulu aja aku mau angkat sembako nya." jawab fauzan.
"iya tapi ituu." Ucap cindi sambil tangannya menunjuk tangan sebelah kanannya yang masih ditahan fauzan.
"Ehh iya maaf aku gak sadar, ini tangannya emang nakal, belum pernah dimarahin oleh pemiliknya ya! " Ujar fauzan sambil memukul tangannya sendiri.
"Hahaha kamu lucu juga yaudah aku kesana dulu ya, kamu gak perlu bantuan nihh angkat sembako? "
"Gak usah kan ada mas candra." Jawab fauzan.
"Ohhh yaudah semangatt! " Ucap cindi dan langsung lari menjemput clara.
__ADS_1
Haii readers ku tercinta, maaf ya baru aku baru up, soalnya kemarin author sibuk kumpul sama keluarga. jangan lupa like dan komenn yahh😊😇🥰