Kanava (Transmigrasi)

Kanava (Transmigrasi)
[10] Mereka Berdua Homo?


__ADS_3

Mereka melepaskan pelukan dan duduk sedikit berjarak,ini waktu jam pelajaran tapi mereka bolos malad untuk belajar kalau gurunya Bu Mega yang terkenal galak kepada murid."kita harus segera membasmi jiwa yang ada di tubuh Leo,dia udah lama nguasai tubuhnya,"ucap Raga.


Jiwa yang berada di tubuh Leonard sudah lama tinggal disana seharusnya mereka membasminya setelah dua tahun sesudah menguasai tubuh pemeran di novel.Ini sudah dua tahun setengah. namun mereka memberinya waktu untuk tetap ditubuh Leonard.


Reyhan mengambil Snack kripik di dalam saku celananya dia membuka bungkusnya dan memakan kripik singkong. "Ciri-cirinya?"Tanyanya.


"Matanya Berwarna kuning sifatnya posessif pada leo,.. jiwa gadis berparas cantik yang Tugasnya menjauhkan Leonard dari adiknya namun lama kelamaan dia Yang menempati tubuh leo JadJ suka kepada Leonard tidak membiarkan Leonard dekat dengan Leanord Membuat Leo nggak bisa ngendaliin tubuhnya. Dia membuat Leo berkata kasar dan main fisik kepada Leanord Membuat Lea sakit hati, "penjelasan Raja panjang lebar kepada ketiganya mereka mengangguk.


Tidak ada yang tahu bahwa tangan raja mengepal erat di dalam saku celananya.


Raefan membaringkan tubuhnya, paha Reyhan dia jadikan bantalan kepalanya. Raefan memejamkan matanya tangannya bersidekap dada,"kapan?,"tanyanya.


"Nanti malam aja,biarin dia bersenang-senang dulu baru kita jatuhin,"ucap raja datar namun terlihat penuh dendam.


Raefan mengangguk, karena matanya yang berat dia ingin tidur karena semalaman dia tidak tidur Sama sekali. Mau tidur gimana kalau Baru berbaring aja malah digencet sama Kanava yang tidurnya kayak kebo jadilah tadi malam ekornya sakit.


Raga melihat ke arah abangnya itu dengan heran,"Lo udah kayak punya dendam yang terpendam aja bang, apa jangan jangan Lo homo lagi,apa lo suka sama leonard? Lo kayak gak suka gitu kalau Leonard ditempelin jiwa gadis itu?... ck,ck,ck... Gua gak nyangka Lo yang cuek kek gini nyatanya homo. Kalo bokap nyokap tau Lo bakalan dicoret dari kartu keluarga kavindra,"Cerocosnya yang mengarah ke fitnah.


Raja hanya menghiraukan ucapan kembarannya itu,dia memang sering tidak menyahut ucapan yang menurutnya tidak penting.


Saudara kembar itu memang wajah MErEkA tidak terlalu mirip bentuk mukanya saja berbeda.dan sifat sama kelakuannya juga berbeda.


Plak


"Awsh,Lo ngapain geplak muka gua’ Lo gak liat muka gua masih bengkak kayak gini,"ucap raga yang baru saja mendapat geplakan dari tangan Reyhan.


"Mulut Lo!.. yang di suka sama raja bukan Leo tapi adiknya,Lea. Lo coba lihat matanya Raja bisa dilihat dia sangat tidak suka dengan jiwa jahat yang di tubuh Leo karena jiwa itu’ menyegel jiwa Leo supaya gak bisa keluar,dan dia yang ngendaliin tubuh Leo,"


"Dia ngendaliin tubuh itu lebih lama supaya bisa sepuasnya membuat Leanord sakit hati,dan itu yang ngebuat raja nggak dendam dengan jiwa itu. Iyakan ja?" Sambung Reyhan ternyum penuh arti dan menaik turunkan alisnya kepada Raja.


Raja mendengus kesal dia lupa kalau keturunan Mattew itu bisa membaca pikiran. Dia mengambil earphonenya didalam saku celana dan dia memakainya untuk tidak mendengar obrolan yang tidak berfaedah.


"Yang bener Han? jadi ceritanya kembaran gue itu jatuh cinta sama kembarannya Leonard gitu? wah jadi lea nanti jadi calon ipar gue dong?.... kalo dijadiin pilm seru tuh pasti gini nih MANTAN PACAR MASA KECILKU TERNYATA MENJADI KAKAK IPARKU,"ucap Raga.


"Haha anjir, mantan gue jadi calon kakak ipar dong lucu begete Anjay,"Raga tertawa kalau abangnya jatuh Cinta dengan mantannya.


Leanord memang pernah berpacaran dengan Raga waktu sekolah dasar, itu cuman iseng-iseng saja mereka berpacaran. Raga dan yang lain waktu SD tidak sekelas dengan para sahabatnya karena saat naik kelas 4 kelasnya dibagi menjadi 3 karena kebanyakan murid.


dia sekelas dengan Lea si gadis cantik nan imut Karena gabut mereka mencoba apa yang namanya pacaran dia menbak Lea di pagi hari dan pulangnya mereka putus.


Anak kecil memang seperti itu ingin mencoba yang dilakukan oleh orang dewasa karena rasa penasaran dan bertingkah layaknya orang dewasa.


"Emang Lo gak cemburu mantan Lo nanti jatuh di pelukan Abang Lo?"tanya Reyhan kepada Raga, dia membenarkan duduknya yang pegal karena Raefan tidur di pahanya.


"****** Lo, gue kan dulu pacaran Ama dia cuman iseng-iseng aja,"ujar nya membuat Reyhan tertawa.


"Lagian Lo ngapain pacaran umur masih kecil sok-sok an nyobain yang namanya pacaran... seharusnya dulu Lo urus gigi Lo yang ompong malah pacaran,sehari pula,"


"Ye namanya juga gak ada temen main yaudah lah karena waktu itu dia lewat di depan gue. Gue tembak pake cilok yang belum gue buka," Reyhan yang mendengarnya tertawa ngakak jadi Leanord itu pacar hasil dari ditembak oleh cilok?.


"Haha anjir jadi elo nembak Lea pake cilok ga? Gue gak habis fikir sama Lo, gue sebagai playboy sejati malu ternyata Lo nembak cewe pake cilok,"geramnya pada raga.


"Hehe mau gimana lagi gue cuman pegang cilok," raga cengengesan dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Reyhan memutar bola matanya,dia mengalihkan pandangannya pada dua manusia yang tengah ngorok. Dua pemuda itu Raefan dan Raja yang tengah tidur, Raefan tidur di pahanya dan Raja tidur diperut Reyhan.


Dia menoleh ke Raga." Ga mending kita cabut lah biarin dua curut ini tinggal di sini,"ucapannya membuat raga tersenyum.


Raga bangkit dari duduknya dan menepuk nepuk pantatnya."Kuylah,lapi pula kenapa malah molor disini,"


Reyhan mengambil kepala Raefan yang berada di pahanya untuk di pindahkan ke tanah dengan pelan,jangan sampai membuat Raefan terbangun.

__ADS_1


Dia bangkit dan berdiri di samping raga,mereka saling tatap dengan penuh seringai Mereka mengangguk dan dia mendekati raja."jangan pake kekuatan ga nanti mereka bangun,"ucap Reyhan.


"Yaudah cepat bantu Han si Raja berat banyak dosanya eurg," ucap Raga seraya mengangkat tubuh abangnya Untuk di pindahkan disamping Raefan.


Raja sama sekali tidak bergerak bak mayat hidup diangkat oleh mereka berdua dan ditidurkan disamping Raefan yang ngorok, meskipun mereka tengah tidur tetapi ketampanannya masih sangat kental di wajahnya.


Mereka tertawa merasa geli dengan dua cowok itu yang tidur bersampingan tanpa jarak,"Haha anjir udah kayak pasangan homo Cok, Poto dulu ga biar jadi kenangan,"titahnya pada Raga.


Raga mengeluarkan ponselnya dan mengarahkan kepada dua pemuda yang tengah ngorok.


Ckrek_ckrek_ckrek


Raga menahan tawa melihat hasilnya setelah mendapatkan beberapa hasil yang menggelikam,"Han tangannya raga simpan di perutnya si Raefan biar nambah Aestetik, untung aja mereka kalo udah molor kayak kebo jadi gak bakalan keganggu,"


Reyhan menurut Dia Memulai memiringkan tubuh raja supaya tengah memeluk tubuh kekar Raefan.


Grep_


Mereka berdua terkejut dengan pergerakan dari raja Mata mereka melotot seakan ingin keluar dari tempatnya. Saking shock mereka Jantung Nya berdegup kencang, untung saja raja cuman bergerak tidak terbangun.


Ya raja tidak terbangun malah menggumam,karena ada pergerakan yang salah dari tangan Reyhan membuat raja memeluk tubuh kekar Raefan dan sebaliknya Juga Raefan yang dipeluk pun balik memeluk tubuh Raja.


"Anjir jantung gue disko ga,"ia mengusap dadanya yang masih berdegup kencang.


"Gua juga sama anjir,"


Reyhan berdiri,"yaudah cepetan ga Poto terus Kita cabut,"


"Iya iya,"


Cekrek_cekrek


Reyhan yang melihat hasilnya tertawa ngakak hasilnya sama sekali gak sia-sia.dia memukul bahu raga kencang tawanya tidak bisa berhenti melihat gambar di ponsel sahabatnya itu.


"Gue sayang sama Lo le,"gumaman raja membuat Raga dan Reyhan menoleh kearah raja sama Raefan.


Raefan semakin memeluk erat Pinggang raja karena raja yang mengigau tepat didepan wajahnya.


"Gue juga sayang sama Lo va cup,"balas Raefan sambil mengecup bibir raja membuat kedua orang yang Masih berada disana melototkan matanya.


Mereka saling pandang dan bergidik ngeri."Mereka kayaknya beneran homo deh,ayolah kita cabut aja merinding gue,"ucap Reyhan pergi dari sana disusul raga yang tengah mengusap kedua tangannya merinding.


Mereka berdua berlari meninggalkan halaman belakang sekolah dan dua sahabatnya yang tengah berpelukan mesra bak pasangan gay yang berbuat mesum disekolah.


Gambar yang sangat cocok untuk ditempelkan di Mading sekolah pasti satu sekolah akan ricuh setelah melihat Poto dua pemuda yang merupakan primadona sekolah Tidur dan berpelukan mesra.para cewek pastinya akan kecewa.


Mau melakukan itu semua Reyhan dan Raga masih diberi otak untuk tidak melakukannya kalau saja mereka menempelkan gambar dua cowok itu, habislah hidupnya nanti.


•••••


Kelas XI-Ips 2 tengah berada di lapangan untuk berolahraga semuanya pada sibuk yang Tengah melakukan pemanasan.Kelas yang ditempati Kanava dan Leanord.


Mereka berbaris rapih dengan Kanava yang berada Di belakang tubuh Leanord. Dia melakukan Memutar Pinggang dengan tangan diletakan di bagian pinggang pinggangnya diputar mengikuti arah jarum jam sebanyak delapan kali.


Setelah itu dia memutar pinggangnya ke arah sebaliknya dengan jumlah putaran yang sama seperti sebelumnya.


Seorang guru pria yang terlihat tampan menghentikan gerakan semuanya dan meniup peluit yang di kalungkan di lehernya, dia menunjuk ke arah Kanava.


"Kamu Kanava sama Azira tolong bawa alat olahraga di Gudang belakang sekolah,"perintah guru tampan itu yang bernama hendery guru muda dan tampan yang sering di ganggu sama anak cewek.


"Kalo saya gak mau pak?saya nggak mau sama dia saya maunya sama Leanord,kalau bukan Lea saya gak akan ambil alat-alat itu,"ucap Kanava membuat Azira yang Ada di samping Kana tangannya mengepal dibawah sana.

__ADS_1


"Yaudah kalau mau kamu sama siapapun itu saya tidak perduli yang terpenting alat olahraganya sampai di hadapan saya,"


Kanava menyeret tangan kanan Leanord untuk pergi ke arah belakang sekolah, Leanord hanya pasrah dengan tangannya yang diseret Kanava.


"Ck, kenapa harus gue sih va? Gue males buat ke gudang itu disana angker va gue takut,"


"Halah gak akan ada apa-apa kalau ada hantu tinggal gue geprek palanya, lagi pula gue gak mau badan gue jadi gatel deket-deket sama ulat bulu ke dia,"


"Iya juga sih gue juga ogah kalo Deket dia haha,"


Mereka berdua belok ke kanan kearah belakang sekolah, Kanava merangkul bahu Leonard dengan girang akhirnya dia punya teman juga, kemarin dia sangat gabut gak ada teman orang yang nemani dia Four R.


Mengingat kejadian kemarin membuat Kanava misuh-misuh sendiri. Leanord yang melihat gerak gerik Kanava keningnya mengernyit.


"Lo kenapa dah kayak Orang yang kesel aja?"heran Leanord.


"Ck, kemaren gue ketemu Ama si mulut lemes pengen banget gue geprek mulutnya itu," Kanava mengarahkan tangannya yang mengepal itu ke wajahnya.


"Mulut lemes? Siapa? Emang siapa sih cowok ya calon cogan lo?"


Kanava yang mendengarnya bergidik ngeri,enak saja calon cogan katanya Kanava tidak Sudi.


"Enak aja Lo kalo ngomong,ogah banget gue sama si Raefanulut lemes itu,"


"Raefan? Maksudnya si Raefan Four R, dia emang kayak gitu sayyy,... Kelakuannya ngebuat semua orang heran plus ngeri sekaligus,"ucapnya membuat Kanava berdecih.


"Ihh gue kesel banget Ama dia sebel di dah,"


"Ya jangan di keselin di sayangin dong biar gak sebel malahan cinta,"ucapnya menahan tawa dia sudah tahu tadi pagi dari kanava kalau temannya ada kejadian yang membuatnya kesal kepada orang itu tapi Leanord tidak menyangka kalau orang yang dibicarakan oleh Kanava itu adalah Raefan.


Dia mendorong Leanord masuk kedalam pintu gudang yang sudah dibuka oleh Kanava,"Ck udahlah mending kita masuk Dari pada ngomongin cowok lemes kek dia,"ucapnya kesal.


Leanord tertawa mendengarnya sungguh dia suka sekali mengundang emosi Kanava yang setipis tisu.


Leanord menoleh ke arah tumpukan bola dan alat olahraga yang lainnya didalam sebuah keranjang besar. Mereka mengangkatnya secara bersamaan karena keranjang itu sangat Besar.


Kanava dan Leanord membawanya ke luar dari gudang, dengan kekuatan Penuh mereka membawa benda berat itu keluar.


"Ini beneran berat ka,tangan gue pegel nih,"ucap melas Leanord membuat Kanava menginjak kakinya dibawah sana.


"Baru aja segini udah lemes Lo dasar,"Cibir Kanava.


"Tapi tangan gue bener lem-"ucapan dan langkah leanord terhenti ketika mendengar sesuatu.


Kanava yang bingung langsung menurunkan keranjang itu dan menjitak puncak kepala Leanord."kenapa Lo? EH Mau kemana,"


Leanord berjalan ke arah belakang sana menhiraukan ucapan Kanava,Kanava Semaki keras memanggil namanya.


"WOY Lea mau kemana Lo,"teriak Kanava.


Kanava yang dihiraukan oleh Leanord begitu saja mendengus sebal,tidak ingin berteriak lagi dia berlari mengikuti Langkah leanord yang lempeng dengan tangan disimpan ditelinga seakan tengah menguping.


Saat sampai di pohon mangga Mata Melotot melihat sesuatu yang seharusnya tidak boleh dilihat oleh keduanya. Mulut mereka menganga lebar Seakan rahangnya mau jatuh.


Mereka Berdua saling Lirik lucu,matanya berkedip-kedip dan lansung menatap kearah dibawah sana, seterusnya mereka melakukan itu berkali-kali Leanord menghentikan Aksinya karena rasa shock itu.


"Mereka berdua homo?"


Grep


Sett

__ADS_1


__ADS_2