
Bel Istirahat sudah berbunyi beberapa menit yang lalu,kini para murid tengah berada di kantin untuk sekedar jajan seperti dua gadis sedang menunggu kedatangan seblak yang sebentar lagi akan di antarkan ke meja mereka berdua, seblak yang Kanava janjikan kepada Leanord.
Seorang pelayan datang bersama beberapa makanan seblak,batagor dan bakso cuanki pelayan itu menyimpan nampannya di meja.
"Makasih ya bi inah,"ucap Leanord kepada pelayan, yang dipanggil bi Inah tersenyum dan mengangguk.
"Woah kayanya enak nih, anak-anak gue udah pada demo anjir,"Kanava mengambil mangkok berisi seblak dan memakannya.
Kanava mengunyah seblaknya, "Ehm enak banget le,sayang banget gue kemarin gak ke kantin,"
"Lah kenapa,disini kan makanannya enak-enak,"ucapnya sambil memakan batagor.
"Ya mau kekantin gimana orang gak ada teman,"
"Bisa aja kan Lo ke sini sendirian?"
"Bisa, malahan bisa langsung gatel gatel badan gue ngeliat ulet bulu ngedrama,"ucapnya ketus.
"Heh gue lupa kalo disini ada binatang,eh eh liat mereka mau Dateng kesini.cih pasti cuman mau ikut duduk kalo ada butuhnya aja mereka datangnya ke gue,"Leanord menatap sinis ke arah Arsean dkk yang menuju ke arah mejanya.
Kanava mengikuti arah pandang Lea dan benar mereka lagi berjalan ke arah mejanya sama Leanord.Kanava hanya mendengus dia memakan seblaknya lagi.
"Em kak, kita boleh ikut duduk? Tempatnya udah penuh semua tinggal kursi dimeja ini aja yang tersisa,"
Mereka berdua hanya menghiraukan ucapan azila dan memakan makanannya saja,untuk apa menjawabnya yang ada mulut mereka sariawan.azira menunduk karena ucapannya tidak di balas sama sekali membuat ketiga pria disana menatapnya iba.
Tiga pemuda disamping azira menggeram marah karena dari mereka berdua tidak ada yang menyahut kalimat gadis polos itu.apalagi sekarang Arsean sudah menatap Leanord horor yang tegah memakan batagor.
Brak
Arsean menggebrak meja membuat Kanava dan Leanord tersedak makanannya.kana mengambil air untuk dia minum karena hidungnya terasa panas.
"Kalian kenapa diemin Azira hah,dia cuman ingin ikut duduk sama kalian. Kalian malah nganggapnya dia gak ada, Lea Lo mikir dong kalo Azira masih ngangep Lo sebagai kakak meskipun Lo sering bully dia,"ucap arsean.
Leanord menegakan duduknya menatap ke arah mereka dan bersidekap dada,"Oh masa? Begitukah? Kok gue gak tau yah tapi lagipula mana ada orang yang nganggep kita sodara mau membunuh kita,haha lucu banget gak sih va," ucapnya
"Le harusnya Lo bersyukur dapet teman sejati kayak Azira dia tulus sama lo, mana mungkin dia mau nyelakain orang yang dia sayangi Lonya aja yang egois mau menang sendiri.lagipula Azira itu manusia polos gak tau apa-apa gak kayak Lo iblis!"ucap sinis Arga membuat tangan Leanord mengepal erat.
"Haha,teman sejati? Teman sejati bukanlah teman yang sering menjatuhkan tetapi teman yang saling menguatkan,"bukan Leanord yang menjawab tetapi Kanava,dia sebenarnya males untuk meladeni ucapan mereka tetapi saat melihat wajah Leanord Jadi tidak tega.
Diakan ditugaskan oleh Modian untuk mencari kebahagiaan untuk Leanord.
"Setiap orang memiliki dua wajah ,seringkali kita hanya melihat satu sisi dari mereka,.. jadi jangan pernah menilai siapapun dari penampilan luarnya saja nilailah orang dari dalam hatinya,"sambungnya.
"Ck,Lo ngapain belain cewek iblis macam dia," ucap Leonard yang marah karena Leanord dapat pembelaan dari orang lain.
Ingatkan ucapan Four R kalau yang ngendaliin tubuh Leonard itu jiwa jahat yang tugasnya menghancurkan Leanord si antagonis didalam buku novel berjudul 'ternyata istriku kupu-kupu malam' yang Kanava tempati sekarang.
"Gue? Ya belain Ade kesayangan gue lah,emangnya gak boleh ya gue belain Ade sendiri? Lo gak tau sih kalau gue ini udah jadi sahabat plus kakaknya Leanord, haha makanya gue mau belain adek gue kan sesama sodara harus saling tolong menolong bukannya menjatuhkan sodara,"sindirnya.
"Cih di sogok pake apa lu bisa bisanya mau jadi sahabatnya,haha gue aja sebagai kakak kandungnya malu,"
"Leo Gue selalu sabar ya setiap Nerima penghinaan dari lo,gak usah nguji kesabaran gue deh,"sentak Leanord kepada Leo.
Aresean menatap tajam lea,"Kenapa harus sabar? Lo seharusnya sadar kalo gue itu gak cinta sama sekali sama Lo Nord, malah semakin menjadi drama lo.gue muak sama kelakuan Lo yang semakin egois,"Arsean berucap Karena mendengar sentakan Lea.
Brak_Plak
__ADS_1
Leanord berdiri dan langsung menampar pipi pemuda itu dengan keras membuat semua orang mengalihkan pandangan semua murid ke arah mereka berdua.
"Gue bosan harus pura-pura tersenyum disaat semua orang hina dan maki gue,gue lelah harus pura-pura sabar saat pengorbanan gue gak pernah dihargai sama sekali,"
"Seharusnya kalian pikir pake logika, sejak kapan gue mau bertindak kasar kalo gak ada alasan dibalik itu semua,"
Prok
Prok
"Gue bertepuk tangan karena udah nyerah buat nolong pria yang sama sekali gak nganggep gue, gue ngedeketin Lo bukan karena gue cinta tapi gue sayang sebagai seorang sahabat,"
"Sean inget gue udah gak punya pengorbanan lagi buat Lo kalo Lo menderita di lain hari,sorry gue angkat tangan gak bisa nolong Lo meskipun nanti Lo bertekuk lutut di hadapan gue,hati gue terlalu kecewa sama Lo,"air mata Leanord luruh begitu saja.
Kanava berdiri dari duduknya tangannya dia simpan didepan dada dan menatap sinis ketiga pria itu.
"Ck,ck,ck Arsean alfatih Hasan,.... perasaan paling buruk didunia ialah lo harus menyadari kalo elo dimanfaatin dan dibohongi sama orang yang udah Lo percayai dan bangga banggain,"ucapnya menatap tajam Azira.
"Maksud kamu apa Kana,"ucap polos Azira.
"Lo pe_ni_pu ulung,"balasnya penuh dengan penekanan.
"Heh Lo bisu Kalo ngomong dijaga,udah lebih baik dulu Lo bisu,"Arga menatap tajam Kanava.
Azira menahan pergelangan tangan Arga yang mau maju ke arah Kanava,"udah kak jangan,maafin aku karena aku kalian jadi terbawa emosi,"lirihnya.
"Lihat gara-gara kalian Azira jadi bersedih dia cuman mau ikut duduk disini aja gak lebih,"Arsean mengusap Surai sang kekasih yang menunduk.
"Ya silahkan kalo kalian mau duduk tapi jangan salahkan kalo nanti pacar gue gebukin kalian,"ucapnya berbohong.
"Haha Lo punya pacar? Mana ada cowok yang mau sama Lo,kalo Lo punya pacar mana tunjukin jangan cumannya berbohong saja,"Leanord yang mendengar ucapan Leo jadi gelagapan.
Kanava saja sudah menepuk keningnya karena kebodohan yang di punya Lea.'dasar Leanord tolol,'
Mata Leanord menari-nari ke seluruh murid untuk mencari Cowok Mana yang pas untuk dijadikan pacar pura puranya,matanya berbinar ketika mendapati sang mantan yaitu Raga yang baru Saja masuk kekantin bersama para sahabatnya.
"RAJA SAYANG,"mata dia melotot karena salah menyebutkan Nama dia malah memanggil nama Raja Abang kembarannya Raga orang yang paling dia hindari setelah kejadian memalukan di perpus ketika kelas 1 SMP.
'anjing kenapa gue jadi typo gini malah manggil Si Raja anjir,gimana ini gue masih malu sama dia atau ini karma karena waktu itu gue melorotin celananya sampe CD nya juga ikutan ketarik Tapikan waktu itu gue gak sengaja.gimana ini matilah gue,'Batin Leanord yang merasa jantungnya sudah beku.
Semua orang yang berada di dekat Lea dan Kana menoleh kebelakang sana dan didapati Four R yang baru menatap ke arah suara yang memanggil nama raja.
Keningnya saja sudah keluar keringat dingin,dia menggigit bibir bawahnya dan sangat merutuki kebodohannya ini.
Raja yang baru Saja di panggil sayang oleh Leanord kakinya bergetar hebat tidak ada yang menyadari kegugupan seorang Raja si manusia batu. Jantungnya entah kenapa langsung berjoget didalam sana.
"Eee cie cie rajaa sayaang, tuh dipanggil ayang udah kangen katanya,"ejek Raga pada abangnya.
Raga mendorong tubuh Raja Yang masih mematung ditempat supaya mendekat ke Arah meja yang di tempati oleh Kanava dan Leanord.
"Ekhem ada apaan nih Tan manggil Abang gue?"ucap raga menahan tawa karena melihat kaki Abangnya bergetar pasti tengah salting.
"Tau nih sejak kapan kalian jadian nih kok gak bilang-bilang sama kita?"tanya Reyhan.
Leanord memegang erat ujung seragamnya bisa-bisanya dia salah manggil dia sendiri kan yang dapat akibatnya. Dia menatap ke Kanava yang tengah saling menatap tajam dengan Raefan. Ingin meminta bantuan pada Kana tapi Kana tidak menatapnya.
"Eh itu gue aduh anu,em anunya gue sakit,"jleb seakan ditusuk ribuan jarum jantungnya berdetak semakin kencang.dia malah ngomong asal membuatnya malu saja.
__ADS_1
"Hah,"semua orang menatap cengo kearah Leanord. Arsean dkk juga ikut memandang heran Leanord.
"Maksudnya,anu punya Lo sakit dan minta kembaran gue untuk nolong Lo gitu? Ja tolongin lah tuh cewek Lo anunya sakit,"ucap raga mendorong bahu Raja yang masih dengan kegugupannya.
Raja menoleh datar ke raga,"apa,"ucapnya.
"Itu katanya cewek Lo anunya sakit tolong liatin,"ucap raga menahan tawa saat Raja menoleh kaku ke arah Leanord.
"A-anu Lo s-sakit, Ehm apa karena ini lo manggil gue?"Ucap Raja, mata Leanord membola bukan ini yang dia mau kenapa jadi melenceng jauh rencananya.
"I-tu gue sebenarnya,"
"Kalian beneran pacaran?"tanya Arsean yang entah kenapa dia tidak suka dengan Leanord yang memanggil cowok lain dengan sebutan sayang seperti tadi.
Leanord menatap Raja seakan meminta bantuan, bibirnya saja sedikit melengkung kebawah. Matanya mengerjap lucu membuat dada raja semakin tidak beraturan. Leanord tidak tahu saja kalau dia seperti itu membuat Raja ingin menculiknya dan Mengurungnya dikamar bersamanya.
Kanava dan Raefan sendiri hanya menghiraukan mereka semua,"dasar cowok cabul gue marah sama Lo karena Lo udah lihat kesemokan paha gue kemarin,"ucap kanava sewot.
"Heh Maemunah kan gue udah bilang kalo gue gak sengaja,"Raefan menginjak sepatu Kanava.
"Hais Lo pikir gue gak tau Lo itu Kemarin mencari kesempatan kesempitan kan?Lo sengaja diam diri di ditempat supaya gue nabrak Lo dan Lo ngerasain dada gue,"
"Eh fitnah anjing mana mungkin gue ngelakuin hal itu gue cuman gak mau telinga gue robek karena Lo teriak teriak gak jelas di perpus,"
"TERIAK LO BILANG INI BARU YANG NANYA TERIAK,KEMAREN GUE NYANYI BUKAN TERIAK OGEB NYANYI SAMA YANG GUE LAKUIN SEKARANG ITU BEDA,"Raefan menutup telinganya yang sedikit berdengung.
Semua murid dikantin itu menatap heran Kanava dan Raefan, semua orang dimeja Kanava juga menghentikan ucapan mereka dan ikut menatap heran aksi mereka berdua.
"HEH COWOK CABUL GUE INGETIN SEKALI LAGI,LO ITU GAK PANTES DI SEBUT COWOK ORANG LO SIFATNYA MULES MULUT LEMES, UDAH LO PAKE ROK AJA BIAR COCOK SAMA KELAKUAN LO, ATAU LO PAKE SERAGAM GUE YANG ADA DILOKER,"teriaknya.
"WOI ANJING, Lo pikir gue bencong yang pake begituan Lo emang bangsat,"
"Lo ngatain gue bangsat anjing,Lo kan Emang Bencong Lo lupa tadi pagi cip*kan sama siapa Hah, Bahkan gue sama Lea juga liat keganasan Lo sama Raja. panas kan sampe bikin kalian berdua tegang," Raja yang dibawa-bawa melototkan matanya,sungguh tadi pagi itu diluar kendalinya.
"Woi kalo ngomong disaring goblok,"Makinya Raefan yang kesal dengan Kanava.
"Emang bener kan,ciuman Raja Enak gak fan? pasti lah enak orang bibirnya Raja. gue juga jadi pengen di ci*ok sama Raja,"dia menaik turunkan alisnya membuat Raefan Melototkan matanya.
"Maksudnya Lo mau di cium raja,"Ketusnya, dia tidak suka dengan Kanava yang mau dicium cowok lain kenapa bukan dirinya gitu.
Kanava mengangguk,"ya maulah dari kemaren gue jadi penggemar beratnya,RAJA I LOVE YOU,"teriaknya melihat ke arah raja.
"gue gabakalan curi dia dari Lo kok,tenang aja. Tapi kalo Lo buang dia gue yang akan menunggunya paling depan,"Sambungnya.
Raga melihat ke arah Leanord yang tenag-tenang saja saat mendengar kalo Kanava Ingin di cium Raja.
"Tan Lo gak cemburu cowok Lo nanti nyium cewek lain,malah sahabat Lo sendiri suka sama Raja Lo gak takut nanti raja selingkuhi Lo kalo dah nikah?"Tanya Raga.
"B aja, lagipula gue Cuman suka ke Raefan Seorang,RAEFAN I LOVE YOU,"teriaknya mengikuti gaya teriak Kanava tadi.
Raja menatap Leanord kesal hilang sudah rasa gugupnya tadi setelah mendengar ucapan gadisnya.
Raga dan Reyhan hanya cengo tidak habis fikir dengan percintaan mereka berempat.bukan mereka saja arsean dkk juga sama-sama bingung dengan kelakuan mereka.
"Kok percintaan mereka udah kayak di sinetron aja dah cinta segi empat. Raefan cinta sama Kana, kanava suka sama Raja, Rajanya itu cinta Sama Lea lah leanya suka sama Raefan. Terus juga yang ciumannya Raefan sama Raja gue jadi bingung Han,"bisik raga kepada Reyhan.
"Gue juga gak tau ga,liat aja entar endingnya gimana,"
__ADS_1