Kedis Cantik Jodohku

Kedis Cantik Jodohku
KCJ 23


__ADS_3

Ivan pun menjalankan mobilnya keluar dari pekarangan rumah Wijaya, dan Nindya kembali masuk ke dalam rumah dan langsung ke kamarnya. Nindya menghempaskan tubuhnya ke kasur yang dikamarnya.


"Huff, capek banget hari ini."


Nindya membuka HP nya dan terdapat notif panggilan yang tak terjawab dari Kelya, dan Lia. Nindya dengan segera membuka grub chat nya.


- - - -LINIYA- - - -


Nindy@putri : Apa ada lu pade telfon gue?


Kekelyaanastasya : We tadi ketemu ama Sari guys, dan dia come back kesini, horeee..


adeLiamaharani : Beneran gak lu Kel?


Kekelyaanastasya : Beneran, gak boong we✌🏻


Nindy@putri : Yang diomongin Kikil betul, we tadi ketemu di mall.


Kekelyaanastasya : Et dah bocah, nama gue Kelya bukan Kikil ogeb!


Nindy@putri : Sante mbak gosah ngegas, anggep aja panggilan khusus dari gue.


adeLiamaharani : Debat mulu lu, beneran nih si Sari pindah? Kalo beneran mantapz nih.


Kekelyaanastasya : Beneran nyonya David.


Nindy@putri : 2in.


adeLiamaharani : David pale lu peyang.


Nindya@putri : Iya in dah. Gue mau rebahan santuy guys lelah gue. Dadah..


adeLiamaharani : Gue jugaπŸ™ƒ


Kekelyaanastasya :2in.

__ADS_1


Sementara Ivan dijalan kira-kira 20 menit karena tak macet, dia masuk ke kediaman Bramasta dan masuk ke dalam rumah.


"Assalamu'alaikum." ucap Ivan sambil masuk ke dalam rumah.


"Wa'alaikumsalam." jawab Zein dan Dina yang sedang menonton TV.


"Pah, mah." sapa Ivan sembari Mencium punggung tangan papa dan mama nya itu.


"Sudah makan 'a?" tanya Dina kepada anak semata wayangnya itu.


"Sudah tadi di rumah Ayah." jawab Ivan.


"Papa tidak lembur?" sambungnya.


"Tidak 'a hari ini pekerjaan sudah siap lebih awal." jawab Zein.


"Pah, mah besok mungkin A'a akan berangkat lebih pagi, mau jemput Nindya soalnya besok di sekolah ada pemilihan ketua OSIS dan lainnya, jadi lebih pagi." ucap Ivan.


"Bagus lah 'a, kalau kamu mau menerima perjodohan ini." ucap Zein. Sedangkan Ivan mengangkat kedua sudut bibirnya.


"Anak mama kayaknya lagi kasmaran nih pa." goda Dina.


Sedangkan Ivan tersipu malu dan berpamitan ke kamar agar tak digoda sama kedua orang tua nya itu.


"Sudah, A'a mau ke kamar dulu mau menyelesaikan tugas A'a." pamit Ivan.


"Alasan saja kamu 'a, bilang saja malu di goda sama mamamu." ucap Zein.


"Aish, enggak pa, beneran ada tugas." elak Ivan.


"Sudah, ke kamar saja sana 'a kalau memang ada pekerjaan." ucap Dina.


Ivan pun menganggukan kepala dan berjalan menuju kamarnya, dia mengganti menggunakan baju santainya dan pergi ke ruang kerjanya yang ada di samping kamar, tapi ada pintu dari dalam kamar Ivan yang menghubungkan ke ruang kerjanya.


"Untung cuman sedikit. " ucap Ivan.

__ADS_1


Ivan mengerjakan semua pekerjaannya, 2 jam kemudian Ivan telah selesai mengerjakan pekerjaannya. Ia membuka HP dan mengirimkan pesan kepada Nindya.


Chat room


Ivanbramasta : Assalamu'alaikum


Nindya yang sedang rebahan pun mengambil HP nya karena mendengar notif pesan.


Nindy@putri : Wa'alaikumsalam, ada apa 'a?


Ivanbramasta : Besok A'a jemput jam 6 ya


Nindy@putri : Oh oke, kok belum tidur 'a?


Ivanbramasta : Baru selesai kerjain tugas kantor, adek sendiri kenapa?


Nindy@putri : Baru selesai ngatur persiapan besok.


Ivanbramasta : Yasudah jangan terlalu malam tidurnya.


Nindy@putri : Siyap, A'a juga jangan malam-malam tidurnya besok telat jemput adek tinggal.


Ivanbramasta : Heem, Good night πŸ˜‰


Nindy@putri : TooπŸ˜„


Setelah selesai Ivan berjalan ke kamarnya lalu ke kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi. Nindya meletakkan HP di nakas dan berlalu menuju kamar mandi. Setelah dari kamar mandi keduanya terlelap.


.


.


.


TBC

__ADS_1


Maaf kalo typo:)


Happy Reading πŸ’œ


__ADS_2