
Keesokan harinya di SMA Persatuan dibuat gaduh karena kedatangan 3 mobil mewah yang pertama kalinya memasuki sekolah itu. Nindya dkk dan Ivan dkk baru saja sampai di sekolah. Banyak siswa dan siswi yang menunggu orang yang keluar dari dalam mobil tersebut.
"Itu mobilnya siapa?"
"Murid baru kah?"
"Cowo apa cewe"
"Horang kaya pasti."
"Sorotan baru lagi."
Ketiga mobil itu parkir di samping mobil Ivan dkk dn Nindya dkk, Nindya dan yang lainnya masih berada di dekat mobil. Pintu mobil terbuka keluar sesosok perempuan yang dikenal Nindya, Lia, dan Kelya.
"Sari!"
"Hani!" seru mereka bertiga.
(**sekedar Info, namanya itu adalah Hani Puspita Sari Nindya memanggil dengan Hani, tapi Lia dan Kelya memanggilnya dengan Sari. Ini adalah orang yang bertemu di mall dengan Nindya dan yang di perbincangkan di grub chat LINIYA.)
*Maaf namanya Hani di KCJ 19 kurang lengkap ya guys*.
Back to topic
Sontak Nindya, Lia, dan Kelya berlari ke arah Hani dan memeluknya.
"Akhirnya lo balik sar." ucap Kelya.
"Gue kangen." ucap Lia.
"Udah sesek gue kayak gini terus." ucap Hani melepaskan pelukannya.
"Kurang Angger." ucap Nindya lirih.
"Gue ada kejutan buat kalian." ucap Hani membuat Nindya, Lia, dan Kelya penasaran.
"Apa?" tanya mereka bertiga kompak.
"Tutup mata kalian." ucap Hani, mereka hanya menurut, setelah itu Hani mengkode seseorang yang ada di dalam mobilnya untuk turun dan berdiri di sampingnya.
"Buka mata kalian sekarang." ucap Hani. Merekapun membuka mata dan mereka pun kaget dengan orang yang berdiri di depannya.
"Gue gak mimpikan?" ucap Kelya melongo.
"Cubitin gue dong biar tau ini mimpi apa bukan." sambungnya, mambuat Nindya yang ada di sampingnya mencubit lengan Kelya.
__ADS_1
"Aww, yakin gak mimpi?? uhhh Angger, kaka rinduuuuuu." ucap Kelya dengan alaynya dan memeluk angger.
(Angger di sini yang paling muda guys jadi Kelya menyebut dirinya sebagai kaka.)
"Si selebgram come back juga." ucap Nindya ikut memeluk Angger, Kelya juga ikut memeluk Angger.
"Udah woy sesek gue." ucap Angger melepaskan pelukannya.
Sementara siswa dan siswi berbisik
"Eh cantik tuh."
"Mereka temen?"
"Makin banyak saingan."
"The most wanted nambah bray."
"Bidadari datang guys."
"Eh itu angger, yang selebgram bukan sih."
Dan masi banyak lagi bisikan-bisikan yang mereka omongin.
Pemilik 2 mobil yang ada di samping mobil Hani pun keluar menampakan 2 laki-laki yang turun dari mobil. Ivan dkk kaget melihat orang itu.
"Hey bro bro gue, apa kabar." ucap Reyhan.
"Baik." jawab Tama dan Marley barengan.
"Wah-wah jadi formasi kita lengkap guys." ucap David.
"Kirain lupa ama kita lu!" ucap Ivan.
"Gabakal lupa ama kalian-kalian lah, apa lagi temen masuk bk." jawab Tama lalu tertawa bersama.
"Kog barengan datengnya? Janjian lu pade?" tanya Reyhan.
"Lah gue aja kaget kalo ini anak disini." jawab Marley.
"Jodoh gak akan kemana." ucap David dengan nyanyi.
Pletak..
Satu jitakan mendarat di kepala David.
__ADS_1
"Jodoh pala lu peyang, gue masi normal woy!!" seru Marley.
"Selow Ley ngegas bet lu!" jawab David.
"Gak ngegas hidup gak akan jalan." ucap Ivan, Reyhan, Marley, dan Tama barengan.
"Aduh-aduh kompak banget." ucap David tertawa.
Siswi melihat 2 cowok itu berbisik-bisik.
"Pangeran gue dateng."
"Abang tampan sekali."
"Luluh hati adek bang."
"Ga kalah ganteng sama Ivan dkk."
"Mereka temenan?"
"Mereka kek deket banget."
"Orang tajir tuh pasti."
Nindya, Lia, Kelya, Hani, dan Angger menghampiri di tempat Ivan berada. Saat sudah sampai Hani melihat seorang yang sangat ia kenal.
"Tama!" seru Hani kaget melihat Tama.
"Hani!" seru Tama yang juga kaget melihat ke arah Hani.
"Kalian saling kenal?" tanya Nindya bingung.
"Tama itu...........
Hayo ada hubungan apakah mereka berdua??
Tunggu kelanjutannya!!
.
.
.
TBC
__ADS_1
Maaf kalo typo :)
Happy Reading 💜