
"tidak, reza jarang kesinih, dia kesinih kalo ada perlu aja" jawab olivia
"jangan sering membawanya kemarin" ucap paris sambil membelai rambut panjang olivia olivia mendongakan kepalanya melihat paris
"apa kamu cemburu" tanya olivia
"tentu saja kau ini hanya milikku" jawab paris menatap olivia
"kenapa kamu malah tersenyum" tanya paris
"tidak, itu berarti kamu mencintai ku" ucap olivia menatap mata paris
"tentu saja aku mencintaimu, kalo tidak mana mungkin aku meninggalkan pekerjaanku hanya untuk menemuimu kesini" ucap paris balas menatap mata olivia
"maafkan aku karna aku kamu harus bolak balik kesini" ucap olivia, tiba-tiba paris mencium bibir olivia dan olivia menerimanya lama sampai akhirnya olivia mendorong tubuh paris perlahan untuk bernapas
"jangan meminta maaf aku kesini karna aku sangat mencintaimu" ucap paris
"tapi apa kamu tidak lelah" ucap olivia
"tidak bahkan aku semangat pergi kesini" jawab paris
Setelah mengobrol Merekapun tidur karna sudah larut,
Di pagi harinya paris bangun terlebih dulu paris asik memandang wajah olivia yang tertidur tiba-tiba mata olivia bergerak dan perlahan terbuka
Olivia melihat paris yang tersenyum pada nya lalu paris mencium kening pipi dan terakhir bibir olivia, olivia hanya diam tersenyum menerima perlakuan seperti itu
"pagi sayang" ucap paris
"pagi" jawab olivia sambil tersenyum
Olivia bangun dan duduk di atas ranjangnya olivia melihat jam yang ada di atas nakas lalu melihat ke arah paris
"aku akan pergi ke rumah sakit, apa kamu gak apa apa aku tinggal" tanya olivia pada paris
"aku gak apa apa, nanti jam makan siang aku akan menjemputmu untuk makan bersama" jawab paris lalu pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan
Setelah selesai bersiap olivia berjalan mendekati paris lalu memeluk paris dari belakang
__ADS_1
"buat apa" tanya olivia
"roti bakar karna cuman ada roti doang" ucap paris sambil mengangkat piring yang di atasnya ada roti untuk sarapan mereka
"maaf yah aku lupa persediaan sayurannya abis, belum sempat belanja" ucap olivia sambil memakan rotinya
"tidak apa apa aku akan belanja nanti setelah mengantar mu" balas paris sambil membelai rambut olivia
"baiklah" ucap olivia
Sesampainya di rumah sakit olivia berpamitan pada paris dan saat ingin membuka pintu mobilnya terkunci
Olivia melihat ke arah paris, tapi paris Pura-pura tidak melihat olivia tiba-tiba olivia mencium bibir paris,
"bukakan pintunya sayang" ucal olivia
Paris tersenyum puas karna olivia tau apa yang Paris inginkan
"baiklah sayang" balas paris lalu olivia turun dan melihat paris juga turun dan berjalan mendekatinya
Tiba-tiba cup...
"aku akan menjemput nanti siang" ucap paris olivia mengangukan kepalanya
Paris pergi dari sana dan olivia melambaikan tangannya pada paris setelah paris pergi olivia berjalan menuju ruangan nya
Paris tau bahwa reza tadi melihat olivia jadi paris mencium olivia agar reza tau olivia hanya milik paris
Olivia sudah duduk di ruangan nya dan akan bergegas ke ruangan operasi karna hari ini olivia akan sangat sibuk
Paris yang kini sudah kembali setelah mengantarkan olivia paris berbelanja sayuran untuk persediaannya bersama olivia
Saat paris asik berbelanja paris bertemu dengan seseorang
"paris, kamu disinih" tanya wanita itu paris menoleh dan melihat sofi sedang ada di sampingnya sambil tersenyum
"iya" jawab paris sambil memilih sayuran kembali
__ADS_1
"kamu balanja sebdiri" tanyanya nya lagi
"hemm" jawab paris seperti enggan untuk mengobrol dengan sofi
"kamu masih saja seperti ini, apa kekasih mu tahan dengan sikapmu yang seperti ini" tanya sofi, paris tak memperdulikan ucapan sofi dan asik memilih sayuran
"paris apa aku boleh main ke rumah mu" tanya sofi
"gak" jawabnya dingin
"ayolah paris kau jangan terlalu dingin padaku" ucap sofi kesal
Paris pun pergi dari hadapan sofi dan bergegas untuk pulang ke apartemen olivia
Siang harinya paris benar-benar menjemput olivia untuk makan bersama
"permisi dok ada yang ingin bertemu dengan mu" ucap suster tika
"siapa" tanya olivia
"katanya kekasih anda dok" ucap suster tersebut
"biarkan dia masuk" ucapnya
Lalu suster itu peegi untuk menemui laki-laki tersebut, dan pintu ruangan pun terbuka dan munculah sosok laki-laki yang olivia tunggu
"haii sayang" ucap paris olivia tersenyum melihatnya
"haii, aku pikir kamu tidak akan datang" ucap olivia lalu berjalan mendekati paris
"tentu saja aku akan datang, ayo kita pulang" ajak paris pada olivia
"pulang bukannya kita akan pergi makan" tanya olivia
"aku ada sesuatu untuk mu jadi kita pulang" jawab paris, kini mereka pergi setelah olivia membereskan barangnya dan menuju apartemen nya
Sesampainya di apartemen olivia benar-benar terkejut dengan apa yang paris lakukan
"apa kamu yang membuat ini semua" tanya olivia pada paris laki-laki itu tersenyum dan menganggukan kepalanya
__ADS_1