
Paris bergegas masuk kedalam rumah orangtua nya, paris melihat mamah dan papanya sedang mengobrol sambil menonton tv parispun menghampiri mereka
"kau sudah pulang nak, bagaimana keadaan sofi" tanya mamanya paris sementara papanya hanya diam mendengarkan
"apa maksud mamah bilang sama olivia kalau aku akan segera menikah dengan sofi" tanya balik paris pada mamanya
"kamu tau dari mana kalau mama memberi tau olivia jika kau akan segera menikah dengan sofi" tanya mamanya lagi
Paris menatap mamanya malas
"mama tidak usah tau aku tau tentang ini dari siapa, dan yah aku gak akan menikahi sofi, aku hanya mencintai olivia mah" ucap paris pada mamanya
"tapi kamu akan segera menikah dengan sofi paris, kamu sudah mama jodohkan nak" ucap mamanya pada paris
"sejak awal aku tidak pernah menerima perjodohan ini mah, mamah tau karna apa aku kecelakaan, karna masalah ini mah bukan karna olivia, bahkan olivialah yang menyelamatkan hidup paris apa mamah lupa" ucap paris yang sudah marah pada mamanya
"yah mamah tau olivia yang menyelamatkan hidup mu tapi olivia sudah berjanji akan menjauhi mu nak, dan membiarkan mu menikah dengan sofi" balas mamanya
"mamah tega membiarkan aku menikahi orang yang sama sekali tidak aku cintai" ucap paris menatap mamanya
"sudahlah nak turuti kemauan mamamu" ucap papanya angkat bicara
"papa sama saja" balas paris dan pergi dari rumah orangtua nya
Paris tidak menghiraukan jika orangtua nya terus memanggilnya,
__ADS_1
Sementara olivia bergegas untuk pergi pulang tiba-tiba pintu ruangan olivia di ketuk oleh seseorang
"permisi dokter ada yang ingin menemui mu" ucap suster tika
"baiklah suruh masuk Saja" jawab olivia pada suster tersebut, dan suster itupun berjalan keluar, tidak lama seseorang masuk
"hallo dokter, kita berangkat sekarang" ucap Rocky, mengajak olivia
"iya ayo" jawab olivia merekapun berjalan meninggalkan ruangan olivia dan
Rocky membukaan pintu mobilnya untuk olivia setelah olivia masuk Rockypun berjalan menuju kemudinya, setelah siap merekapun bergegas pergi dari sana, di jalan mereka asik mengobrol olivia terlihat sangat dekat dengan Rocky akhir akhir ini
"apa kamu sudah makan" tanya Rocky pada olivia
"kamu tidak keberatan jika kita pergi makan sebentar" tanya Rocky pada olivia dan sesekali melihat olivia
"apa kamu tidak sibuk, mengajak ku makan" tanya balik olivia pada Rocky
"haha tentu saja tidak, jadi bagaimana" tanya Rocky lagi
"baiklah" ucap olivia mengiyakan
Merekapun pergi ke sebuah restoran terlebih dulu sebelum mereka melihat mobil olivia, sesampainya di restoran Rocky mengajak olivia masuk dan duduk di salah satu kursi yang kosong
"kamu mau pesan apa" tanya Rocky pada olivia
__ADS_1
"apa saja asalkan jangan sejenis ikan" jawabnya olivia pada Rocky
"kamu tidak makan ikan" tanya Rocky pada olivia
"iya aku tidak bisa memakannya aku ada alergi dengan itu" jawab olivia pada Rocky
"haha kau ini lucu sekali padahal kau seorang dokter tapi kau tidak bisa makan ikan" ucap Rocky sambil terkekeh
"haha iya aku juga tidak tau, aku pernah mencobanya tapi aku malah gatal dan tubuhku terasa panas" balas olivia
Rocky hanya menggunakan kepalanya mengerti dan Rockypun memesan makanan untuk mereka
Dilain tempat paris sedang berlari menuju ruangan seseorang
"maaf tuan ada yang bisa saya bantu" tanya suster tika asisten olivia
"aku ingin bertemu dengan dokter olivia, apa dia ada" jawabnya paris pada suster tersebut
"maaf tuan dokter olivia sudah pulang, kalau ingin menemuinya mungkin besok, saya akan buatkan janji dengan dokter olivia" ucap suster tersebut
"sudah pulang yah, baiklah tidak usah membuat janji, kalau begitu aku permisi" ucap paris pada suster tersebut
"baiklah tuan" jawabnya suster
Parispun pergi dari sana dan bergegas menaiki mobilnya untuk menemui olivia
__ADS_1