Kehadiranmu

Kehadiranmu
Eps47


__ADS_3

Olivia di bawa oleh bawahannya Rocky untuk menjauh dari sana, dan tiba-tiba seseorang memukul kepala bawahan Rocky dari belakang dan bawahan Rockypun pingsan saat itu juga olivia melihat laki-laki yang tersenyum pada nya


Olivia yang melihat itu terkejut, dan ingin melarikan diri tapi sayangnya bos dari musuh Rocky berhasil menagkapnya


"lepaskan aku dasar berengsek" olivia terus meronta agar terlepas dari laki-laki ini tapi sayangnya gengamannya cukup kuat dan olivia hanya bisa merintih kesakitan


"jangan harap kau akan ku jadikan tahanan ku untuk membunuh si berengsek itu" balasnya sambil menarik olivia masuk kadalam mobilnya dan membawa olivia pergi


Olivia di bawa kesebuah rumah yang sudah tidak layak untuk di tempati dan rumah itu begitu menyeramkan bagi olivia , olivia takut dengan apa yang akan dilakukan oleh laki-laki ini nanti padanya


Olivia berharap semoga Rocky tidak apa-apa dan bisa menemukannya dan menolongnya,


Olivia di ikat di sebuah kursi dan laki-laki itu duduk di sudut ruangan


"lepaskan aku berengsek" pinta olivia pada laki-laki itu


"jika aku melepaskan mu apa yang ingin kau lakukan kabur dariku.?haha jangan harap setelah aku membunuhnya aku akan melepaskan mu, atau aku akan langsung menikahimu dan menjadikan mu ratuku"olivia yang mendengar itu takut, dan olivia hanya bisa berharap semoga Rocky bisa menemukannya


"jangan mimpi, aku tidak akan menikah dengan laki-laki kejam seperti mu" teriak olivia pada laki-laki itu


Laki-laki itu menatap tajam pada olivia dan menampar olivia keras, sampai sudut bibirnya olivia mengeluarkan darah dan olivia hanya merintih kesakitan dia ingin menangis tapi dia harus menahanya


Laki-laki itu diam dan menatap olivia sambil memegangi pipi olivia kencang, laki-laki itu marah karna olivia berani berteriak dan menolaknya


"kau wanita pertama yang menolakku jadi aku harus memberimu pelajaran agar kau jadi gadis baik" ucapnya menatap olivia


"kau tidak bisa menolakku setelah aku menghabisinya hahaha" sambung laki-laki itu dan tertawa sambil melihat olivia


"aku lebih baik mati dari pada harus bersama dengan mu, kau bahkan menyakitiku" balas olivia menatap laki-laki itu


Sebenarnya olivia takut dengan laki-laki ini tapi olivia harus bisa menyembunyikan ketakutannya dari laki-laki ini jika tidak laki-laki ini akan menyakitinya


Sudah satu jam lebih olivia terus saja meminta agar laki-laki itu melepaskannya

__ADS_1


"lepaskan aku dia tidak akan kesini menolongku, aku bukan siapa siapa dia aku bahkan baru kenal dengannya, aku mohon lepaskan aku" pinta olivia pada laki-laki itu,


Dan laki-laki itu berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah olivia, olivia yang melihat itu takut jika laki-laki ini akan menamparnya lagi


"bisakah kau diam sayang aku pusing mendengar kau berbicara trus seperti itu" ucap laki-laki itu sambil mengusap rambut olivia, olivia hanya diam takut laki-laki ini menyakitinya lagi


Di tempat lain


"maaf bos saya tidak tau jika dia ada di belakangku" ucap bawahan Rocky yang menundukan kepalanya karna takut pada bosnya ini


"kau hanya ku suruh untuk menjaganya saja tidak bisa, lalu kemana laki-laki sialan itu membawa olivia pergi" ucap Rocky marah pada bawahannya jika olivia sampai di tangan musuhnya Rocky tidak bisa jamin keadaan olivia akan baik-baik saja


Harusnya Rocky yang menjaganya ini semua salahnya pikir Rocky sambil mengacak rambutnya frustrasi dengan baju yang penuh darah dan juga legan bagian kanan nya yang terkena peluruh


"dia membawa nona olivia ke bagian utara bos saya sudah memerintahkan orang kita untuk berpencar mencari nona olivia bos" ucap asistennya Rocky


Dan Rocky hanya diam tidak menggubris ucapan asistennya


'ini salah ku olivia jika terjdi sesuatu pada mu aku tidak akan memafkannya dan diriku sendiri' ucap Rocky dalam hatinya


Rockypun tidak tinggal diam dan bergegas ke tempat yang di sebutkan oleh anak buahnya bersama dengan asistennya dan juga anak buah yang lainnya


Merekapun sampai di sebuah rumah tua yang di jadikan tempat untuk menahan olivia dan merekapun mengepung rumah tersebut karna rumah itu tidak ada yang menjaga dan Rockypun langsung masuk ke dalam rumah tersebut


Karna anak buah dari musuh Rocky hampir semua Rocky habisi


Rockypun memerintahkan anak buahnya untuk berpencar dan mencari keberadaan olivia


"wah.. Wahh.. Wahh.. Lihat siapa yang berkunjung" ucap laki-laki itu Rocky dan anak buahnya pun melihat kearah suara tersebut


Rocky melihat olivia dengan tangan di ikat dan darah segar yang keluar dari sudut bibirnya dan juga keningnya,


Rocky sudah sangat marah melihat gadis nya dengan keadaan seperti itu

__ADS_1


"lepaskan dia berengsek, urusanmu dengan ku dan tidak ada urusan dengan nya" teriak Rocky pada laki-laki itu


Dan laki-laki itu hanya tersenyum mengejek


"tentu saja ada dia akan menjadi gadisku, dan kau akan mati hahaha" tawa laki-laki itu


Rocky sudah sangat marah dan ingin melenyapkan laki-laki ini sekarang juga tapi Rocky harus hati-hati kalau tidak nyawa olivia adalah taruhannya


"ck.. Jangan mimpi, aku tidak akan membiarkannya dan sebelum aku mati aku dulu yang akan membunuhmu" ucap Rocky menatap tajam laki-laki itu


Olivia sudah sangat ketakutan karna salah satu di antara dirinya dan Rocky akan mati di tangan laki-laki ini,


olivia menatap Rocky dan tidak bisa lagi menahan air matanya yang langsung turun ke pipi putihnya, Rocky yang melihat itu khawatir dengan keadaan olivia karna gadis itu trus diam dan menangis


"olivia kau percaya padaku kan kau akan baik-baik kau mengerti jangan menangis aku disini okeh" ucap Rocky menenagkan olivia


"aahhh.. manis sekali seorang bos mafia yang di kenal sangat kejam dan tak kenal ampun bisa berubah semanis ini" ucap laki-laki itu menatap Rocky


"lepaskan dia berengsek, urusan mu dengan ku bukan dengannya" balas Rocky pada laki-laki itu


"ahhh.. Baiklah aku akan melepaskannya" laki-laki itupun melihat kearah olivia dan berbisik


"pergilah sayang aku akan menjemputmu setelah dia mati" laki-laki itu pun menguruh olivia pergi dari nya


Tapi olivia hanya diam dan tidak bergerak sedikitpun dan olivia menggelengkan kepalanya sambil melihat ke arah Rocky


"ayo olivia kemarilah jangan melihat ke arahnya, aku ada disini kau pasti akan baik-baik saja, aku janji kau tidak akan apa-apa" ucap Rocky meyakinkan olivia


Oliviapun melangkahkan kakinya sambil melihat ke arah Rocky dan trus menatapnya Rockypun tersenyum sambil menatap balik olivia


Baru beberapa langkah olivia berjalan


Tiba-tiba terdengar suara pistol

__ADS_1


Dorr.. Dorr..


Oliviapun mengehentikan langkah kakinya dan terjatuh tak sadarkan diri


__ADS_2