Kehadiranmu

Kehadiranmu
Eps6


__ADS_3

"kita bakalan kangen banget sama lo" ucap bela dan merekapun berpelukan seperti teletubis


"gue juga bakalan kangen sama kalian, gue gak tau disana gue bakalan dapet sahabat kaya kalian" jawab olivia sambil melepaskan pelukannya


Huaaa huaaa..


Tangis bela pecah muti dan diana mengusap punggung bela supaya tidak nangis seperti itu di depan olivia


"udah olivia juga bakalan sering kasih kabar ke kitakan" ucap muti menenangkan bela


"gue bakaln kasih kabar kalian ko" jawabnya


"udah jangan nangis malu diliatin orang" kata ibunya olivia yang di angguki ayahnya


Olivia berjalan menuju ayah ibunya dan memeluk mereka ayah dan ibunya membalas dan mencium olivia


"jaga diri baik-baik yah" ucap ayahnya yang di angguki olivia sebenarnya mereka berat untuk melepaskan putri satu-satunya itu tapi demi kebaikan nya juga mereka harus merelakannya


Mereka bertempat berpoto untuk kenangan


Saat olivia berjalan menjauh dari mereka untuk segera menaiki pesawatnya tiba-tiba


Olivia...


Teriak seseorang dan olivia menghentikan langkahnya dan berbalik menatap seorang laki-laki berlari menuju arahnya olivia tersenyum saat laki-laki itu sudah ada di hadapan nya


"lo gak mau pamitan sama gue" tanyanya yang masih mengatur napasnya karna berlari


"gue bakalan kangen sama sepupu gue yang menyebalkan kaya lo lah" jawannya sambil tersenyum


Yahh kalian pikir siapa yang datang jhahaha


Rizki langsung memeluk olivia dan olivia membalasnya rizki mengambil sesuatu dari kantong celananya dan dia memberikan kotak itu pada olivia,


Olivia menerimanya dan membuka kotak tersebut mata olivia berbinar saat melihat sebuah kalung dengan liontin berbentuk kupu-kupu


"ini buat gue" tanyanya bahagia rizki tersenyum dan menganggukan kepalanya


"iya inget gue mau kasih lo kenangan" olivia tersenyum dan memeluk rizki lagi


"jaga diri lo baik-baik disana dan kabarin gue trus yah" takanya sambil mengacak acak rambut olivia


"rambut gue, siap bos" ranjuknya dan detik kemudian tersenyum memberikan hormat dan olivia berjalan meninggalkan mereka dan hilang dari pandangan mereka


Olivia sudah ada di dalam pesawatnya yang beberapa menit lagi akan meninggalkan negara tempatnya di lahirkan


 


Di waktu yang sama paris berlari kedalam bandara dan mencari olivia tapi hasilnya nihil


Paris menghubungi loe


Paris📱

__ADS_1


Ke bandara sekarang


Leo📱


Lo gila di kampus kita lagi ada acara dan lagi sibuk sibuknya


Paris📱


Gue gak peduli cepet ke bandara sekarang jangan banyak tanya


Paris memutuskan panggilan nya sepihak tak peduli leo merutukinya saat ini


"kenapa" tanya raka pada leo yang berada di sampingnya


"paris nyuruh gue ke bandara sekarang" jawannya kesal


"yaudah gue ikut" tak banyak tanya raka dan leo langsung menuju bandara untuk menemui paris di jalan


"daras keras kepala sesukanya aja klo nyuruh gue jadi kasihan sama pasangannya nanti mgadepin dia yang sesukanya dan keras kepala" omel leo pada raka yang mengemudikan mobilnya raka hanya senyum menanggapi


Di bandara paris melihat sahabatnya yang berlari menuju ke arahnya


"lo ngapain disini" tanya leo


"cari olivia sekarang kalian berpencar" katanya tak menjawab ucapan leo


"olivia?bukannya dia di kampus yah" tanya raka heran


"gak, dia pergi kesini dan bakalan berangkat, cepet cari sebelum dia berangkat " jawannya sambil berlalu merekapun berlencar


Paris mengacak rambutnya frustrasi dan duduk di kursi tunggu


"kenapa lo nyariin dia" tanya raka pada Paris dan laki\-laki itu hanya diam menunduka kelalanya lalu berjaln meninggalkan mereka


"untungnya sobat bro kalo bukan gue udah bikin dia jadi makanan buaya" ucap leo sambil mengikuti paris yang sudah duluan berjalan


"kita harus tahan mental kalo sama dia" ucap raka sambil tertawa karna leo trus merutuki paris


"kalian duluan tunggu gue di apartemen" ucapnya sambil berlalu dengan mobilnya


Mereka hanya menatap kesal pada Paris dan mengiyakan perintah paris


Paris menuju rumah olivia untuk bertanya apakah olivia benar\-benar berangkat pasalnya paris merasa tak rela jika olivia meninggalkan nya


Tok.. Tok.. Tok..


Teriak orang yang menanggapi ketukan paris di dalam sana dan pintupun terbuka menampakkan seorang wanita paruh baya yang membuka nya


"cari siapa yah" Tanyanya


"apa olivia ada tante"kata paris


"olivia gak ada dia pergi ke london untuk kuliah" jawabnya

__ADS_1


Paris diam sejenak dan kemudian berpamitan kepada ibunya olivia


Di apartemen paris melihat sahabatnya tengah asik mengobrol dan menonton televisi nya paris menghampiri mereka dan duduk di samping mereka, paris bersender pada kursinya dan mendongak kan kepalanya dan menutup matanya, entah kenapa paris ingin marah saat ini juga seperti ada yang hilang dari hidupnya


Leo dan raka yang melihatnya


"lo kenapa" tanya raka


"gak" jawannya singkat


Paris berdiri dan berlalu menuju kamarnya untuk membersihkan dirinya karna ia begitu lelah mencari olivia


Setelah selesai paris membaringkan tubuhnya di atas kasurnya dan menatap langit langit kamarnya


Paris berjalan menuju dapurnya untuk mengambil air minum dan melihat sahabatnya itu sudah terlelap karna hari sudah malam dan jam menunjukkan pukul 11malam


"lo gak apa apa" tanya raka yang tiba-tiba ada di sampingnya


"gue ngerasa ada yang hilang dari hidup gue ntah kenapa gue marah dan kesel" jawabnya sambil duduk di kursi yang ada di dapur


"sama siapa" tanyanya


"diri gue" Jawannya


"karena dia pergi" tanyanya lagi


"hemmm" jawannya


Raka menghela napas nya lalu memepuk pundak paris dan


"ini udah malem lo harus tidur" ucapnya pada Paris


"hemm" balasnya


Rakapun berlalu meninggalkan paris yang masih betah duduk di sana




Olivia sudah sampai di jepang dan bersiap untuk pergi ke apartemen nya


Yahh olivia tidak jadi pergi ke london dia ingin menenangkan diri hanya diana yang tau kalau olivia pergi ke Jepang buka ke London olivia melakukan ini karna ingin menghindari paris dan memulai hidupnya



"ahhh melelahkan banget" ucap olivia pada diri sendiri sambil merebahkan dirinya di atas ranjangnya, Beberapa menit kemudian olivia bangun dan melihat Pemandangan di bolkon apartemennya,



"indahnya" ucapnya lagi


__ADS_1


lalu olivia berjalan menuju kopernya dan membereskan pakaiannya sebelum olivia pergi untuk tidur kembali karna masih merasakan lelahnya perjalanan yang lumayan panjang


 


__ADS_2