
Saat olivia memeriksa laki-laki tersebut, laki-laki itu mengerakan jarinya, matanya bergerak dan perlahan terbuka, laki-laki itu melihat olivia
"kau sudah sadar, apa ada yang sakit" tanya olivia pada laki-laki tersebut, laki-laki itu menggelengkan kepalanya
"baiklah jangan banyak bergerak, dan istirahatlah kau baru membaik" ucap olivia lagi pada laki-laki itu sambil melihatnya laki-laki itu balas menatapnya
Oliviapun pergi menuju ruangannya untuk membereskan barangnya dan pulang kerumah, saat olivia ingin menghentikan taksi tiba-tiba sebuah mobil mendekatinya olivia yang melihat itu hanya memperhatikan saja
Tiba-tiba turunlah seorang laki-laki dan melihat kearah olivia, olivia terkejut dan melihatnya balik, laki-laki itu berjalan mendekati olivia
"mau pulang" tanya laki-laki tersebut
"iya" balas olivia singkat karna merasa sangat canggung
"kalau begitu ayo aku akan mengantar mu" ajak laki-laki tersebut
"tidak usah, aku akan pulang sendiri" jawab olivia menolak
"ini sudah sangat larut malam tidak akan ada taksi yang lewat, ayo aku tidak akan menyakitimu" ajaknya lagi, olivia terdiam berpikir apa yang Paris katakan ini benar pikir olivia dan menatap Paris
Laki-laki itu adalah paris
"baiklah jika tidak merepotkan mu" ucap olivia pada paris, laki-laki itu tersenyum dan membukakan pintu untuk olivia, oliviapun masuk, setelah sudah siap paris melajukan mobilnya menuju apartemen olivia,
Sepanjang jalan olivia hanya diam tidak bersuara, karna lelah olivia tertidur
Paris menatapnya dan melihat jam yang ada di tangannya ini sudah pukul dua pagi, pantas saja olivia tertidur dia terlihat begitu lelah paris tidak tega untuk membangunkan olivia jadi paris membiarkan olivia tertidur di mobilnya, paris terus menatap wajah olivia yang begitu damai saat olivia tertidur
Tiba-tiba saja Cup..
Paris mencium bibir olivia entah apa yang paris pikirkan tapi paris begitu merindukan gadis ini, perlahan parispu ikut tertidur bersama olivia didalam mobilnya
__ADS_1
Pagi harinya olivia dan Paris bangun bersamaan karna ponsel paris berbunyi dan menandakan ada panggilan masuk, paris melihat olivia sekilas lalu mengangkat panggilan nya
Leo📱
Lo dimana, lo gak pulang semalam
Paris📱
Gue di parkiran apartemen olivia, ada apa
Leo📱
Ngapain lo ada di parkiran olivia
Paris📱
Gue pulang sekarang
Leo📱
Paris langsung mematikan panggilannya sepihak tidak perduli leo merutuki nya,
"ada apa" tanya olivia yang meliha paris sudab mengakhiri panggilannya, paris menatap olivia
"20menit lagi aku harus pergi miting, aku harus pulang dulu untuk pergi membersihkan diri" jawab paris yang balik menatap olivia
"kamu mandilah di apartemenku, aku juga ada baju untuk mu pakai, karna aku juga kamu kesiangan bangun maafyah" ucap olivia pada paris
"baiklah jika tidak merepotkan" balas paris
Merekapun pergi ke apartemen olivia, paris langsung masuk ke kamar mandi olivia, dan olivia menyiapkan pakaian untuk paris pinjam, sebenarnya bukan pinjam karna pakaian itu memang milik paris yang selalu dia simpan di apartemen olivia kalau kalau paris menginap lagi di sini, karna selama hubungannya jika paris berkunjung paris selalu tidur ber olivia
__ADS_1
Setelah menyiapkan pakaian olivia berjalan ke arah dapur dan menyiapkan sarapan Untuknya dan paris, setelah beberapa menit olivia melihat paris sudah rapih dengan baju yang olivia siapkan, paris berjalan ke arah olivia
"baju ini sangat pas untukku, seperti milikmu sendiri" ucap paris pada olivia
"itu Memang baju mu" balas olivia
"bajuku" tanya paris pada olivia
"ahh, maksudku baju itu untuk mu" jawab olivia gugup karna keceplosan bicara pada paris
Oliviapun menyuruh paris sarapan terlebih dulu dan paris mengiyakan
"kamu tidak berangkat ke rumah sakit" tanya paris
"sebentar lagi aku akan berangkat" jawannya
"bersiaplah kita berangkat bersama" ucap paris
"tidak usah aku akan berangkat sendiri" tolak olivia
"kita searah lagipula aku melewati rumah sakit tempat mu bekerja" bujuk paris pada olivia
"baiklah aku akan bersiap" jawab olivia
Setelah siap olivia berjalan untuk menemui paris tiba-tiba terdengar suara benda pecah ternyata paris menjatuhkan gelas yang dia pegang, olivia berlari ke arahnya khawatir
"kamu tidak apa-apa" tanya olivia pada paris
"Tidak maaf aku memecahkan gelas mu" jawab paris, sebenarnya paris terkejut karna olivia begitu cantik dengan dress di atas lutut tanpa lengan, dengan rambut di kuncir kuda dan memperlihatkan lehernya yang putih,
"iya tidak apa-apa, tapi sepatu mu kotor" ucap olivia yang melihat sepatu paris kotor karna kopi, paris juga melihat sepatutnya
__ADS_1
"tunggu dulu aku ada sepatu untuk mu" ucap olivia lalu pergi mengambilnya
"ini pakailah" ucap olivia sambil memberikan sepatunya pada paris, dan paris menerimanya dan memakainya