
Reza membantu olivia berdiri dan berjalan masuk ke ruangannya olivia, reza memberikan minum pada olivia supaya dia tenang
"aku akan pesankan tiketnya untuk kamu" ucap reza, olivia menatap reza
"tapi za aku gak bisa tinggalin tugas aku disinih" balas olivia sambil menatap reza
"aku akan mengurusnya, kamu tunggu dulu di sini" ucap reza lalu pergi meninggalkan olivia sendiri
Olivia menundukkan kepalanya olivia berpikir apa yang terjadi pada kekasihnya itu hingga ia bisa kecelakaan, satu jam berlalu pintu ruangan olivia terbuka dan olivia melihat reza
"vi kamu bisa pergi siang ini, untuk urusan tugas kamu udah dapet ijin tapi hanya 3hari" ucap reza, olivia tersenyum berjalan mendekatinya dan memeluk reza
Sontak reza terkejut karna olivia tiba-tiba memeluknya
"makasih za, aku gak akan lupain ini semua" ucap olivia senang
"iya sama-sama hati-hati yah," balas reza sambil membalas pelukan olivia
"gimana caranya aku berterima kasih sama kamu za" ucap olivia
Reza melepaskan pelukannya dan menatap olivia
"jaga dirikamu selama di sana dan jangan lupa untuk makan, cukup itu aja" balas reza olivia mengangukan kepalanya sambil tersenyum
Siangnya olivia bergegas dari rumah sakit sebelum olivia ke bandara olivia mampir menuju apartemenny untuk mengambil barang-barangnya
Olivia hanya mengambil beberapa baju dan barang yang perlu olivia bawa, di dalam pesawat olivia terus berpikir keadaan paris, olivia takut paris kenapa2
Sebenernya saat olivia menerima surat dari paris rasanya olivia ingin melarang paris untuk pergi darinya, tapi karna olivia sibuk olivia tidak bisa berbuat apa-apa
Dan saat paris pergi olivia hanya mendapatkan satu pesan saja dan setelah itu paris tidak bisa di hubungi
Olivia sudah sampai di bandara, olivia berjalan mencari seseorang yang akan menjemputnya
Olivia..
__ADS_1
Teriak orang yang memanggilnya, oliviapun menoleh dan melihat 2orang laki-laki yang berlari ke arahnya, olivia tersenyum dan melambaikan tangannya
"raka, leo" ucap olivia sambil memeluk mereka bergantian
Sebelum datang ke negara tempatnya di lahirkan olivia terlebih dulu menghubungi leo untuk memintanya menjemput di bandara
"lama gak ketemu apa kabar vi" tanya raka pada olivia
"aku baik gimana dengan kalian" tanya olivia pada raka dan leo
"kita baik ko, yaudah ayo kita anter kamu pulang dulu" ucap leo
"aku gak mau pulang, aku mau langsung ketemu sama paris" balas olivia pada sahabat paris
"yaudah ayo" balas raka
Merekapun bergegas ke rumah sakit sesampainya di rumah sakit raka dan leo mengajak olivia ke ruangan paris sesampainya di ruangan paris
"kenapa paris belum sadar" tanya olivia pada raka dan leo sambil melihat ke arah mereka
"kenapa sampe bisa kecelakaan begini" tanya olivia lagi, raka dan leo hanya saling menatap satu sama lain
"sewaktu paris bersama kamu disana, paris di minta agar cepat pulang oleh papanya karna sofi ingin pertunagannya di lanjutkan lagi, karna sofi sekarang sedang sakit, tapi paris menolak karna sudah memilikimu, tapi papanya paris mendapatkan poto kamu bersama laki-laki lain sedang bercada gurau dan kalian begitu mesra, paris mencoba percaya sama kamu dan meyakinkan papanya agar percaya tapi papanya paris begitu keras kepala dan tidak bisa di bantah oleh siapapun hingga paris pergi dari rumah dengan keadaan emosi saat di jalan tiba-tiba ada sebuah truk dan mobil paris terguling" ucap raka menjelaskan olivia menutup mulutnya dan menangis tidak menyangka semua ini gara-gara dirinya
"jadi ini semua karna aku, selama ini hanya paris yang perjuangin hubungan kita, paris selalu datang menemuiku tapi apa yang aku lakukan, bahkan aku gak biasa apa-apa" ucap olivia leo memeluk olivia untuk menenangkannya
Olivia terus saja menangis dan menyalahkan dirinya
"sudahlah olivia ini bukan salah mu, jangan menyalahkan diri sendiri paris pasti gak mau kamu seperti ini" ucap leo menenangkan
Sementara raka pergi membeli minum untuk olivia
Tiba-tiba olivia pingsan leo panik dan langsung menggendongnya leo berlari dan bertemu raka
"olivia kenapa" tanya raka pada leo
__ADS_1
"dia pingsan mungkin karna cape menangis dan belum istirahat setelah turun dari pesawat" ucap leo
"kita bawa dia ke apartemen paris cepat, biar gue yang bawa mobilnya" ucap raka merekapun berlari raka membukaan pintu mobil supaya leo dan olivia bisa masuk
Mereka bergegas menuju apartemen paris, raka menghubungi sahabatnya olivia menyuruh mereka supaya datang ke apartemen paris karna olivia pingsan dan tidak mau di ajak untuk pulang dulu
Sontak bela, muti dan dianapun bergegas menuju apartemen paris untuk melihat keadaan olivia
Sesampainya mereka disana olivia masih belum sadarkan diri
"gimana ke adaan olivia" tanya diana yang sudah masuk ke apartemen paris dan di ikuti oleh muti dan bela
"dia masih belum sadar" jawab leo yang berdiri di samping olivia
"kita udah nyuruh rey buat datang kesini ko bentar lagi dia datang" sambung raka pada sahabatnya olivia
Mereka hanya mengangguk
"kapan olivia datang kesini ko gak ngabarin kita, malah ngabarin kalian sih" tanya muti heran pada leo dan raka
"tadi pagi dia baru sampe, olivia nyuruh kita buat jemput dia di bandara dan anter dia ke rumah sakit" jelas raka pada muti
Muti, bela dan diana saling menatap satu sama lain bingung
"rumah sakit, siapa yang sakit" tanya bela
"paris kecelakaan" jawab leo sontak membuat para sahabat olivia terkejut
"apa" ucap mereka berbarengan
Baru saja leo ingin menjelaskan bel apartemen paris berbunyi
"biar gue, pasti itu rey" ucap raka pada mereka benar dugaan raka rey datang, dan raka menyuruh ya masuk untuk memeriksa keadaan olivia
Maaf klo banyak tyfo~nya yahh
__ADS_1
Soalnya ini hanya imajinasi ku saja semoga suka jangan lupa like dan komen babe😘😘