Kehadiranmu

Kehadiranmu
Eps22


__ADS_3

Olivia melihat seorang wanita sedang tertidur di sofa ruangan paris, olivia berjalan mendekati ranjangnya paris dan duduk di sampingnya, olivia memegang tangan paris dan menatapnya lama


"aku merindukanmu, apa kamu tidak merindukanku" ucap olivia sambil menatap Paris yang tak kunjung membuka matanya


"aku mencintaimu, tolong bukalah matamu" ucap olivia lagi kali ini olivia sudah tidak tahan menahan air matanya lagi


Sementara di apartemen sahabatnya olivia dan yang lainnya bingung mencari keberadaan gadis itu


"kemana gadid itu" ucap diana geram


"tenanglah dia pasti kembali" ucap leo


Olivia berjalan pergi meninggalkan ruangan paris di rawat, saat matahari sudah menunjukkan sinarnya olivia berjalan ke arah taman kota olivia ingin menenangkan diri, setelah cukup lama olivia bergegas pergi dari sana untuk pulang,


Sesampainya di apartemen olivia di sambut oleh sahabatnya yang seperti ingin memakannya sekarang juga,


"darimana aja kamu olivia kita nyariin kamu dari tadi" ucap bela sambil mendekati olivia


"aku habis cari angin" balasnya dan pergi ke kamar


Yang lainnya hanya menghela napas lega karna tidak terjadi sesuatu pada sahabatnya ini


Olivia sudah membersihkan dirinya dan sudah kelihatan segar kembali, sahabatnya menyuruh olivia untuk sarapan bersama dan sesekali mereka berbicara


"apa kamu tidak ingin memberi tahu orang tua mu kalau kamu ada disini" ucap diana pada olivia sontak mereka semua melihat ke arah olivia


"aku akan pulang nanti siang" jawab olivia pada mereka


Setelah selesai makan mereka duduk dan mengobrol, mereka sengaja menyempatkan diri mereka untuk menemani olivia karna gadis ini akan pulang 2hari lagi, mereka tidak ingin olivia kenapa napa,


Saat asik mengobrol ponselnya leo berbunyi menandakan ada panggilan masuk


Leo segera menerima panggilan tersebut tiba-tiba leo terkejut


"apa, baik kita akan segera kesana" ucap leo dan langsung menutup panggilan tersebut, mereka semua menatap leo dan bertanya apa yang terjadi

__ADS_1


"ada apa" tanya raka


"keadaan paris memburuk" ucap leo sontak semua orang terkejut termasuk olivia yang tidak percaya


"apa"


"yaampun bagaimana bisa"


"kita harus segera kesana" ucap leo


"tadi dia tidak apa-apa" ucap olivia sontak mereka semua melihat ke arah olivia


"jadi tadi pagi kamu menemui paris" tanya diana


"tadi jam 3pagi aku menemani paris tidur disana aku merindukan nya "ucap olivia yang membuat sahabatnya itu menggelengkan kepalanya


"kamu datang kesana jam 3pagi wahh kamu benar-benar olivia" ucap bela


"apa,?aku hanya ingin menemaninya" balasnya


"tunggu sebentar" ucap olivia lalu bergegas menuju kamarnya paris, tidak lama olivia kembali dengan tasnya


Merekapun sampai di rumah sakit olivia berlari menuju ruangan kekasihnya itu, olivia melihat orang tua paris dan juga sofi, olivia berlari dan mendekati mereka


"mau apa lagi kamu kesini" ucap mamanya paris


"tante aku mau lihat keadaannya paris" jawab olivia pada orang tuanya paris


"kita gak mau lihat kamu disini lagi" ucap sofi


"pergi kita gak akan ijinin kamu ada di hidup paris lagi" ucap mamanya paris


Sementara sofi tersenyum dan papanya paris hanya diam saja


"tante bagaimanapun olivia adalah kekasihnya paris jadi ijinkan olivia melihatnya" ucap raka pada mamanya paris

__ADS_1


"tidak raka mulai saat ini tidak ada hubungan lagi di antara mereka" balas mamanya paris


Tiba-tiba dokter datang dan memberi kabar bahwa ke adaan paris memburuk


"keluarga paris" ucap dokter tersebut


"iya dok gimnana keadaan anak saya" tanya papanya paris


"keadaannya memburuk kita akan memeriksanya kembali "ucap dokter tersebut


Tiba-tiba olivia mendekati dokter tersebut


"dokter, saya seorang dokter bedah apa saya bisa membantu mu" tanya olivia pada dokter tersebut sontak membuat semua yang ada di sana terkejut termasuk orang tuanya paris


"apa yang kamu katakan hah" tanya mamanya paris


"tante aku dokter bedah, aku seorang dokter yang bekerja di rumah sakit terkenal di jepang aku kesini untuk paris, aku mohon tante ijinkan aku, saat semuanya sudah membaik aku janji akan pergi jauh dari hidup paris dan melupakan nya" ucap olivia mohon


"tapi nona--" ucapan dokter ter terpotong oleh olivia


"ini saya ada surat dan identitas saya dok, dokter bisa melihatnya, saya mohon ijinkan saya menolong kekasihku" ucap olivia pada dokter tersebut


"kalo gitu anda harus meminta ijin terlebih dulu pada orang tua pasien" ucap dokter tersebut


Olivia melihat kearah orang tua paris dan memohon supaya dia bisa membantu paris


"baiklah kalo terjadi sesuatu pada anak saya, kamu harus bertanggung jawab" ucap papanya paris, olivia mengangukan kepalanya


"saya berjanji tidak akan terjadi sesuatu pada paris" ucap olivia lalu bergegas dari sana dan masuk ke ruangan paris


"dok sepertinya pasien harus di operasi kembali" ucap dokter pada olivia


"iya kita harus segera bertindak, di kepala pasien masih ada gumpalan darah, suster siapkan ruang operasi sekarang juga" ucap olivia pada suster yang ada di sana


"baik dok" jawab suster tersebut

__ADS_1


__ADS_2