Kehadiranmu

Kehadiranmu
Eps38


__ADS_3

Pagi harinya olivia berjalan menuju ruangannya dan bertemu suster tika dan menyapanya


"pagi dokter, kemarin malam ada orang yang mencari dokter" ucap suster tersebut


"pagi, apa suster mengenalnya" tanya olivia


"tidak dokter" jawabnya suster tersebut


"baiklah kalau begitu terimakasih" balasnya olivia lalu berjalan menuju ruangan nya


Olivia duduk di kursi kerjanya, belum lama olivia duduk ponselnya berbunyi ternyata sahabatnya yang menghubunginya lalu olivia menerima panggilan telepon tersebut


"heii apa kau tidak merindukanku dokter olivia" tanya bela pada olivia sambil sedikit mengeraskan suaranya


"aku tidak merindukan mu, kau berisik sekali" jawab olivia kesal karna bela berteriak


"kau jahat sekali, aku tidak mau tau pergi ke restoran tempat biasa sekarang juga atau aku akan benar-benar marah padamu" balas bela lalu bela mengakhiri sambungan telpon nya sepihak


"hahh dasar, dia selalu saja seperti ini" ucap olivia pada dirinya sendiri sambil memijit dahinya


Oliviapun berjalan keluar ruangan nya dan menemui suster tika,


"apa jadwal ku hari ini" tanya olivia pada suster tika


"siang ini dokter ada jadwal operasi yang sudah dokter jadwalkan" jawab suster tika pada olivia


"apakah pagi ini jadwal ku kosong, bisakah aku keluar sebentar" tanya olivia lagi


"sepertinya tidak ada dokter" balasnya suster tersebut

__ADS_1


"baiklah kalau begitu aku akan pergi sebentar" ucap olivia pada suster tika


"baik dokter" balasnya


Oliviapun berjalan ke arah ruangannya dan mengambil barangnya dan bergegas pergi darj sana menuju restoran


Saat olivia pergi dokter yuna Melihatnya dan menghampiri suster tika dan bertanya


"mau kemana dokter olivia" tanya dokter yuna pada suster tika


"saya tidak tau dokter" ucap suster tersebut


Dokter yuna hanya mengangukan kepalanya dan pergi dari sana


Oliviapun sudah sampai di restoran tersebut saat olivia masuk dan melihat sahabatnya sudah berkumpul di salah satu meja, oliviapun berjakan menghampiri mereka


Olivia menatap paris yang sudah ada di depan nya tiba-tiba paris memeluknya, olivia terkejut karna paris memeluknya tiba-tiba


"apa yang kau lakukan lepaskan aku" ucap olivia ingin melepaskan pelukan paris


"maafkan aku olivia ini semua karna aku, kau harus menahan perasaan mu" ucap paris yang masih memeluk olivia


"apa yang kau katakan, aku tidak mengerti lepaskan aku paris" jawabnya olivia


****


Semalam setelah paris pergi dari rumah sakit, paris pergi ke rumah olivia tapi rumahnya sepi seperti tidak ada orang, parispun menghubungi sahabatnya olivia dan meminta sahabatnya olivia untuk mengajak olivia bertemu dengan mereka hari ini dan di sinilah paris berada


Dan saat paris melihat olivia paris langsung menghampirinya

__ADS_1


****


"ini semua karna orangtua ku, dan aku sudah mengakhiri semuanya olivia, aku hanya mencintaimu, olivia mari kita mulai lagi dari awal" ucap paris menatap mata olivia sambil memegang pipi olivia


"apa yang kau katakan, apa kau tidak kasihan melihat calon istri mu sakit, dan kau malah ingin mengakhiri hubungannya apa kau sudah gila paris" jawab olivia sambil menghempaskan tangan paris


Paris terkejut karna olivia menghempaskan tangannya dan lebih mementingkan sofi dari pada perasaannya,


Rakapun menghampiri olivia dan juga paris yang masih berdiri di sana


"paris duduklah dulu tidak enak kalian di lihat banyak orang" ucap raka


"biarkan saja aku tidak peduli" jawab paris sementara olivia melihat paris dan raka


Lalu paris menatap olivia tajam


"yah, aku sudah gila olivia karna kamu, aku tidak peduli jika sofi sakit itu bukan urusanku dari awal aku sudah menolaknya olivia karna aku mencintaimu bukan dia" balas paris menatap olivia


"kau memang tidak pernah berubah paris kamu selalu saja bersikap dingin pada orang yang mencintaimu" balas olivia


"aku tidak mencintainya sudah aku katakan itu olivia ini semua karna orang tua ku" ucap paris sambil mengacak rambutnya frustrasi


"yah ini semua karna orangtua mu ingin yang terbaik untuk kamu paris" jawab olivia menatap paris


"apa kamu tidak baik untukku olivia" tanya paris menatap mata olivia


"tidak aku tidak baik untukmu" jawab olivia parispun menatap olivia dan sudah geram pada olivia


Tiba-tiba paris menarik tangan olivia dan mengajaknya pergi dari restoran tersebut olivia yang ditarik tangannya hanya meringis kesakitan

__ADS_1


__ADS_2