Kehadiranmu

Kehadiranmu
Epa43


__ADS_3

Olivia menangis sendirian di taman rumah sakit, dan beruntung lah olivia karna tamanya tidak terlalu ramai oleh orang


'kenapa sakit sekali, aku yang menyuruhnya untuk menikahinya tapi kenapa sakit sekali' pikir olivia sambil memukuli dadanya


"kenapa kamu menangis" ucap seseorang sambil mengulurkan sapu tangan miliknya


Olivia mendongakan kepalanya dan melihat Rocky yang sedang berdiri di hadapannya


Rocky pun tersenyum sambil melihat ke arah olivia dan oliviapun tak ragu langsung memeluk Rocky, laki-laki itu terkejut karna ini peetama kalinya olivia memeluknya, dan pertama kali seorang wanita memeluknya karna Rocky yang begitu kejam dan dingin kepada setiap wanita yang ingin mendekatinya Rocky langsung mengusir nya secara kasar


Rockypun membalas pelukan olivia yang masih menangis


"kenapa kamu ada di sini bukankah kau pulang hari ini" ucap olivia masih memeluk Rocky


"apa aku tidak bilang jika aku akan pulang malam ini" jawab Rocky pada olivia, dan oliviapun melepaskan pelukannya dan melihat Rocky


"kamu tidak bilang jika kau malam ini pulang" Rocky membantu olivia menghapus airmatanya dan olivia melihat Rocky


"haha maafkan aku, aku lupa memberi taumu dan kau belum menjawab pertanyaan ku dokter olivia" ucap Rocky sambil tertawa


Oliviapun tersenyum sambil menyeka air matanya


"aku tidak menangis, ini hanya kelilipan debu saja" olivia berusaha mengelak, dan Rocky terus menatap olivia


"benarkah haha jika kamu kelilipan kenapa air matamu terus mengalir seperti air terjun" goda Rocky pada olivia, dan oliviapun terkekeh mendengar godaan Rocky


"kau mengejekku" olivia melihat Rocky yang masih tertawa


"tidak" ucap Rocky dan menatap olivia

__ADS_1


"lalu kenapa kau terus tertawa" tanya olivia kesal


"kau terlihat jelek jika menangis seperti itu, dan lihat ingusmu keluar" goda Rocky lagi


"aku tidak ada ingus kau menyebalkan sekali" olivia memukuli Rocky sambil tersenyum dan merekapun tertawa


Inilah kenapa olivia langsung merasa nyaman saat bersama Rocky, Rocky selalu mengerti perasaan olivia


Mereka tidak menyadari jika reza melihat mereka sendari tadi, ada sedikit rasa cemburu dalam hatinya melihat olivia yang begitu akrab dengan laki-laki yang reza tidak kenali itu, dan rezapun berjalan menjauh dari sana setelah melihat olivia kembali tersenyum berkat orang lain dan bukan karna dirinya lagi,


Sepertinya reza harus berusaha membuka hatinya untuk wanita lain dan biarkanlah olivia menjadi adiknya, agar hubungannya dengan olivia tidak akan canggung jika nantinya olivia memiliki hubungan dengan laki-laki lain


Oliviapun pergi dari sana dan menuju ruangannya bersama Rocky yang berjalan di sampingnya olivia


"suster apa jadwalku sibuk hari ini?" olivia yang melihat suster tika


"hari ini sepertinya tidak dokter" jawab suster tika pada olivia


Oliviapun membereskan barangnya dan segera pergi dari sana bersama Rocky


"kamu akan pergi" reza yang tadinya ingin keruangan olivia namun melihat olivia sepertinya akan pergi bersama laki-laki yang reza tak kenal itu


Oliviapun melihat kearah reza


"iya aku ada urusan sebentar, ada apa dokter ada yang bisa aku bantu" kata olivia pada reza


"ohh, tidak ada" ucap reza sambil melihat ke arah laki-laki itu, dan oliviapun melihat reza dan memperkenalkan reza pada Rocky


"ohh, ya dokter reza perkenalkan ini Rocky, dulu dia adalah pasienku sewaktu aku masih di jepang" Rocky pun mengulurkan tangannya pada reza dengan ekspresi wajahnya yang biasa datar tidak ada senyum sedikitpun

__ADS_1


Dan rezapun membalas uluran tanga Rocky


"reza, kakanya olivia" ucap reza


"Rocky" balas Rocky pada reza


"jadi anda kakanya olivia, tapi kenapa kamu tidak pernah cerita punya kaka laki-laki pada ku dokter olivia" tanya Rocky heran sambil melihat reza lalu melihat ke arah olivia


"sebenarnya dia adalah sahabatku, tapi aku sudah menganggapny sebagai kaka ku" jelas olivia pada Rocky, dan Rockypun hanya mengangukan kepalanya


"baiklah kalau begitu, aku permisi dulu dokter" olivia berpamitan pada reza


"iya baiklah hati-hati" balas reza sambil melihat olivia yang berjalan pergi


"aku permisi calon kaka ipar" ucap Rocky pada reza lalu mengikuti olivia yang sudah berjalan duluan


Reza terus melihat mereka sampai merek benar-benar hilang dari pandangannya


"siapa laki-laki itu" tanya dokter yuna yang tiba-tiba ada di samping reza, dan rezapun terkejut karnanya


"dokter mengagetkan ku saja" ucap reza yang melihat kearah dokter yuna


"aku dari tadi disini kenapa dokter terkejut seperti itu" ucap dokter yuna yang melihat kearah reza


"benarkah aku tidak mendengar dokter datang" balas reza sambil berjalan pergi ke ruangannya, dokter yuna hanya menatapnya malas dan berjalan mengikuti dokter reza dan merekapun pergi sambil mengobrol


Ini poto Rocky


Jangan buliy aku yah jika novelnya banyak typo ini novel pertama ku~

__ADS_1


Janganlupa tinggalkan jejak kalian 👍o



__ADS_2