Kehadiranmu

Kehadiranmu
Eps23


__ADS_3

Setelah ruangan operasi sudah siap olivia berlari sambil mendorong ranjang pasien paris dan membawanya keruangan operasi sambil bergunam


"aku mohon bertahanlah sayang aku mencintaimu" ucap olivia pada paris yang masih terpejam


beberapa jam sudah olivia jatuh terduduk di lantai kakinya lemas tidak bisa menahan tubuhnya olivia menangis, dokter dan suster yang masih ada di ruangan operasi tersebut melihatnya dan membantunya berdiri


"terimakasih dokter, suster" ucap olivia pada mereka


"sama-sama, kalo gitu kita permisi duluan" ucap dokter tersebut, olivia mengangukan kepalanya


Orang tua paris yang melihat dokter dan suster tersebut keluar dari ruangan operasinya berjalan menghampiri mereka


"dok gimana dengan keadaan anak saya" tanya mamanya paris


"biar dokter olivia yang menjelaskan, kita permisi dulu" ucap dokter tersebut dan pergi


Sementara olivia masih menangis dan trus mencium tangannya paris


"aku mencintaimu, setelah ini aku akan pergi jaga dirimu baik-baik" ucap olivia pada paris yang masih terpejam


Olivia berjalan keluar ruangan operasi, olivia melihat orang tua paris, sofi dan para sahabatnya mendekatinya, olivia menghapus air matanya dan tersenyum


"gimana ke adaan paris kenapa kamu menangis" tanya mamanya paris


"operasinya lancar dan Paris sudah melalui masa kritisnya, tunggu dia sadarkan diri saja" ucap olivia menjelaskan pada semuanya


"sukurlah, pah paris akan sembuh kan" tanya mamanya paris


"iya mah kita doain aja agar paris cepat sembuh" jawab papanya


"akhirnya paris bisa lewatin masa kritisnya ya om tante" ucap sofi senang


"iya setelah paris sembuh nanti kalian akan segera menikah" ucap mamanya paris, sontak membuat air mata olivia kembali jatuh,

__ADS_1


Olivia segera menghapus air matanya dan tersenyum pada mereka


"kalau gitu aku permisi dulu tante om, semoga paris cepat sembuh" ucap olivia pada orang tuanya paris, dan mereka menganggukan kepalanya


"makasih yah olivia bekat kamu paris membaik" ucap sofi pada olivia


"iya sudah seharusnya" jawab olivia lalu pergi dari hadapan orang tua paris


Olivia meminta diana mengatarnya pulang kerumah orang tuanya tapi sebelum itu olivia mampir ke apartemen paris untuk mengambil barang-barang nya, dan dianapun mengiyakan


Setelah sampai di apartemen paris olivia membereskan Barangnya olivia melepaskan sebuah kalung dengan huruf V yang ia pakai dan meletakannya dengan surat di sebuah kotak dan menyimpannya di dekat baju paris dan pergi dari sana


sepanjang jalan olivia hanya diam tidak mau berbicara sepatah katapun sahabatnya tau kondisi olivia sangatlah sulit maka dari itu para sahabatnya terus memberikan semangat pada olivia


Sesampainya di rumah orang tuanya olivia di sambut oleh ibunya, ibunya olivia terkejut anaknya ada di sini


"sayang ini kamu kan kapan kamu pulang ko gak ngabarin ibu dan ayah sih, ada kalian juga" tanya ibu olivia dan langsung memeluk olivia, oliviapun balas memeluk ibunya


"kenapa sebentar sayang, kamu baru aja pulangkan" tanya ibunya


"iya sih tapikan ibu dan ayah bisa jenguk olivia kesana klo kangen" jawab olivia pada ibunya


"baiklah kalo gitu yang penting kamu pulang, ayo masuk kalian juga masuk yah" ucap ibunya olivia dan mengajak mereka masuk


Olivia dan sahabatnya itu duduk di ruang tamu dan sesekali mengobrol, olivia menyembunyikan rasa sakitnya ketika di depan orang tuanya, sahabatnya hanya melihatnya tak berdaya


"ibu apa ayah belum pulang dari kantornya" tanya olivia pada ibunya yang sedang meletakan minum di meja untuk olivia dan juga sahabatnya


"belum nanti biar ibu hubungin dulu ayah kamu yah sayang, dia pasti senang" ucap ibunya lalu pergi setelah olivia mengiyakan


"vi lo baik-baik aja kan" tanya bela


"emangnya gue kenapa, gue gak apa apa" ucap olivia pada sahabatnya itu

__ADS_1


"yee.. Ini anak ditanya serius malah becanda" ucap bela


"udah deh nanti ibu tau gue gak apa apa ko" jawab olivia


Tak lama ibunya datang dan menghampiri olivia dan sahabatnya mereka asik mengobrol sampai tiba-tiba ada seorang laki-laki yang berjalan kehadapan olivia, gadis itu menatapnya


"haii sepupu" ucap rizki


"hai ki" balas olivia dan langsung memeluk sepupunya itu


"gimana kabar lo" tanya rizki


"baik ko lo gimana" jawab olivia dan bertanya balik


"gue juga baik ko apa lagi setelah datang kesini rasanya sangat baik" balas rizki dan sesekali melihat ke arah bela


Olivia hanya menggukan kepalanya dan melihat bela sekilas


"kapan lo datang" tanya rizki


"kemarin" jawabnya


"kemarin dan lo gak ngasih tau gue, dasar lo yah" ucap rizki sambil mengacak rambut olivia


"ahh.. Lo nyebelin rambut gue berantakan" kesal olivia dan merekapun mengobrol sambil tertawa


Malam harinya di meja makan olivia sedang menikmati makan malamnya itu bersama ayah dan ibunya dan sesekali mengobrol


"ko kamu udah mau pergi lagi ajah sih sayang, ayah sama ibukan masih kangen" tanya ayahnya kini mereka berada di ruang keluarga


"olivia gak dapet ijin lama-lama yah" jawabnya


"baiklah jaga dirimu disana yah, dan pergilah beristirahat besok kamu berangkatkan" ucap ayahnya, olivia mengiyakan dan pergi ke kamarnya

__ADS_1


__ADS_2