
Sesampainya di apartemen olivia mengajak mereka masuk ke dalam apartemen nya, olivia nembereskan belanjaannya di dapur dan leo membantu olivia sambil mengobrol sementara paris berkeliling melihat isi apartemen olivia
"leo ada apa dengannya, kenapa dia tidak mengenalku" tanya olivia yang sendari tadi ada di dalam kepalanya
"paris hilang ingatannya, kata dokter ini di akibatkan karna kepala paris terbentur terlalu keras" jelas leo, olivia terkejut dan menutup mulutnya dengan tangannya
"pantes saja dia biasa-biasa aja bertemu denganku" jawab olivia
"aku dan raka juga berusaha buat kembaliin ingatan paris, maaf yah vi" jelas leo melihat olivia sambil mengusap rambut olivia
"gak apa-apa ko justru ini lebih baik" balas olivia sambil tersenyum
"apa dia sudah menikah dengan sofi" tanya olivia sambil membuang mukanya kearah lain
"belum paris masih menundanya, entah apa yang dia pikirkan" Jawab leo sambil melihat olivia
"kenapa harus di tunda" tanya olivia
"entahlah aku tidak tau" balas leo
Paris terus memperhatikan olivia dan leo mereka begitu akrab, tiba-tiba ada sedikit rasa kesal di hati paris melihat mereka seperti itu
Olivia dan leo berjalan mendekati paris dan leo membawa makanan dan juga minuman untuk mereka
"kapan kamu pulang vi" tanya leo pada olivia
"satu minggu lagi, aku masih ada tugas disini akhir-akhir ini aku sangat sibuk" jawab olivia
"makannya kamu beli makanan begitu banyaknya yah" ucap leo lalu tertawa
__ADS_1
"hahaha iya kamu tau ajah," balas olivia kembali mengigat tentang paris dan dirinya saat olivia sibuk seperti ini paris yang akan selalu memasakan makanan untuknya
Tiba-tiba air mata olivia meluncur di pipi putihnya, olivia buru buru menghapus air matanya dan tersenyum
"jaga dirimu disini dan makanlah yang benar" ucap leo pada olivia
"iya aku tau" jawannya
"apa kamu tinggal sendirian disini" tanya paris tiba-tiba, olivia melihatnya
"iya aku sendirian kenapa" tanya olivia
"tidak, aku pikir kamu tinggal bersama seseorang, aku melihat sepatu laki-laki dan jam tangan laki-laki tadi" jawab paris sambil menatap olivia, olivia balas menatapnya
Loe hanya diam dan mendengarkan saja mungkin loe harus sering bawa paris pada olivia agar ingatan nya perlahan kembali lagi
"itu milik kekasihku, dia sengaja meninggalkan nya disini" balas olivia
"dia sudah pergi dengan seseorang" balas olivia sambil membuang mukanya ke arah lain dan pergi menuju dapur
Paris yang melihat itu lalu diam dan memperhatikan olivia
Hari sudah malam leo dan paris berpamitan untuk pulang karna tidak enak mengganggu olivia dan mereka juga harus bekerja besok
Keesokan harinya olivia yang sibuk dengan pasiennya akhirnya selesai juga karna ini sudah jam pulang kerja olivia,
Olivia mencegat taksi untuk mengatarnya pulang saat di jalan olivia melihat sebuah mobil yang menabrak sebuah tiang, olivia yang melihat kejadian itu terkejut dan menghentikan taksi tersebut
"pak berhenti, aku ingin melihat keadaannya" ucap olivia pada supir taksi tersebut, dan supirpun menepikan taksinya
__ADS_1
Olivia bergegas turun dari taksi dan berlari ke arah mobil tersebut, olivia melihat ada seorang laki-laki di dalam mobil tersebut olivia memanggil supir taksi tadi dan menolong laki-laki tersebut
"tuan apa kau tidak apa-apa" tanya olivia pada laki-laki tersebut
"tolong" jawabnya laki-laki itu menatap olivia sebelum laki-laki tersebut tidak sadarkan diri
"pak ayo tolong dan antarkan aku ke rumah sakit yang tadi" ucap olivia pada supir taksi tersebut
"baik nona" jawab supir tersebut dan melaju menuju rumah sakit tempat olivia bekerja
Sesampainya di rumah sakit olivia membawanya masuk
"suster, tolong siapkan ruang operasi sekarang juga" ucap olivia pada suster di sana, sontak membuat beberapa dokter dan juga suster terkejut
"ada apa dengannya" ucap dokter hendi, dokter yang membimbing olivia
"sepertinya dia kena tembak di bagian dada, kita harus segera mengoprasi pasien, dia banyak mengeluarkan darah" jelas olivia
"baiklah kita akan mengoprasinya sekarang" ucap dokter tersebut
Olivia berjalan menuju ruang operasi yang sudah ada laki-laki tersebut dan dokter juga suster yang bertugas
Setelah beberapajam operasinya berhasil olivia dan paradokter keluar dari ruangan operasi dan suster memindahkan laki-laki tersebut ke kamar inap setelah kondisinya sudah membaik
Olivia berjalan menuju resepsionis untuk membayar tangihan laki-laki tersebut, setelah selesai olivia berjalan menuju ruangannya untuk beristirahat,
Setelah dirasa sudah cukup olivia berjalan ke ruangan laki-laki tersebut untuk melihatnya kondisinya dan memeriksanya
"bagaimana keadaan nya" tanya olivia pada suster yang ada disana
__ADS_1
"keadaannya membaik dok hanya tinggal menunggunya sadarkan diri" jawab suster tersebut, olivia hanya mengangukan kepalanya dan memeriksa kembali laki-laki tersebut