
Setelah selesai dengan operasi nya olivia berjalan menuju ruangannya untuk beristirahat, tapi saat olivia masuk olivia melihat dokter yuna ada di dalam ruangan nya
Oliviapun berjalan dan menghampirinya
"kamu pergi saat jam kerja, apa sepenting itu dokter hingga anda baru kembali" ucap dokter yuna
Olivia melihatnya
"iya ada sedikit urusan, jadi aku harus pergi" jawabnya olivia
"pasien yang terkena gejala kangker otak itu keadaannya memburuk, apa dia teman mu aku ragu dengan itu, kamu terlihat tidak terlalu suka dengan pasien itu" ucap dokter yuna
"dokter tidak perlu tau, yang terpenting sekarang adalah kesembuhan nya" jawabnya olivia pada dokter yuna
"yah itu memang bukan urusanku tapi aku dengar pasien itu dan seorang wanita paruh baya membicarakan tentang mu dan seseorang" balasnya dokter yuna
"dokter menguping pembicaraan mereka, aku pikir dokter bukan tipe orang yang ingin tau tentang urusan orang" ucap olivia melihat kearah dokter yuna
"aku tidak menguping tapi mereka berbicara saat aku memeriksa pasien itu" jawabnya membela diri
Olivia menghela napasnya
"aku tidak perduli, yang aku perdulikan adalah kesembuhan pasien ku" balas olivia
"baiklah kita harus memeriksa nya" ucap dokter yuna lalu pergi dari ruangannya olivia, oliviapun menidurkan kepalanya di atas meja
"ada apa" ucap reza yang tiba-tiba sudah duduk di depan olivia, olivia terkejut mendengar suara reza
"dokter mengagetkan ku saja" jawab olivia melihat reza, laki-laki itu hanya tertawa
"dokter tidak mendengar ku masuk kesini" tanya dokter reza pada olivia
"tidak" jawabnya singkat
__ADS_1
"ada apa" tanya dokter reza
"tidak" jawabnya lagi
Reza membuang nafasnya kasar dan melihat olivia
"sudahlah, kamu menjawab tidak terus" ucap dokter reza
"aku tidak" jawabnya lagi
"hahh dasar wanita ini, ayo kita harus melihat teman mu" ucap reza lalu berdiri dan pergi
Olivia mengikutinya dan berjalan di sampingnya
Saat olivia dan reza masuk ke ruangannya sofi olivia melihat dokter yuna sudah ada disana dan melihat ke arah mereka
"kenapa kalian bersamaan" tanya dokter yuna
"aku ingin melihat temannya dokter olivia" jawab dokter reza
Dokter yuna hanya mengangukan kepalanya dan oliviapun memeriksa keadaan sofi
"bukannya dokter kekasih olivia" tanya sofi pada dokter reza, reza melihat kearah sofi dan setelah itu melihat olivia
"tidak kita hanya rekan kerja, kita tidak pernah berpacaran" jawab reza
Olivia dan dokter yuna hanya melihat reza dan sofi
"sudah ku bilang bukan aku memiliki kekasih tapi dia sudah bersama orang lain" ucap olivia pada sofi
"tapi di foto kalian begitu dekat dan mesra" ucap sofi
"foto? foto apa" tanya reza heran
__ADS_1
"waktu kalian di jepang" jawabnya sofi
"kita tidak perbah berpacaran, dokter reza hanya selalu membantu ku saja, aku sudah menganggapnya sebagai kakaku sendiri" ucap olivia pada sofi
Dokter yuna hanya melihat olivia dan juga reza, yuna memang merasakan jika olivia tidak memiliki perasaan pada reza
"sudahlah jangan membahas yang tidak penting, dokter bagaimana keadaaanya" tanya olivia pada dokter yuna
"sepertinya keadaan pasien sedikit meurun, anda jangan terlalu banyak pikiran dan jangan terlalu tertekan seperti ini, itu bisa mempengaruhi keadaan mu" jawabnya dokter yuna menjelaskan
Olivia melihat kearah sofi
"apa yang kau pikirkan" tanya olivia
"aku hanya takut jika calon suamiku di rebut oleh orang lain" jawabnya melihat olivia
"haha, kau lucu sekali calon suamimu akan direbut oleh orang lain jika keadaan kamu memburuk seperti ini, kamu pikir dia mau dengan mu yang sakit seperti ini" ucap olivia sinis
"dokter olivia" ucap dokter reza dan dokter yuna
Olivia hanya melihatnya dan memasukan tangan nya ke kantung saku jas dokternya
"jika kamu tidak ingin calon suamimu tidak di rebut oleh orang lain, berusahalah dan lawan sakit mu itu jangan terlalu di pikirkan dan di ambil pusing jika kamu sehat kembali kamu akan segera menikah dengannya bukan" ucap olivia pada sofi
Sofipun diam dan melihat olivia
"kamu merelakannya untukku" tanya sofi pada olivia
"hanya itu yang bisa aku lakukan, cepatlah sembuh dan lawan sakitmu itu" jawab olivia sambil menatap sofi
"kenapa kamu baik padaku" tanya sofi lagi
"aku tau kau juga orang baik, hanya saja karena obsesi mu terlalu besar yang menginginkan seseorang dan kau melakukan sedikit kesalahan" jawab olivia lalu pergi dari ruangannya sofi
__ADS_1