Kehadiranmu

Kehadiranmu
Eps20


__ADS_3

"haii bro" ucap rey pada raka


"haii rey, ayo masuk dia ada di dalam" ucap raka pada rey dan berjalan menuju kamar paris


"siapa yang sakit tumben lo minta gue datang ke apartemen nya paris" tanya rey pada raka sambil berjalan


"pacarnya paris pingsan, saat tau keadaan paris" jawab raka rey terkejut


"wah gue kira si paris gak suka sama cewe, habis dia selalu pacaran dengan kertas kerasnya" ucap rey


"paris udah punya pacar, tapi pacarnya tinggal di luar negri selama 3thun lebih ini, dia datang kesini buat jenguk paris dan baru nyampe disini tadi pagi" jelas raka pada rey


Laki-laki itu hanya mengangukan kepalanya saat raka dan rey masuk ke kamar, sahabat olivia melihatnya dan mempersilahkan rey untuk memeriksa olivia


"wah pantes ajah si paris nunggu dia gadis ini sangat cantik, kalo gini gue juga rela nunggu dia" ucap rey


"woy cepat periksa dia jangan banyak ngomong, lo mau paris bunuh lo kalo dia tau lo ngomong gitu" ucap leo pada rey laki-laki itu hanya terkekeh


"haha gue becanda, santai bro gue gak mau mati dulu gue mau kawin dulu" ucap rey pada leo


"hahh orang ini, nikah dulu baru kawin ****" balas leo pada rey, reypun memeriksa olivia setelah selesai memeriksa olivia rey berbicara pada mereka


"dia cuman kelelahan, dan banyak pikiran saja jangan membuatnya tertekan untuk saat ini" jelas rey pada mereka


Merekapun mengiyakan dan rey pun berpamitan untuk kembali ke rumah sakit setelah memberikan obat dan vitamin untuk olivia


Sementara di rumah sakit sofi dan orang tuanya paris menunggu paris yang masih kritis, belum sadarkan diri


"pah gimana ini paris belum juga sadar ini udah dua hari pah" ucap mamah paris


"tenanglah mah paris pasti baik-baik saja" ucap papahnya paris


"tante sama om pulanglah biar sofi yang jaga paris, ini udah sore dan kalian belum makan" ucap sofi pada orang tuanya paris


Orang tua paris mengiyakan tawaran sofi dan pulang

__ADS_1


"baiklah tolong yah sofi kalo ada apa-apa tolong kabari tante dan juga om" ucap mamah paris


"iya tante nanti sofi kabarin" balas sofi


Sofipun duduk di dekat paris dan melihat keadaan paris


"harusnya kamu terima saja pertunangan kita kalau kamu menerimanya kamu gak bakalan sampai kaya gini paris" ucap sofi pada paris yang belum sadarkan diri, tiba-tiba ponsel sofi berbunyi dan ada panggilan masuk sofipun mengangkat telpon tersebut


"halo ada apa lagi " tanya sofi pada seseorang di seberang sana


"..........."


" aku gak bisa" jawabnya lagi


"......... "


"baiklah nanti malam aku akan menemui mu" balas sofi dan mengakhiri panggilan nya


Sofi memijit dahinya pusing dan mengomel sendiri di hadapan paris


Sementara di waktu yang sama di tempat yang berbeda olivia masih belum sadarkan diri


"mungkin dia kelelahan sampai belum sadar diri"ucap muti


"apa kalian sudah menghubungi orang tua olivia kalo dia ada disini dan sudah pulang" ucap diana pada mereka


"olivia belum mau pulang sebelum ketemu sama paris, tunggulah dia sadar dulu" ucap raka pada mereka


Tidak lama mata olivia bergerak dan perlahan terbuka


"lo udah sadar vi" ucap muti yang melihat olivia sadar dan sontak diana, bela, raka, dan leo beranjak dari duduknya dan mendekati olivia


"dimana aku, bukannya aku ada di rumah sakit menemui paris" tanya olivia pada mereka


"tadi kamu pingsan jadi kita bawa kamu kesini, kamu butuh istirahat vi" ucap leo

__ADS_1


"tapi aku mau temenin paris" ucap olivia lagi


"sudahlah kita temui paris manti malam, kamu juga baru nyampe disinikan" ucap diana pada olivia sambil membrikannya minum


"iya vi kamu juga pasti lelah," sambung bela


"baiklah" ucap olivia megalah


"bisakah kalian keluar dulu aku ingin pergi mandi," ucap olivia pada mereka dan merekapun pergi dan menunggu olivia di ruang tamu


Setelah selesai membersihkan diri dan sudah memakai bajunya olivia berjalan menuju ruang tamun dimana ada sahabatnya dan juga sahabat paris, mereka yang melihat olivia sudah segar dan tidak seperti tadi tersenyum padanya dan mengajak olivia bergabung


"kalian mau makan apa, aku akan pesankan" ucap leo pada mereka


"apa aja yang penting makanan" jawab diana pada leo


"okehdeh tunggu aku pesenin dulu" ucap leo dan mengutak atikan ponselnya untuk memesan makanan


Sambil menunggu makanan mereka asik mengobrol hanya olivia yang diam dan melamun merekapun memperhatikannya


"kamu gak apa apakan" ucap raka yang menghampiri olivia sambil memberikannya susu hangat


Olivia melihat raka dan tersenyum


"gak apa apa ko, aku gak suka susu" balas olivia sambil tersenyum raka kaget karna olivia tidak suka susu


"kamu tidak suka susu? Bukannya susu itu bagus yah buat tubuh" ucap raka


"aku tau tapi aku gak suka dengan susu putih, kalo susu coklat aku bisa sedikit meminumnya" ucap olivia menjelaskan pafa raka


"wah aku baru tau kamu gak suka susu" ucap raka sambil terkekeh


"tidak apa apa" balas olivia sambil tersenyum pada raka lalu olivia memalingkan wajahnya melihat pemandangan diluar sana


"apa kamu masih memikirkan keadaan paris" tanya raka lagi

__ADS_1


"tentu, aku merasa bersalah padanya" ucap olivia tetap memandang ke luar sana dengan tatapan yang kosong


"setelah makan mari kita sama-sama lihat ke adaan paris" ucap raka pada olivia gadis itu hanya mengangukan kepalanya


__ADS_2