
Seorang gadis SMA tegah berkumpul di kelasnya bersama sahabatnya di jam istirahat,
"lo mau keman vi" tanya diana
"lapangan biasa, gue duluan kalian ke kantin aja duluan" jawabnya sambil berlalu meninggalkan sahabatnya itu sementara mereka hanya diam, mereka tau olivia akan menemui seseorang
Di lapangan olivia melihat tiga laki-laki itu dan mendekatinya, Leo yang melihatnya pun menyapanya
"haii vi gak bosen bosen yah" tanyanya
"haha iya ngak bakal bosen ko" jawabnya dan olivia mendekati Paris
"Paris nih makanan buat kamu aku yang bikin" sambil memberikan nya pada Paris, tapi Paris tak mempedulikannya dan berjalan menuju lapang untuk main basket
Paris sudah frustrasi menghadapi olivia yang keras kepala Paris selalu menolak makanannya dan memaki olivia tapi gadis itu tetap saja, harus dengan cara apa Paris mengusirnya
"udah vi taroh aja nanti juga Paris makan ko" jawab Raka
"ngak apa apa ko aku nunggu Paris sampai selesai ajah disini" jawabnya pada Raka sambil tersenyum
"ya udah kita main basket dulu yah vii" jawabnya
Olivia duduk menunggu mereka selesai dan beberapa menit kemudian olivia pergi berbarengan dengan Paris dan yang lainnya selesai main basketnya
"pergi juga dia" kata Paris sambil duduk beristirahat
"mungkin dia bosen lo cuekin dia mulu" jawab Leo yang juga ikut duduk
"dia gak pernah nyerah walaupun lo cuekin dia dan marah marahin dia" kata Raka pada Paris
"kalian udah selesai nih aku bawa minum buat kalian" kata olivia dan ternyata tadi olivia pergi untuk membeli air minum untuk mereka, olivia memberikan nya pada Raka dan Leo
"makasih ya vi" kata Raka sambil menerimanya, saat olivia ingin memberikannya pada Paris laki-laki itu menolaknya dan memainkan ponselnya olivia hanya melihatny saja
Tak berapa lama datanglah seorang wanita yang membawa minum
"Paris nih minum lo"katanya sambil memberikannya, Paris menerimanya dan meminumnya sampai setengahnya
Olivia melihat wanita itu dan wanita itu juga balas melihat olivia, olivia ingat dengan makanannya dan memberikannya pada Paris, Paris hanya menatap kesal pada olivia, Paris berdiri dari duduknya dan mengambil kotak makan berwarna biru muda itu, dia membukanya dan berjalan menjauh
Paris menatap tong sampah dan membuang makanan yang olivia buat dengan sepenuh hati, senyumnya hilang olivia membuka mulutnya tak percaya begitupun dengan yang lain nya Paris mendekati olivia menatap Matanya oliviapun membalas tatapannya
__ADS_1
Paris melempar kotak makannya pada olivia dan olivia menangkap nya
"udah gue bilangkan gue gak akan pernah mau makan makanan lo" kata Paris pada olivia dan Paris pun berlalu untuk pergi dari tempat itu tapi tangannya di tahan
Paris berhenti dan berbalik matanya bertemu dengan mata sayu olivia diam sesaat sampai olivia angkat suara
"kenapa?? "tanyanya
Paris hanya diam dan melihat olivia
"kenapa kamu selalu tolak makan aku, aku gak kasih racun ke makanan itu"tanya olivia
"gue tau lo gak kasih racun ke makanan itu, klo lo kasih racun Leo udah mati sekarang" jawabnya sinis
Karna Leo selalu memakan makan yang olivia kasih ke Paris saat Paris menolaknya
"trus kenapa kamu selalu nolak makannya padahal aku buatnya susah payah Paris" tanyanya lagi yang tidak mengerti kenapa Paris selalu menolaknya
"karna lo yang buat jadi gue gak mau makan buatan lo dan menjauhlah dari hidup gue" jawabnya sambil menepis tangan olivia dan ingin berjalan menjauh tapi lagi lagi tangannya di tahan oleh olivia
"kenapa padaha aku lakuin itu karna aku menyukai kamu" tanya olivia kali ini Paris menepis tangan olivia dengan kasar sampai olivia terjatuh dan mengenai kursi hingga lutut nya berdarah
Semua orang di sana terkejut bahkan sahabatnya yang sudah ada dari tadi di belakang olivia, diana membantu olivia berdiri
Memang semenjak kelas dua SMA olivia selalu mengganggu Paris dengan makanan yang olivia buat atau yang lainnya
"hehh.. Dasar brengsek" kata bela yang emosi sahabatny di perlakukan seperti itu
"klo lo gak suka tinggal bilang aja gak usah begini"kata muti yang menatap Paris sinis
Paris memasukan tangannya ke kantong celana nya
"gue udah bilang baik baik sama dia tapi kayanya dia budeg atau gak ngerti gue ngomong apa sama dia"ucap Paris sambil tersenyum mengejek
"lo.."ucapan diana yang langsung di potong oleh olivia. Olivia menatap Paris dan Paris balas menatapnya
"gue minta maap klo selama ini gue udah ganggu lo, dan mulai sekarang gue gak bakalan ganggu lo dan menjauh sebisa gue-" kata olivia kesal dan air matanya sudah turun ke pipi putihnya itu olivia sadar kenapa dia selalu mengejarnya padahal laki-laki ini selalu membuatnya sakit hati olivia benar-benar marah apalagi sampai membuatnya seperti ini
"gue emang bodoh suka sama laki-laki yang gak punya hati kaya lo, dan mulai saat ini gue juga bakalan anggap bahwa gue gak pernah cinta sama lo" katanya sambil berlalu meninggalkan Paris dan yang lainnya
"kayanya lo udah keterlaluan men" ucap Leo sambil menepuk pundak Paris
__ADS_1
"harusnya lo gak kasar sama olivia, setelah ini jangan nyesel olivia sama gue" ucap Raka sambil berlalu meninggalkan paris yang masih diam
sejak hari itu olivia benar-benar menjauh dari Paris tapi tidak untuk Raka karna raka selalu menemuinya dan meminta maap atas apa yang di lakukan Paris
****
"ehh nii anak malah ngelamun" ucap diana yang membuyarkan lamunan olivia
"ngelamunin apa sih" tanya muti penasaran yang di angguki oleh diana dan bela
"kepo deh" jawabnya sambil tertawa
"ehh.. Elah nii anak" jawab muti sambil memutar bola matanya
Dua minggu sudah berlalu olivia sudah mengurus semua berkas" yang di perlukan untuk pergi kuliah di luar negri kemungkinan satu minggu lagi olivia berangkat
Sebenernya orang tua olivia berat hati untuk melepaskan anak kesayangan nya itu pergi tapi mereka juga harus merelakan anaknya mengejar cita-cita nya untuk menjadi dokter
"vi kita jangan sia-siain waktu kita kan seminggu lagi lo berangkat" ucap bela yang di angguki oleh sahabatnya itu
"gimana klo kita pergi nonton" jawab muti semangat
"okeh ayo berangkat" jawab diana sambil menarik tangan olivia
"nanti dulu gue mau kasih berkas ini ke dosen" jawabnya olivia
"mau kita anter" jawab diana yang melepaskan tangan olivia
"ngak usah gue sendiri ajah" ucapnya
"ya udah kita nunggu di perkiraan yah" jawab bela yang di angguki olivia.
"okeh jangan lama" ucap bela sambil pergi menuju parkiran
Oliviapun berjalan menuju ruangan dosen tersebut sesampainya disana olivia memberikan berkas yang kurang kepada dosennya itu
Di kolidor setelah olivia beres dengan urusannya olivia bertemu dengan Raka yang menyapanya
"Haii vi dari mana tumben sendiri" tanyanya yang heran karna biasanya olivia kemana mana selalu dengan sahabatnya
"Haii Raka mereka ada di parkiran ko ini juga mau kesana" jawab olivia
__ADS_1
"ohh ya udah barengan aku juga mau pergi ko" ajaknya yang di angguki oleh olivia, merekapun berjalan bersama sambil mengobrol kadang tertawa