
Tawa mereka hilang dan langkah mereka terhenti saat mendapati seorang laki-laki dan perempuan yang ada di hadapan mereka
"haii Raka mau kemana" tanya si wanita itu
"haii sofi Paris kita mau ke parkira" jawabnya sambil tersenyum
Olivia dan Paris hanya diam olivia melihat wanita cantik itu yang sedang mengandeng tangan Paris dengan manja nya sementara Paris hanya diam saja. Pandanga olivia bertemu dengan mata tajam Paris mereka saling menatap beberapa detik kemudian olivia memutuskan tatapannya dan berpindah menatap Raka
"Raka ayo mereka pasti udah nunggu lama" ajak olivia pada Raka dan raka meng iya kan
"kita duluan yah" ucap raka pada paris dan sofi
Olivia berjalan melewati Paris begitu saja sedangkan Paris masih berdiri di tempatnya
"Paris ada apah, bukannya kita juga harus pergi kerumah kamu" tanya sofi karna Paris masih diam di tempatnya, dan Paris hanya berdehem saja lalu melangkah kan kakinya menuju rumahnya
Di parkiran..
"lama banget sih" tanya bela
"loh ada Raka juga mau ikut breng kita" tanya diana
"ngak kita tadi cuman bareng aja kesininya" jawab Raka pada sahabat olivia mereka hanya mengangukan kepalanya
"yaudah aku duluan yah" katanya berpamitan dan lamgsuk masuk ke dalam mobilnya
Mereka sudah selesai menonton film kesukaan mereka dan memutuskan untuk pergi mencari makan karna ini sudah lewat jam makan malam
Mereka memilih salah satu restoran dekat dengan bioskopnya, mereka masuk kedalam dan memesan makanan mereka tak berapa lama pesanan mereka datang dan mereka memakan makanannya sambil asik mengobrol dan tertawa bersama
Mereka tak menyadari bahwa Paris juga berada di restoran yang sama dengan seorang wanita yang tak lain adalah sofi
Paris memperhatikan mereka yang asik tertawa bersama, sesekali Paris tersenyum sofi yang menyadari Paris sedang memperhatikan seseorang di meja itu pun bertanya
"bukan nya mereka siswi baru yang masuk tahun ini" tanya sofi pada Paris, yang membuat paris melihat ke arahnya Paris hanya berdehem sebagai jawabannya
"kita pindah ke meja mereka nyah" ajak sofi pada Paris namun belum sempat Paris menjawab gadis itu langsung berjalan meninggalkan nya
"haii" sapanya
Sontak 4sahabat itu menoleh ke asal suara yang menyapa mereka, dan mereka saling melihat satu sama lain mereka tak mengenal wanita itu
"aku sofi kamu masih ingat, yang tadi sore bersama Paris? Aku senior kalian" tanyanya pada olivia
Jelas saja olivia kenal wanita itu yang bergandengan dengan Paris lalu olivia tersenyum lebih tepatnya senyum terpaksa
"ahhh.. Iya aku ingat" jawannya malas
"bolehkah kita duduk di sini" tanyanya pada mereka der4
__ADS_1
4sahabat itu saling menatap satu sama lain
"kita" jawab olivia heran pasalnya dia sendiri
"iya, Paris sini" teriaknya memanggil Paris dan 4sahabat itu menoleh ke arah Paris laki-laki itu berjalan memuju mereka
"kenapa pindah, jangan ganggu orang lain" katanya sambil menatap olivia
"habisnya disana juga kamu selalu memperhatikan meja inikan" jawannya paris hanya diam, merekapun duduk
Baru saja Paris duduk olivia langsung berdiri dari duduknya dan membuat mereka melihat olivia
"gue ke toilet dulu" kata olivia
"perlu gue anter" tanya muti
"gak perlu gue sendiri ajah" katanya sambil berlalu pergi
Di toilet..
"kenapa harus ketemu sama laki-laki menyebalkan itu sih, apa lagi satu meja yaa ampunn" omelnya pada dirinya sendiri
Olivia mengeluarkan Ponselnya dan mengirim Pesan pada diana
Olivia📤
Gue gak mau satu meja sama dia, gue pulang duluan yahh..
Ponsel diana berbunyi menandakan ada pesan masuk diana langsung membukan pesan dari olivia itu
Diana📥
Jangan dong kita gimana
Kita pulang aja sekarang,lo buat alesan bilang klo ayah lo nyuruh lo pulang sekarang..
Olivia 📤
Yaudah deh tapi langsung pulang yah gue gak mau lama-lama ada di sini..
Diana 📥
Iya cepet kita pulang..
Olivia melihat dirinya di cermin dan bersiap untuk keluar, olivia berjalan menuju mejanya dengan berah malas karna paris selalu memperhatikan nya
"maap yahh gue harus pulang sekarang ayah gue telpon buat cepet-cepet pulang sekarang kayanya ada urusan dehh" ucap olivia pada mereka
"ohh.. Yaudah ayo kita pulang lo kan bareng kita dan lo ga bawa mobilkan" jawab Diana sambil memberikan kode pada bela dan muti
__ADS_1
"cepet benget sihh" kata sofi
"kita udah lama ko disini" jawab olivia sambil senyum terpaksa
Paris selalu memperhatikan olivia jelas jelas Paris dan sofi yang lebih lama disini, Paris tau yang mengirimkan pesan pada diana adalah olivia
"kamu pulang bareng aja sama kita bolehkah Paris" tanya sofi yang di angguki Paris
"ahh.. Gak usah aku gak mau ganggu diner kalian" jawab olivia
"ngak ko yah" jawab sofi memohon
"kita mau ke rumah bela dulu mau ambil bareng yakan olivia"tanya muri memberikan kode olivia
"ahhh..ii..iya aku mau ambil buku buat besok kuliah klo gitu aku duluan yah dah" merekapun bergegas keluar restoran
Di mobil..
"ahhhh.. Dia pikir dia siapa mau jadiin gue kambing congek kali yah yang liat mereka pacaran menyebalkan" kesal olivia dan sahabatnya hanya tertawa mendengar olivia merek kesal
"yahh untung nya kita cepet-cepet kabur kalo gak habis sudah lo vi jadi nyamuk haha" ledek muti merekapun tertawa
Sesampainya dirimah olivia langsung masuk gadis itu mendapati orang tuanya sedang menonton televisi sambil mengobrol
Olivia mendekati mereka dan mencium pipi mereka lalu duduk di antara mereka
"kenapa baru pulang"tanya ayahnya
"mereka mengajak aku main yah katanya tidak mau menyia nyiakan waktu bersama aku kan bentar lagi aku berangkat yah" kata olivia pada ayahnya
"benersih kamu juga di sana lamakan" jawab ibunya
"iya sih, yaudah deh aku ke kamar dulu ya ayah mah" kata olivia yang di angguki oleh mereka
Olivia berjalan menuju kamarnya untuk membersihkan diri dan tertidur
Keesokan nya..
Olivia sedang ada kelas hari ini ada peraktek
"baiklah anak anak sekarang cari pasangan kalian masing-masing untuk peraktek" kata dosennya
"kenapa mesti pasangan sih" gunamnya
"haii vi kamu belum ada pasangan kan" tanya Raka tiba-tiba ada di sampingnya
"belum" tanyanya sambil tersenyum
"kalo gitu aku boleh dong gabung sama kamu" tanyanya sambil tersenyum yang di angguki olivia
__ADS_1
"baiklah sekarang di atas meja kalian ada se ekor katak tenang saja kataknya sudah mati jadi kalian tidak usah takut, kali ini kalian akan praktek membedah katak itu dan kumpulkan tunggu kalian" jelas dosen tersebut
"kenapa harus katak sih bikin geli ajah" gunam olivia sambil menoel noel katak itu dengan gunting. Raka yang memperhatikan olivia yang ke gelian hanya menahan tawanya