Kehadiranmu

Kehadiranmu
Eps7


__ADS_3

Olivia terbangun Dari tidur nya dan menatap jam menunjukkan pukul 6pagi olivia menuju kamar mandi


Selang beberapa menit kemudian olivia selesai dan sudah berpakaian olivia akan pergi untuk melihat lihat kota ini dan pergi untuk melihat kampus barunya


Olivia menaiki bus untuk mengatarnya ke kampus sesampainya disana olivia berjaln seorang diri mengelilingi kampus barunya banyak orang berlalu lalang sesekali melihat ke arah olivia tapi olivia tak menghiraukannya


Saat olivia di kolidor olivia bertemu seorang laki-laki yang menyapanya


"haii dari Indonesia" tanyanya


Olivia diam dan melihatnya kemudian mengangguk dan menjawab


"iya, dari Indonesia juga" tanya balik olivia sambil menunjukan jarinya pada laki-laki itu


"iya sebelumnya kita juga pernah ketemu" jawabnya olivia mengerutkan dahinya


"benarkah dimana" tanya olivia heran


"di Universitas xx, waktu itu aku gak sengaja nubruk kamu" jawabnya


"ahh benarkah, maaf aku lupa" ucap olivia


"gimana klo kita ngobrolnya di bangku taman biar enak" tanyanya yang di angguki oleh olivia


Merekapun sampai dan duduk di bangku taman


"ohh iya nama kamu siapa kita belum kenalan "tanyanya sambil menjulurkan tangannya


"olivia hermawan, kamu" tanyanya sambil membalas uluran tangannya


"reza putra ardian" jawannya sambil tersenyum, merekapun melanjutkan mengobrol reza mengajak olivia berkeliling kampus mereka kebetulan mereka juga satu jurusan



Dua tahun sudah paris tak pernah bertemu dengan olivia, dan sipatnya yang semakin cuek dan dingin terhadap semua wanita yang mendekatinya termasuk sofi tunangannya



Paris sudah pergi ke london untuk bertemu olivia tapi paris tak menemukan olivia


Tentang hubungannya bersama sofi mereka sudah bertunangan satu tahun yang lalu, tapi paris tak pernah menganggap nya paris hanya mengikuti kemauan papahnya


__ADS_1


Paris yang kini juga harus membantu papahnya untuk mengurus perusahaannya sambil kuliah paris ingin menyibukkan dirinya agar bisa melupakan olivia tapi seberapa keras paris mencoba ingin melupakan olivia gadis itu seolah olah selalu ada dalam kepalanya paris memejamkan matanya di kursi kantor papanya paris tidak tau olivia dimana paris begitu merindukan olivia



"sayang ayo kita keluar untuk pergi makan" suara perempuan tiba\-tiba terdengar oleh paris, dan perempuan itu berjalan mendekatinya paris melihatnya dengan malas



"aku sibuk" jawabnya paris sambil mengerjakan pekerjaannya padahal paris tak sedang sibuk


"kau selalu saja, kita ini sudah bertunangan tapi untuk pergi kencan saja bisa terhitung, ayolah paris" rengeknya pada Paris tapi laki\-laki itu hanya diam tak menghiraukan nya, paris tidak suka di ganggu dan tidak suka wanita yang manja



"sebentar lagi aku ada rapat gak bisa, pergilah aku sibuk" jawabnya sambil pokus ke arah layar komputernya


Sofi yang melihat itu pergi dengan kesal karna paris selalu tak pernah ada waktu untuknya



Sementara olivia disana tengah sibuk dengan Kuliahnya olivia yang kini kian dekat dengan reza dan selalu bersama, reza selalu membantu olivia jika olivia membutuhkan sesuatu


Olivia yang kini berada di kampusnya bersama reza mereka berjalan menuju kelas mereka tiba-tiba mata olivia di tutup oleh seseorang


"siapa jangan bercanda reza apa yang kau lakukan" ucap olivia pada reza, sementara orang yang menutupi mata olivia memberikan kode supaya reza diam, reza yang mengerti hanya mengangukan kepalanya


"lalu siapa ayolah jangan main main atau aku akan injak kaki mu" tanyanya olivia yang kesal


Orang yang menutupi mata olivia hanya terkekeh mendengar olivia mengomel dan merutuki dirinya, lalu orang itu melepaskan tangannya


Olivia berbalik ingin melihat orang yang sudah menutupi matanya itu dan olivia terkejut mendapati sahabatnya ada di depannya


"ahkkk.. Diana kenapa lo ada di sini" tanya olivia langsung memeluk sahabat nya itu dan diana pun membalas pelukannya


Yah diana yang menutupi mata olivia, diana sebenarnya ingin menemui olivia tahun lalu tapi karna dia juga sibuk jadi tak bisa menemuinya dan baru kali ini diana bisa menemui olivia


"tadi malem" jawabnya


"dan lo gak kasih tau gue" tanya olivia yang kesal dan memajukan bibirnya itu


"gue kangen banget sama lo" ucap olivia pada diana


"gue mau kasih kejutan dong makannya gue kesini cari lo dan gue juga kangen banget sama lo" jawabnya sambil tersenyum

__ADS_1


"kalian asik berpelukan aku juga pingin di peluk juga" ucap reza yang angkat suara memecah obrolan antara sahabatnya itu


"siapa dia, pacar lo yah" tanya diana sambil tersenyum


"apaan sih bukan juga, kenalin dia reza temen gue selama gue ada di sini, dia juga selalu bantu gue" jawan olivia


"ohhh kirain, maap yahh olivia emang nyusahin" ucap diana pada reza, olivia mendesah kesel pada sahabatnya ini lalu olivia memukul tangan diana


Reza hanya tersenyum


"ishhh lo ini yah sini gue pukul lo" ucap olivia pada diana


"gak apa-apa ko kitakan berteman" jawab reza


"yaudah kalo gitu kita jalan jalan, kita habisin waktu kita" jawab olivia semangat yang di angguki oleh diana dan reza


Mereka mendatangi banyak tempat dan berpoto mereka benar-benar menghabiskan waktu mereka sampai larut malam dan kini olivia dan diana sudah ada di apartemen olivia, reza sudah pulang ke rumahnya setelah menganterkan olivia dan diana pulang


"ahhh gue masih mau jalan-jalan, apa besok lo ada kelas" tanya diana pada olivia yang sedang memainkan ponselnya sambil tiduran di atas tempat ranjangnya


"ada tapi hanya satu aja ko, habis itu ayo kita jalan-jalan lagi" jawab olivia sambil duduk dari tempat tidurnya dan melihat diana


"oke dehh" jawabnya merekapun tidur karna ini sudah sangat larut


Pagi harinya..


"olivia bangun bukannya lo ada kelas pagi" tanya diana pada olivia sambil membangunkan olivia yang masih betah dengan selimutnya


"jam berapa sekarang" tanyanya masih tidur, karna olivia tidur larut dan masih mengantuk untuk bangun


"jam setengah 7" jawannya diana olivia langsing terbangun dan berlari menuju kamar mandinya sambil mengomel pada dian


"kenapa lo baru bangunin gue sekarang" tanya olivia sambil berlari


"lo nya aja yang susah di bangunin " jawab diana sambil tertawa karna olivia terus mengomel


Diana yang menyiapkan sarapan untuk mereka melihat olivia sudah rapi dan bergesan akan pergi


"sarapan dulu" ucap diana yang melihat olivia bergesan akan pergi


"gak sempet gue ambil aja rotinya, biar nanti gue makan sambil jalan" ucap olivia buru-buru


"susunya di minum juga" ucap diana

__ADS_1


"gak sempet buat lo ajah" jawabnya sambil berlalu keluar apartemennya diana hanya menggelengkan kepalanya heran


"apa dia setiap hari seperti ini, apa dia makan dengan benar" ucap diana pada dirinya sendiri


__ADS_2