
Hari yang di tunggu-tunggu pun telah tiba, tapi tidak untuk paris wajahnya tidak menunjukan jika ia sedang berbahagia atas pernikahan nya dengan sofi
Walaupun wajahnya yang sangat tampan bahkan semua laki-laki yang melihatnya akan iri ia begitu mempesona dan sangat tampan hari ini
Jelaslah orang ini hari pernikahannya tapi
Wajahnya datar dan tidak menunjukan senyum sedikitpun,
"wah.. Wah.. Lo jangan begitu dong, hari ini hari yang di tunggu-tunggu bukan lo sekarang sudah resmi jadi suami sofi, senyumlah sedikit jangan seperti itu" ucap leo pada sahabatnya itu
"iya kasihan sofi, lo terlihat seperti terpaksa menikahi nya" sambung raka pada paris
"haha dasar **** dia memang terpaksa" balas leo pada raka, rakapun memukul kepala leo
"dasar bodoh kecilkan suaralo" dan leopun hanya merintih kesakitan
Sementara paris hanya diam dan tidak menggubris ucapan sahabatnya itu, sampai semua orang melihat ke satu arah dan melihat sepasang manusia yang sedang berjalan berdampingan
Si wanita sangat cantik dengan dress pesta tanpa lengan dengan rambut yang di biarkan terurai sambil bergandengan dengan si pria itu, dan si pria yang begitu tampan dengan setelan jasnya yang sangat pas dan cocok di tubuhnya (klo di bandingin pasti sebelas dua belas dengan Paris ketampanannya)
Dan dua insan itu berjalan melewati banyaknya tamu undangan yang hadir di acara ini wanita itu adalah olivia dan olivia berjalan sangat anggun dengan percaya dirinya bersama pria itu dan tidak lain adalah Rocky
"apa aku terlihat jelek kenapa mereka melihat kita seperti itu?" bisik olivia pada Rocky
"haha, mereka terpesona oleh mu, aku sudah bilangkan jangan terlalu cantik" balas Rocky pada olivia
"jangan mulai oke" ucap olivia melihat Rocky
Rocky hanya terkekeh, dan merekapun sampai di hadapa pengantin baru itu,
"selamatyah, semoga kalian bahagia" ucap olivia pada paris dan juga sofi sambil mengulurkan tangannya pada paris dan tersenyum memberikan selamat pada mereka
Walaupun tidak mau olivia harus tersenyum dihadapan mereka saat ini, meski hatinya sakit melihat orang yang ia cintai menikah dengan orang lain,
Dan mulai sekarang olivia harus berusaha melupakan laki-laki yang ada di hadapannya saat ini, dan membiarkannya bahagia dengan kehidupan barunya bersama pasangannya
"kau terlihat sangat cantik olivia aku merindukanmu" ucap paris dan yang tiba-tiba memeluk olivia, sementara Rocky dan sofi juga raka dan leo hanya diam melihat paris memeluk olivia
__ADS_1
"paris lepaskan aku, apa kau sudah gila, kau memelukku di hadapan banyak orang dan juga istrimu" ucap olivia yang berusaha melepaskan pelukan paris
"aku merindukanmu, aku benar-benar minta maaaf padamu olivia" oliviapun mendorong tubuh paris dan pelukannya pun terlepas
"ahh.. Iya perkenalkan ini Rocky" ucap olivia mengalihkan pembicaraan mereka
Karna olivia merasa tidak enak pada sofi kini paris bukan lagi miliknya melainkan milik orang lain
"Rocky kekasih olivia" sambung Rocky melihat paris, dan olivia hanya membiarkan Rocky berbicara seperti itu
"paris" jawabnya melihat Rocky malas
"raka"
"leo" sapa mereka
"semoga kalian bahagia yah, kalian terlihat sangat serasi sekali" ucap leo pada Rocky dan olivia dan merekapun hanya tersenyum
oliviapun menatap sofi dan mengucapkan selamat padanya
"selamatyah sofi, maaf aku gak bisa lama-lama disini aku masih ada urusan, semoga kalian bahagia" ucap olivia memeluk sofi
"kenapa cepat selaki kamu pergi? Ahh maksudku kalian baru saja datang bukan makanlah sesuatu dulu baru pergi" ucap raka menatap olivia
"iya kita baru bertemu kembali bukan" sambung leo yang di angguki oleh raka
Oliviapun melihat ke arah Rocky
"kita masih ada urusan" ucap Rocky pada mereka
"iya maafyah, kalau begitu aku pergi dulu" ucap olivia berpamitan pada mereka, dan Rockypun mengajak olivia pergi dari sana karna Rocky tau olivia saat ini pasti tidak dalam mood yang baik
Rocky mengajak olivia ke suatu tempat yang sangat menyejukan, untuk menenangkan hati olivia malam itu hatinya terasa begitu perih sekali padahal ia tidak terluka
Olivia melihat lagit malam bahkan bintang pun sembunyi dibalik awan, entah kenapa air matanya turun begitu saja
Tiba-tiba Rocky memeluknya dan oliviapun membalas pelukan Rocky
__ADS_1
"aku tidak ingin menagis hiks.. tapi kenapa air mata ini hiks.. malah jatuh dengan Sendirinya, dan kenapa hati ku hiks.. terasa sangat perih padahal aku tidak terluka hiks" tangis olivia pecah
Dan Rocky hanya membiarkan olivia berbicara padanya
"jangan menangis ada aku disini, kamu berjanji akan membuka hatimu untukku bukan, kau harus ingat jika aku selalu menunggu mu" ucap Rocky sambil membelai rambut olivia
"maafkan aku hiks" balas olivia
"sudahlah tidak apa-apa, jangan menangis kau terlihat jelek, aku tidak suka melihat kau menangis" ucap Rocky menenagkan olivia
Rocky membawa olivia pulang, karna takut jika orang tuanya khawatir pada olivia karna ini sudah hampir tengah malam,
Di dalam mobil Rocky olivia terus saja melamun dan melihat ke arah jendela mobil melihat jalanan yang hampir sepi
Tiba-tiba ponselnya berbunyi oliviapun menerima panggilan tersebut
"ya dokter reza ada apa? Tanya olivia
"................... "
" ada apa, apa ada operasi malam ini?" tanya olivia
".................. "
" APA... dokter jangan bercanda" ucap olivia marah pada dokter reza yang menghubunginya
Sementara Rocky milihat khawatir karna olivia terlihat sangat panik dan mulai menagis kembali
"............... "
" hiks.. aku akan kesana sekarang juga, tolong selamatkan mereka aku mohon" pinta olivia pada dokter reza sambil menangis lalu olivia memutuskan panggilan tersebut dan menatap Rocky
"antarkan aku ke rumah sakit sekarang juga aku mohon" pinta olivia pada Rocky
"ada apa, kenapa kamu panik seperti itu? Tanya Rocky pada olivia
Tinggalkan jejak kalian dong, biar author buat novelnya tambah semangat dan makin seru
__ADS_1
Maafkan aku jika banyak tyfonya 😥😥