
"Rocky..." teriak olivia memanggil Rocky dan olivia pun bangun dari tidurnya, olivia melihat sekeliling tidak ada satu orangpun olivia berjalan menuju kamar mandi dan tidak ada siapa siapa oliviapun berjalan ke arah pintu untuk keluar dari kamar
Olivia hanya melihat para pelayan yang sedang bekerja dan para pelayan itu melihat olivia yang menuruni anak tangga dan berjalan menuju ruang tengah sambil terus memanggil nama Rocky
Salah satu pelayan disana menghampiri olivia
"nona sudah bangun, mau saya buatkan sesuatu.?" olivia melihat pelayan itu
"dimana ini? Dimana Rocky?" olivia malah bertanya balik pada pelayan itu
"ini rumah tuan Rocky nona, dan tuan Rocky sedang ada urusan diluar, tuan Rocky berpesan jika nona sudah bangun saya harus membuatkan makan untuk nona" jelas pelayan itu
"kemana Rocky pergi apa dia baik-baik saja" tanya olivia pada pelayan itu
"tuan tidak apa-apa nona, sebaiknya nona makan dulu tuan bilang nona belum makan" ucap pelayan itu melihat olivia
"aku tidak ingin makan sebelum Rocky kembali dan aku melihat nya baik-baik saja" ucap olivia lalu pergi dari ruang tengah menuju kamar yang olivia tempati tadi
Sungguh olivia takut terjadi sesuatu pada Rocky karna sebelum olivia tak sadarkan diri olivia sempat mendengar suara tembakan dan olivia takut Rocky terluka karnanya
Di tempat lain
"bos kami sudah menjalankan perintah mu" ucap asistennya pada Rocky
Dan Rocky tersenyum puas melihat asistennya itu
"bagus siksa dia sampai dia mati karna dia telah berani menyakiti gadisku" ucap Rocky pada asistennya itu sambil duduk dan menyenderkan tubuhnya di sebuah kursi
"bagai mana dengan orang-orang kita yang terluka apa sudah di obati" tanya Rocky pada asistennya itu
"sudah bos dokter sudah memeriksa mereka" ucap asistennya yang bernama reyhan
Tiba-tiba ponsel rey berbunyi dan menandakan ada panggilan masuk dan reypun menerima panggilan tersebut setelah beberapa saat reypun mengakhiri panggilan tersebut
"bos nona olivia sudah sadar dan mencari mu, pelayan di rumah sudah memintanya untuk makan tapi nona olivia malah memgusir para pelayan" jelas reyhan pada Rocky
"aku sampai lupa jika olivia ada di rumahku, baiklah kita pulang sekarang" ucap Rocky dan langsung bergegas untuk segera pulang dan menemui olivia
"baik" ucap asistennya
__ADS_1
Sementara orang tuanya teus mengkhawatirkan olivia yang belum pulang sejak kemarin siang dan ini sudah pagi olivia belum juga pulang
Mereka sudah menghubungi sahabatnya tapi sahabatnya bilang jika mereka berpisah sewaktu di restoran kemarin,
Mereka terus menghubungi olivia tapi ponselnya tidak dapat di hubungi lalu ponselnya tidak aktiv
Kembali lagi pada olivia
Olivia sedang melamun di dalam balko kamarnya olivia terus berpikiran hal buruk terjadi pada Rocky dan ini semua karna dirinya pikir olivia
Olivia terus saja melamun sampai seseorang memegangi tangannya dan membuyarkan lamunannya
Olivia terkejut karna itu dan olivia melihat Rocky yang sedang berdiri di sampingnya
"ada apa kenapa tidak makan?" tanya Rocky menatap olivia
Olivia langsung memeluk Rocky saat itu juga dan olivia menangis di dalam pelukan Rocky
"kenapa kau pergi, aku takut terjadi sesuatu padamu" tangis olivia pada Rocky
"aku ada disini dengan mu aku sudah bilang tidak akan terjadi sesuatu pada mukan" Rocky yang membalas pelukan olivia
Dor.. Dor..
Suara tembakan dari musuh Rocky dan juga dari bawahan Rocky
Tembakan dari musuh Rocky yang mengarah pada dadanya tapi untunglah Rocky bisa menghindar dan hanya tergores tangan kirinya
Olivia yang nendengar itu langsung tak sadarkan diri karna terkejut dan juga ketakutannya
Dan saat itu juga bawahan Rocky langsung menembaki kedua lengan musuhnya itu agar tidak bisa berbuat apa-apa
Rocky berlari ke arah olivia dan menggendong nya menjauh dari tempat itu
"bawa dia ke markas siksa dia karna berani beraninya dia menyentuh gadisku" ucap Rocky pada asistennya
"baik" ucap mereka serempak
Rocky membawa olivia kerumahnya yang Rocky beli jika Rocky datang untuk menemui olivia
__ADS_1
Dan disinilah olivia berada di rumah Rocky
"apa kamu baik-baik saja, apa kau terluka dan kamu dari mana saja" tanya olivia menatap Rocky, sementara Rocky hanya tersenyum mendengar olivia bertanya seperti itu
"apa kamu takut terjadi sesuatu padaku?" tanyanya balik Rocky menatap olivia
"tentu saja, kau pikir aku tidak khawatir pada mu" ucap olivia marah pada Rocky
"aku senang kau khawatir padaku, itu artinya kau takut kehilangan ku" balas Rocky
Olivia yang terus menatap Rocky lalu membuang muka ke arah lain, dan tidak menjawab ucapan Rocky
"aku tidak ingin bicara lagi padamu, kau berbohong padaku pergilah" olivia berjalan dari balkon dan masuk kedalam kamarnya lebih tepatnya kamar Rocky lalu duduk di tepi ranjang
Rocky melihat olivia yang duduk di ranjangnya lalu berjalan mendekati olivia dan duduk di depan olivia dan menatapnya
"kau tau semua tentangku, tapi aku tidak tau sedikitpu tentang mu" ucap olivia dan balas menatap Rocky
"ahh.. Aku ini kenapa tentu saja aku bukan siapa siapa mu lalu untuk apa aku tau semua tentangmu hahaha" sambung olivia lalu membuang muka ke arah lain
Rocky hanya diam memperhatikan olivia
"aku akan pulang" ucap olivia yang berdiri dari duduknya dan pergi menuju pintu
Olivia baru saja ingin membuka pintu tapi Rocky menahannya dan oliviapun melihat ke arah Rocky
"jika aku jujur padamu apa kamu akan menerima ku untuk menemaniku sampai aku menua dan umurku 93tahun dan sedang terbaring lemah di ranjang rumah sakit" tanya Rocky yang menatap mata olivia yang balas menatapnya juga
"kalau seandainya aku tidak mau apa kau akan tetap jujur padaku?" tanya balik olivia pada Rocky
"aku akan jujur padamu tapi aku tidak mau kau mengatakan tidak olivia"
"aku ini memang seorang bos mafia, aku takut mengakui ini tapi kau sudah tau, aku takut kau pergi meninggalkan ku, kau adalah wanita pertama yang membuatku seperti ini olivia, kau adalah kelemahanku karna aku mencintaimu olivia" sambung Rocky dan mentap olivia
"tapi Rocky.. " Rocky langsung memotong ucapan olivia
" aku tidak memintan jawaban sekarang olivia aku akan menunggumu tapi aku tidak ingin kau bilang tidak olivia" ucap Rocky lalu memeluk olivia dan olivia membalas pelukan Rocky
Olivia memang sangat nyaman saat bersama Rocky tapi olivia harus berusaha untuk melupakan paris terlebih dulu, dan menata hatinya membuka lagi hatinya untuk Rocky
__ADS_1