Kehadiranmu

Kehadiranmu
Eps5


__ADS_3

Hari ini hari ulang tahun kampus semua murid sedang berkumpul di lapangan dan menikmati acara tersebut,


Dan malam nanti olivia juga berangkat untuk kuliahnya keluar negri, olivia menyempatkan diri untuk ikut acara ulang tahun kampusnya


"vi lo bukannya istirahat dan siap siap buat pergi malah disini" tanya bela yang di angguki diana dan muti


"gue mau nyumbang lagu, habis itu juga gue pulang ko" jawabnya pada sahabatnya itu


"yaudah dek ntar gue videoin buat kenang kenangan kita"jawab muti bersiap dengan kameranya


Setelah sambutan dari dekan dan beberapa acara, kini acara dimna semua murid bisa menyumbangkan bakat mereka


Olivia bersiap untuk naik ke atas panggung setelah ini gilirannya


"baiklah selanjutnya olivia dan juga raka akan membawakan sebuah lagu untuk kita semua dan silahkan untuk naik ke atas panggung" kata mc tersebut


Olivia dan raka menaiki panggung nya dan bersiap, raka memangku gitarnya dan olivia bersiap untuk bernyanyi


"sebelumnya kami minta maap jika lagu kami tak enak dan fals, dan semoga kalian menyukainya" ucap olivia pada semua mahasiswa disana


Olivia sekilas melihat raka dan mengangukan kepalanya raka mulai memainkan senar gitarnya semua hening untuk mendengarkan mereka


Aku diharapkan pilihan


Antar benar dan salah


Aku mencintai kamu


Sangat mencintai..


Kamu berjalan bersamanya


Selama kamu dengan ku


Begitu rumitnya dunia


Hanya karna sebuah rasa cinta...


Jadilah aku, kamu dan dirinya


Berada didalam dusta yang tercipta..


Mengapakah harus ku rasa


Sepenting itukah cintamu..


Kita berawal karna cinta


Biarlah cinta yang mengakhiri..


Jadilah aku kamu dan dirinya


Berada didalam dusta yang tercipta..


Mengapakah harus ku rasa


Sepenting itu kah egomu


Kita berawal karna cinta


Biarlah cinta yang mengakhiri..


Kamu di hadapkan pilihan


Antara aku dan dia


Begitu rumitnya dunia


Hanya sebuah rasa cinta..


Suara semua orang tepuk tangan, karena olivia bengitu menyati nyanyiannya dan terdengar begitu merdu

__ADS_1


"terimakasih" katanya dan turun dari panggung, bersama raka


"wahh lo keren vi sampai menghayati banget tuh lagu apalagi di barengan gitarnya raka" puji diana dan rakapun pamit karna masih ada urusan


"ayo kita harus berangkat sekarang"ajak bela dan merekapun pergi dari sana diparkiran


"bentar gue mau ke toilet bentar" ucap olivia sambil berlari menuju toilet


"cepetan jangan lama" teriak muti yang di acungi jempol oleh olivia


Sesampainya di toilet dan olivia selesai dengan urusannya saat olivia membuka pintu toiletnya olivia terkejut karna paris yang tiba-tiba ada di sana dan mendekati olivia, olivia melangkah mundur karna paris trus melangkah mendekatinya sayangnya olivia tertahan oleh tembok


"apa yang kau lakukan ini toilet wanita " tanya olivia paris hanya diam dan tangannya menghalangi olivia supaya tidak bisa kabur darinya


"kenapa, apa kamu akan pergi" tanya paris


"ya" jawab olivia singkat


"kenapa" tanyanya lagi


"karna kau yang menyuruh ku untuk pergi" jawabnya sambil menatap mata paris


"jika aku meminta kamu tinggal disini kamu akan menurut" tanyanya lagi sambil memajukan wajahnya sampai napas nya bisa olivia rasakan


"tidak" jawannya


"kau yang menyuruh ku menjauh darimu dan pergi darimukan dan sekarang aku akan pergi dan kau tidak bisa mencegahku lebih baik kau per... "ucapan olivia tiba-tiba terpotong karna


Cup...


Paris mencium olivia, olivia melebarkan matanya tak percaya paris menciumnya dan ini


'ciuman pertama gue' batin olivia


Paris menjauhkan wajahnya dari olivia dan melihat Olivia masih terdiam dan belum fokus


"jangan menyuruhku pergi olivia, karna aku gak akan pergi" ucap paris dan


Pintu toilet terbuka dan


"olivia cepet ta....n" ucap diana yang langsung bisa melihat olivia dan Paris begitu dekat


Olivia mendorong tubuh paris supaya menjauh darinya dan olivia berjalan dan menarik tangan diana menjauh


"apa yang lo lakuin sama paris" jawabnya saat berjalan menuju parkiran, olivia menghentikan langkahnya dan menatap diana, tapi olivia masih diam


"gue sahabat sama lo udah lama dan lo gak mau cerita sama gue" katanya lagi


"dia ambil ciuman pertama gue di" jawabnya sambil menundukan kepalanya


"APAAA" diana tak percaya apa yang olivia katakan padanya


"apa lo bilang gue gak salah dengerkan" tanyanya lagi


"paris cium gue, dia minta gue jangan pergi" jawannya


Diana mengelengkan kepalanya tak percaya


"apa dia sakit, dia sendiri yang bilang supaya lo jauhin dia dan pergi" katanya olivia hanya diam


"apa lo bakalan tetep pergi" tanyanya olivia mengangukan kepalanya


"bagus deh, yaudah lupain itu kita harus pergi sekarang" katanya sambil menarik tangan olivia




Saat olivia pergi paris ingin mengikutinya tapi ponselnya berbunyi dan itu dari paparnya


"hemm" jawabnya

__ADS_1


"pulang sekarang" kata paparnya yang di seberang sana


"paris masih ada urusan pah" jawabnya malas


"ini penting paris, kamu harus pulang sekarang juga" kata papanya seperti memerintah


Paris mematika telponnya sepihak tak peduli jika papanya akan marah,


Paris berjalan menuju mobilnya untuk segera pulang


30menit kemudian paris sampai di rumah dan mendekati papanya yang sedang mengobrol bersama pria yang seusia papanya dan seorang wanita yang menatapnya dan tersenyum pada paris



Paris menghampiri papanya dan menyapa pria yang paris tau rekan bisnis papanya


"malam semua" kata Paris memberikan salam bagai manapun juga paris harus melakukan itu jika tidak ingin papanya marah



"duduklah" jawab papanya


"paris masih ada urusan pah" katanya


"sudahlah duduk dulu sebentar yah sayang" jawab mamanya sambil memegang tangan paris



Terpaksa paris menuruti apa kata mamahnya dan mereka asik mengobrol dan tak menghiraukan paris yang sudah kesal



"paris menurutmu sofi bagaimana" tanya papanya tiba\-tiba


Paris menatap papanya malas


"dia baik cantik" jawabnya cuek


Mereka semua tersenyum termasuk sofi yang di puji oleh paris



"kalo gitu kalian akan kami jodohkan" jawab ayah sofi yang di angguki oleh papa paris


Sontak paris terkejut dengan yang di katakan ayahnya sofi



"paris bukan anak kecil lagi, paris bisa cari pasangan sendiri" jawannya tak terima lalu paris berlalu menuju kamarnya



Sofi dan ayahnya sudah pulang dari rumah paris ayah paris melangkah menuju kamar paris dan membukanya


Paris menatap papanya kesal



"papa gak peduli tapi kamu gak bisa menolaknya paris kita sudah lama bekerja sama dengan ayahnya sofi" kata padanya dan berlalu meninggalkan paris



Paris kesal dan pergi dari rumahnya setelah membuat kamarnya berantakan


"kamu mau kemana paris" tanya ayahnya saat paris melewati ruang tengah dimana papah dan mamahnya masih mengobrol



Paris tak mendengarkan Papanya yang terus memanggil namanya paris berlalu dengan mobilnya menuju bandara


__ADS_1


Olivia sudah siap untuk pergi dan mendorong kopernya dan di sampingnya ada sahabat sahabatnya dan orangtua nya


__ADS_2