
Paris membawa olivia kedalam mobilnya dan pergi dari sana, sahabatnya pun bergegas mengejar mereka dan pergi dari restoran Setelah membayar makanan mereka
Di dalam mobil olivia hanya diam karna takut melihat paris yang sudah emosi karnanya, paris membawa mobilnya diatas rata-rata parispun membawa olivia ke apartemen nya dan membanting pintu apartemen nya olivia takut karna olivia baru melihat paris semarah ini pada nya
"kamu bilang kamu tidak baik untukku, itu karna kamu berjanji pada ibuku jika kamu akan pergi dariku kan olivia, apa kamu tidak mencintaiku hah" ucap paris marah sambil menatap tajam pada olivia
Olivia hanya diam berdiri, paris menariknya dan membiarkan olivia duduk di sofa ruang tengah
"orangtua ku bilang jika kau harus pergi dari hidupku dan kamu menurutinya dan membiarkan ku menderita seperti ini olivia" ucap paris lagi yang sudah duduk di lantai dan menundukan kepalanya di lutut olivia
Olivia sudah menangis melihat paris seperti itu
"aku harus apa aku ingin kamu baik-baik saja, dan aku berhasilkan kamu ada disini di hadapanku dan sehat, aku harus menepati ucapan ku pada orangtua mu, aku tidak ingin kau tiada walaupun kau akan menjadi milik orang lain" ucap olivia sambil menagis
Paris mengangkat kepalanya dan melihat olivia
"sudah ku bilang aku tidak ingin menikahinya olivia" ucap paris menatap olivia
__ADS_1
"tapi kamu harus, dia sakit sekarang dia butuh kamu dari pada aku" balas olivia menatap paris
Parispun berdiri dan melempar pas bunga yang ada di meja, olivia terkejut paris melemparkan pas bunga itu,
Di luar apartemen sahabatnya khawatir dan terus mengedor pintu apartemen paris karna pintu di kunci dari dalam oleh paris
Paris yang mendengar keributan dari luar berteriak pada mereka
"pergi dari sini biarkan aku sendiri dengan nya" teriak paris pada sahabatnya itu
"gue khawatir sama olivia paris biarkan kita masuk" teriak diana pada paris
Merekapun pergi dari sana membiarkan olivia dan Paris menyelesaikan masalahnya, olivia mendekati paris yang penuh emosi
"tolong jangan seperti ini paris" ucap olivia sambil memegang tangan paris
"aku harus apa aku tidak mau menikahinya, aku sangat mencintaimu olivia" jawab paris menatap olivia
__ADS_1
Oliviapun memeluk paris untuk menenangkan nya,
"aku akan selalu ada untuk mu paris, tapi tenanglah jangan seperti ini kamu membuatku takut" ucap olivia
"maafkan aku olivia aku marah pada diriku sendiri" balasnya paris membalas pelukan olivia
Karna lelah parispun tidur di sofa sambil memeluk olivia yang ikut tertidur dengannya 1jam kemudian olivia bangun dan melihat paris sedang tertidur, olivia bangun dari tidur nya dan melihat ponselnya ada 8 panggilan masuk dari suster tika, sebelum pergi dari apartemen paris olivia membuat pesan agar paris tidak mencarinya dan mencium paris sekilas lalu pergi dari sana dan menuju rumah sakit
Sesampainya di rumah sakit olivia langsung bergegas menuju ruang operasi nya setelah suster tika memberi tau jika ruangannya sudah siap
Dilain tempat paris terbangun dari tidurnya dan melihat olivia Sudah tidak ada di sampingnya, parispun mencarinya dan memanggilnya namun tidak ada, paris menemukan sebuah kertas di meja dekat sofa yang tadi mereka tiduri
'sayang, maaf aku harus pergi ke rumah sakit karna ada jadwal operasi siang ini, maaf aku tidak membangun kan mu karna aku lihat kau begitu lelah
Aku mencintaimu olivia '
Parispun tersenyum karna olivia kembali menyebut nya sayang, itu tandanya olivia masih mencintainya
__ADS_1
Parispun bergegas membersihkan dirinya dan setelah rapi dengan bajunya paris bergegas ingin menuju rumah orangtua nya
Haii.. Haii.. Haii giman seru gak jangan lupa like komen sayang ku😘