
"Kekuatan Jiwa...!!! Jadi Dia saat ini juga menunggu Seseorang yang mampu menakhlukanya...!!!! Ehmm menurutmu Apa aku mampu menakhlukan petir langit itu...!!!" Ucap Rama sedikit Ragu dengan kekuatanya agar dapat menakhlukan Petir langit itu...
"Aku tidak tau...!!! Tapi kemungkinan besar petir itu Sudah dapat mengenali siapa tuanya yang baru dan Semua tergantung dari takdirmu...!!!! Dan petir itu hanya mampu di takhlukan dengan Jurus pengikat jiwa yang kau miliki saat ini... Dan semua tergantung dari Kekuatanmu sendiri...!!!!" Jawab Hydra mencoba meyakinkan Rama..
"Sebaiknya kamu tingkatkan lagi jurus pengikat jiwamu itu... Karena aku merasa saat ini Jurus itu belum Sempurna sepenuhnya... Dan Untuk menyempurnakan Jurus Pengikat jiwa itu kamu membutuhkan Darah suci yang sama dengan Darahmu.. Cukup satu tetes Dan murnikan pada Simbol yang ada di tubuhmu itu...!!!! Bukankah Kamu memiliki Adik yang darahnya sama denganmu... Itu akan memudahkanmu tanpa harus bersusah payah mencarinya....!!!!"Kembali Hydra memberikan Masukan pada Rama...
"Owh begitu ya.... Aku akan memintanya nanti.. Lalu sebenarnya darimana Asal kalian... Apa kau mengetahui keberadaan Batu yang satunya....!!!" Ucap Rama penasaran...
"Ehmm Aku tak tau dia dimana Sekarang... Dan Dialah yang terkuat di antara kita bertiga... Sebaiknya saat ini Kamu tingkatkan kekuatan jiwamu terlebih dahulu... Karena bukanya besok kamu akan Mengambil Batu meteor langit itu...!!!" Ucap Hydra.. Lalu merekapun melanjutkan aktifitasnya masing masing... Rama akan kembali ke Alam bumi untuk meminta Darah suci adiknya... Karena Hanya Yana yang memiliki darah yang cocok dengan Rama...
Sesampainya di Alam bumi.. Saat ini Rama tak lupa meminta ijin pada Orang tuanya ... Rama juga menceritakan tentang keberadaanya di Kerajaan Air.. Dan itu semakin membuat Ibu Rama tak sabar bertemu dengan Keluarganya di Kerajaan Salju Ez... Karena bagaimanapun Jarak Kerajaan Air dan Kerajaan Salju Ez sudah tak terlalu Jauh.. Ibu Rama juga sangat berharap keluarganya Saat ini dalam keadaan Baik baik saja disana... Yang Ibu khawatirkan adalah ketika Rama memasuki Kerajaan Api.. Dimana kerajaan Api adalah kerajaan Yang selama ini membuat kekacauan di Kerajaan Salju Ez.. Dan itu dapat membahayakan Rama dan Temanya Nanti... Tapi disisi Lain Rama telah meyakinkan Pada Ibunya bahwa kekuatanya Saat ini tak ada yang dapat menandinginya Dan juga beberapa Kekuatan lain yang menjaganya selama ini adalah kekuatan yang sangat Kuat... Rama telah berjanji Akan membawa kedamaian dan kejayaan di kerajaan Salju Ez lagi... Maka dari itu Rama ingin terus meningkatkan kekuatanya agar dapat melindungi Keluarganya dan juga Orang terdekatnya....
"Nak ketika Kamu sampai di Kerajaan Salju Ez.. Tunjukan ini Pada Raja Salju Ez.. Ini adalah satu satunya Token kerajaan yang dimiliki Keluarga Salju Ez.. Maka semua pasti akan mengenalinya Dan akan menerimamu disana...!!! Aku Berharap Secepatnya dapat bertemu kembali dengan mereka...!!!!" Sang Ibu pun memberikan Sebuah Token berwarna Emas dengan Simbol Naga di simbol itu... Berharap anaknya dapat bertemu keluarganya dengan keadaan baik baik saja...
"Iya ibu..!!! Aku akan mengingatnya... Dan Aku pasti akan secepatnya menemukan mereka dan Kembali membuat Kerajaan Salju Ez berjaya seperti pada masanya...!!! Ibu percayalah padaku...!!!" Rama pun meyakinkan Ibunya... Setelah itu Rama kembali berpamitan pada orang tuanya untuk kembali ke Alam langit...
Saat ini Shina yang masih enggan dengan keputusan Rama pun menghampiri Kamar Rama... setelah beberapa Saat mengetuk pintu.. Tak lama kemudian Rama pun membukanya... Dan menyuruh Shina masuk kekamarnya... Didalam Kamar nampak kecanggungan kembali menghampiri mereka.. Suasana yang sepi dan sunyi membuat mereka mengingat tentang apa yang mereka lakukan Di Goa waktu itu... Shina saat ini sedikit tersipu.. Sedangkan Rama mencoba tetap tenang...
"Ehmm ada apa malam selarut ini kesini... Apa ada sesuatu yang penting...!!!" Rama pun mencoba memecahkan suasana..
__ADS_1
"Owhh... itu...!!! Aku hanya tidak bisa tidur saja... Dan ingin mencari teman mengobrol... Apa aku menganggumu...!!!" Jawab Shina sedikit mencari alasan..
"Tidak apa... Aku juga belum tidur... Apa kamu ingin keluar jalan jalan...!!!"Ucap Rama tak ingin membuat Shina kecewa...
"Apa itu tidak menganggu waktumu... Aku terserah kamu saja...!!!" Jawab shina pasrah..
Baiklah.. Ayo kita keluar...!!!! Oya dimana shila...???" Rama pun mulai menyadari saat ini Shina hanya sendiri saja kekamarnya..
"Ehmmm Shila sudah tidur sejak tadi... Dan aku tak berani membangunkanya... mungkin dia lelah bermain main di taman tadi...!!!" Ucap Shina dengan sedikit tersipu malu..
"Owh biarlah dia istirahat... ayo kita keluar sebentar... Atau cari makanan dibawah..!!!" Rama pun berjalan duluan dan shina mengikuti di belakang...
"Ramaa...!!! Apa kau sudah benar benar yakin dengan keputusanmu itu....!!!" Shina pun kembali menanyakan tentang keyakinan Rama untuk mengambil Batu meteor langit itu...
"Ehm Kamu tenang saja...!!! Tidak akan terjadi apa apa padaku... Percayalah...!!!" Rama pun meyakinkan shina..
"Tapi petir itu benar benar kuat dan Dahsyat... Bahkan kemarin Seluruh pasukan iblis itu tewas terkena Sambaran petir itu...!!!" Shina sedikit bergidik ngeri melihat kekuatan petir itu...
"Aku tau itu... Tapi aku juga yakin dengan kemampuanku...!!! Dan aku yakin dapat mengambil batu meteor langit itu..!!!" Jawab Rama tenang sambil menyantap Makanan yang ada di depanya saat ini...
__ADS_1
"Aku percaya padamu...!!! Tapi jika sesuatu terjadi padamu... Apakah Aku boleh mengatakan sesuatu...!!!!" Saat ini Shina mungkin sedang memikirkan sesuatu yang mengganjal di hatinya...
"Apa itu..!!! Katakanlah...!!!" Rama pun sedikit penasaran dengan ucapan shina..
"Aku hanya ingin Kau Tau...!!! Aku sangat mengkhawatirkanmu... Dan Aku... Ehmmm...!!!" Kata kata Shina sedikit tertahan dan seperti ada yang dia sembunyikan..
" Kamu kenapa...!!! Katakan Saja..." Rama mengerutkan keningnya karena semakin penasaran..
"Aku Menyukaimu sejak Pertama mengenalmu...!!!" Dengan sedikit berbisik dan menunduk Malu.. Shina pun memberanikan diri mengungkapkan perasaanya pada Rama..
"Apa...!!!! Uhhuukkkhhh... Uhhuuughhhhkkk.... Menyukaiku...??? Apa aku tidak salah dengar...!!!!" Rama pun sedikit tersedak mendengar ungkapan Shina... Karena ini pertama kalinya Seorang wanita mengungkapkan perasaanya pada Rama..
"Iyaaa...!!! Aku serius.. Aku berani mengatakan ini Semua Karena takut terjadi apa apa padamu dan Aku belum sempat mengungkapkanya... Maka dari itu aku memberanikan diri...!!!" Shina pun memberanikan diri mengatakanya.. Dia tak peduli lagi,, Walau Rama menganggapnya Wanita murahan yang secara terbuka mengungkapkan perasaanya...
"Ehmm Aku tau itu...!!!! Dan bukanya Aku telah berjanji akan bertanggung jawab atas semua yang terjadi waktu itu...!!! Percayalah Aku tidak akan meninggalkanmu...!!!" Rama pun meyakinkan Shina tentang Janjinya Waktu itu..
"Lalu Menurutmu...!!! Apa kita hanya seperti ini Saja... tanpa memiliki ikatan apapun..!!!" Shina pun meminta kepastian pada Rama... Mungkin ini pertama kalinya Shina mengungkapkan perasaanya pada seorang lelaki.. Dan juga Pertama kalinya menyukai seorang lelaki..
"Ehmmm Setelah aku mendapatkan Batu meteor Langit itu.. Maka Aku akan memberikan kepastianya..!!! Bersabarlah...!!!" Jawab Rama dengan Senyum tersungging disudut bibirnya... Dan itu membuat Shina Diam dan Menunduk tersipu Malu... tak berani menatap Mata Rama yang saat ini sedang memandangnya...
__ADS_1