
Semua tehnik Perisai pelindung telah Rama kirim lewat tenaga batin dari masing masing.. Dan mereka bertiga perlahan mencoba mempraktekan tehnik itu,, mungkin awalnya belum ada satupun yang mampu menguasai tehnik itu tapi berlahan dengan penuh tekat dan keyakinan Shira lah yang mampu menguasai itu,, Terus mencoba dan mencoba dengan kekuatan batin mereka akhirnya Ghara dan juga Shina mampu menguasainya juga.. Mereka bertiga pun juga saling adu tanding kekuatan, Shina yang awalnya belum mengenal Shira perlahan mulai akrab dan dekat, Bahkan terlihat telah lama mengenal satu sama lain...
Disisi lain saat ini Rama dan Ghara juga duduk berdua ditempat yang berbeda...
Mereka beristirahat sejenak untuk memulihkan kekuatan mereka masing masing...
"Rammm...!!! Apa menurutmu Shira itu cantik tidak..!!!" Ucap Ghara bertanya secara langsung pada Rama..
__ADS_1
"Ehmmm Cantik lah..!!! Semua wanita itu cantik...!!! Tapi yang utama adalah Perilaku dan sifatnya yang membedakan kecantikan itu...!!!" Jawab Rama apa adanya...
"Buk...bukkan itu Raam...!!! Maksudku,, Shira itu sudah memiliki kekasih apa belum ya..!!!" Ghara pun sedikit penasaran dengan Shira dan lebih memilih bertanya pada Rama...
"Ehmm mungkin juga...!!! Gadis secantik Shira akan sangat mudah mendapatkan seorang lelaki... Dan pasti kekasihnya itu sangatlah tampan...!!!" Jawab Rama mencoba memanasi Ghara,, karena Rama merasa saat ini Ghara memiliki sebuah Rasa khusus pada Shira, sehingga bersemangat untuk menggoda Ghara..
Ehmm tapi lebih tepatnya, kenapa tak tanyakan langsung saja sama Shira...!!! Ehmm aku tau kamu memiliki Rasa padanya...!! Sebelum terlambat, kenapa tak di coba...!!!" Ucap Rama mencoba memberi keyakinan pada Ghara...
__ADS_1
"Benar katamu..!!! Nanti aku akan coba berbicara denganya... Doakan aku ya...!! He he he...." Ucap Ghara meminta semangat dari Rama.. Karena hanya Rama yang saat ini dia percaya dan juga menjadi teman curhatnya.. Selama ini Ghara hanya disibukan dengan bermanja manja di kerajaan tanpa tau Dunia luar... Ghara lebih sering berlatih kekuatan dengan para petinggi kerajaan, mungkin ini pertama kalinya bagi Ghara menyukai seorang wanita... Dan Shira lah wanita itu, Dari begitu banyak wanita yang Ghara temui bahkan banyak putri petinggi kerajaan yang terus menerus mengejarnya, tapi Ghara cuek dan tak mempedulikan semuanya...
Ketika Ghara pertama kali bertemu dengan Shira,, Dia menganggap Shira akan tertarik dengan ketampanan yang dimilikinya, akan tetapi semua salah, Shira bersikap dingin dan tak berbicara apapun denganya saat itu...
Disisi lain saat ini Shina dan juga Shira sedang duduk berdua di sebuah Pohon besar, Mereka saling menceritakan tentang pribadi masing masing dan mencoba saling mengenal lebih dekat.,, Shina juga mengakui telah menjalin hubungan dengan Rama sebagai kekasih, Awalnya Shira sedikit terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Shina.. Tapi untung saja Shira masih dalam tahap mengagumi Rama belum sampai menyukainya sehingga Rasa yang dimiliki Shira pada Rama juga belum terlalu besar... Shira sendiri juga tak terlalu berharap dengan Rama karena menyadari jika Rama adalah Putra mahkota Kerajaan, Hal itulah yang membuat Shira hanya menyimpan kekagumanya pada Rama... Bagaimana tidak, Dengan Rama yang memiliki Paras tampan dan tubuh proposional ditambah lagi memiliki kekuatan yang sangat hebat di atas rata rata orang kuat di Alam langit ini... Dan juga sifat Rama yang penuh kasih sayang dan tak pernah menunjukan kesombonganya membuat gadis manapun akan terpikat oleh Rama... Tapi disisi lain Rama tetaplah Rama yang tak mudah membagi perasaanya dengan wanita Lain.. Walaupun Rama di Alam bumi memiliki seorang istri tapi Di Alam langit perasaan Rama sebagai lelaki juga dapat di goyahkan oleh Shina yang saat ini menjadi kekasihnya... Adalah Hal wajar jika seorang lelaki yang mau bertanggung jawab dengan semua apa yang di lakukanya... Bukan berarti Rama tak memiliki kesetiaan pada satu pasangan saja,, tetapi bagaimana cara membagi Rasa itu untuk adil dan bijaksana dalam mengungkapkan perasaanya..
Shina dan Shira terus mengobrol hingga waktu sore dan langit perlahan mulai gelap, sedangkan Rama dan Ghara yang sudah kembali berlatih mencoba Jurus jurus barunya yang di dapat di Puncak pohon Ez dan juga yang telah di berikan Rama pun semakin cepat menguasai urus jurus itu.. Ghara terus menunjukan kekuatan barunya dan beberapa senjata yang dimilikinya semua di coba,, Sedangkan Rama yang sadar kekuatanya berada jauh di atas Ghara hanya bisa mengimbangi dengan kekuatanya... Dan sesekali memberi sedikit perlawanan yang membuat Ghara kualahan,,
__ADS_1
Suasana yang gelap membuat pandangan mereka juga terbatas, dan hal itu mereka manfaatkan untuk mencoba jurus baru mereka yaitu Mata Dewa yang mereka dapat saat berada di puncak Pohon Ez saat itu... Sedangkan Shina dan Rama memilih beristirahat dan menyaksikan Ghara dan Shira berlatih.. Saling menunjukan kekuatan satu sama lain dan jual beli serangan pun tak terelakan.. Shira yang kekuatanya masih dibawah Ghara pun sedikit kelelahan dan fokusnya sedikit goyah... Disisi lain Ghara yang juga kelelahan tanpa sadar mengeluarkan jurus Anginya yang melesat lurus kearah Shira,, Tanpa disadari jurus itu tepat mengenai lengan Shira hingga membuat Shira terpental kebelakang dan tersungkur,, Ghara yang tak sengaja melukai Shira pun berlari secepat mungkin untuk menolong Shira yang terluka karena serangan yang Ghara keluarkan tadi..