
Nadia berani menunjukan saksinya,, karena Belum lama dia memasuki kampus,, Dia melihat Segerombol preman tadi mengikuti mereka.. Nampaknya benar benar bertaubat dan ingin menjadi Anak buah Rama..
"Baiklah akan aku panggil mereka kesini..!!" Jawab Nadia lalu melangkah pergi ke pintu gerbang... Rama yang tak mengerti maksud Nadia mencoba memastikan lalu bertanya pada Amel.. Sedangkan Amel juga tak mengerti saksi yang dimaksud oleh Nadia itu siapa... Kalau Miko ga mungkin.. sebab Dia saat ini Babak belur di hajar preman tadi jadi pasti malu kalau datang kekampus..
Rasa penasaran mereka Semua pun mulai terjawab,, ketika Nadia diikuti Oleh 2 orang dibelakangnya.. dengan pakaian yang semrawut dan nampak kotor dan banyak tindik di telinganya.. Nadia Dan Amel nampak terkejut tak percaya bagaimana bisa Nadia memanggil preman tadi ke kampus ini.. Sedangkan Rendy menyipitkan matanya dan sedikit tak percaya dengan orang orang yang ada di belakang Nadia... Beberapa saat setelah Nadia sudah berada di hadapan Rendy...
"Ini kak Saksi yang Aku maksud..!!!" Dengan Senyum manisnya Nadia mengenalkan preman itu.. Rendy yang melihat Nadia tersenyum padanya,, membuat dia salah tingkah dan menganggap Nadia mungkin menyukainya...
"Bagaimana Bisa Kamu mengajak mereka kesini dan menjadikanya Saksi...!!! Memang mereka Ada urusan apa..!!!" Ucap Rendy yang Bingung dengan yang ada didepanya Saat ini..
"Mas silahkan jelaskan semuanya pada Senior kami...!!! Kenapa Kami tadi bisa terlambat kekampus..!!" Ucap Nadia menoleh pada dua preman itu... Dan preman itu menceritakan semua yang terjadi tadi.. tapi tidak menceritakan tentang kekuatan Rama.. Mereka Hanya mengatakan Kalau mereka kenal dekat dengan Rama..
Setelah Mengetahui kebenaranya Rendy pun merasa sangat Marah pada Miko... Dia juga membebaskan Rama,Nadia dan Amel dari Hukuman dan menyuruh mereka kembali ke kelompoknya masing masing...
__ADS_1
Saat ini Rendy sedang menghubungi Miko.. Sebenarnya Miko adalah anak Buah Rendy yang paling dekat.. bisa dikatakan tangan Kanan Rendy... Tapi Rendy tak mengetahui kalau Miko melakukan itu semua sebelumnya..Membuatnya Saat ini sangat malu dan marah dengan kelakuan Anak buahnya... Para Senior yang lain pun saling berbisik menyikapi tingkah laku Miko.. Dan mempertanyakan tindakan apa yang akan dilakukan Rendy sebagai ketua Ospek kepada Miko..
Waktu Berlalu begitu Cepat.. Beberapa Kegiatan Ospek di Hari Kedua berlalu Begitu saja.. Banyak yang Berubah Hari ini.. Dari Aturan Dan juga kegiatan.. Semua menjadi lebih sederhana..
Rendy yang Sudah merasa Marah dan Juga Malu sebagai Ketua Ospek pun Meminta maaf kepada Semua Mahasiswa Baru yang mengalami pelecehan dan Juga perundungan.. Dia berjanji akan memperbaiki semuanya.. Rendy juga akan bertindak tegas bagi para Senior yang melakukan kesalahan itu..
Ketika Acara hari kedua Ospek ce grsudah Selesei dan Akan dilanjutkan dihari Ketiga semua Mahasiswa baru diminta untuk Libur satu Hari.. Dan akan dilanjutkan Lusa dan akan diadakan Camping selama tiga hari..disebuah Hutan Bringin dekat Desa Jati.. Hutan yang sering dijadikan tempat berburu Oleh Rama dan bapaknya...
Saat ini Amel yang ingin mengucapkan terima kasih pada Rama,, sengaja mengajak teman temannya untuk Ditraktir makanan.. Mereka berencana pergi ketaman Kota..
Setelah Semua Selesei,, akhirnya Mereka semua melanjutkan Acara yang diadakan Oleh Amel.. Karena Amel masih orang baru dan Belum mengenal siapapun.. Dia hanya mengenal Rama dan teman temanya saja..
Perjalanan Ke Taman kota tidak terlalu jauh dari Kampus.. Sehingga Tak Lama merekapun sampai di area Taman kota itu.. Disana disediakan berbagai macam makanan Kuliner dan Juga Beberapa Sarana Bermain untuk Anak maupun dewasa.. Diantaranya Seperti Rumah Hantu, Komedi Putar, Tong Setan, Perahu goyang, dan Banyak Wahana wisata yang lainya..
__ADS_1
Nadia yang penasaran dengan Rumah Hantu pun mengajak Rama untuk memasukinya.. Begitu Juga Rian yang semakin dekat dengan Amel pun ikut memasukinya . sedangkan yang lain Hanya menunggu di Luar Dan melihat wahana yang lainya...
"Sayaang aku takuutt..!!! Jangan Jauh jauh Yaa..!!!" Ucap Nadia yang memegang erat Lengan Rama ketika sudah memasuki Rumah Hantu tersebut.. Sedangkan Amel nampak biasa saja.. Malah Rian yang mungkin sedikit ketakutan karena tidak terbiasa memasuki Tempat seperti itu..
"Mell..!! Memang kamu tidak Takut..!!" Bisik Rian yang Berjalan dibelakang Amel.. Sedangkan Rama dan Nadia sudah berjalan Dulu didepan mereka..
"Ha Ha Ha.. kenapa Harus takut yan..!! Ga serem kok...!!" Amel Tertawa melihat tingkah laku Rian yang saat ini ketakutan..
"Ehhh... Malah ketawa..!! Bukanya Takut Mell... tapi ini pertama kali Aku memasuki seperti ini.. Dan sepertinya serem juga.. hhiii.. Jadi merinding Aku..!!!" Dengan Tenang Rian mencoba menutupi Rasa takutnya..
"Tenang Saja..!!! ini kan Ga beneran Yaan..!!" Amel mencoba menenangkan Rian yang terkadang berteriak histeris ketika di kagetkan penunggu Rumah Hantu itu.. Sedangkan Rian Hanya menahan Malu karena menjadi Lelaki penakut..
"Baiklah Melll.. Aku gak Akan takut..!!!" Rian pun mencoba menguatkan diri dari ketakutanya.. Dia tidak mau di anggap Oleh Amel sebagai lelaki penakut...
__ADS_1
"Hwaaaaaa.... Hiiyyhaaaaaaa... Haaaa.... Haaaa... Ayo keluar Saja meelll... Aku gak Kuat Kalau Kayak gini...!!!" Rian Berteriak kencang.. Dia sudah tak mempedulikan Rasa malunya pada Amel... Mengajak Amel keluar dari Rumah hantu itu..
Saat ini Rama Dan Nadia Hanya sewajarnya Saja... Mungkin Nadia yang sedikit berteriak Histeris karena kaget dengan beberapa penampakan di rumah Hantu tersebut.. Bahkan terkadang Nadia sampai memeluk erat tubuh Rama... Sedangkan Rama hanya terdiam Tenang mengikuti Setiap Arah yang ada dirumah Hantu tersebut..