
Harimau itu seakan Melesat menuju arah Dimana Saat ini Rama Berada....
Hwaaaauuugggghhhh....
Jeeeddddaaaarrrrr...
Booooommmmbbbbbhhhh....
Ledakan Besar tak henti hentinya.... Menggelagar di langit dan Di area batu meteor Langit.... Getaran yang sangat besar juga meretakkan beberapa bangunan disekitar istana dan Juga beberapa bangunan yang ada di Taman kota...
"Raaammmmmaaaaaa....!!!!!" Teriak Shina sekencang kencangnya melihat Ledakan yang lebih dahsyat lagi menghantam kearah Rama..
"Awaaaaaassssss Ramaaaa....!!!!" Sang Raja pun ikut berteriak mengingatkan Rama..
Disisi Lain Rama Yang sebelumnya Menahan Dengan Kekuatan penuhnya dan Juga membuat Perisai pelindung diri dari gempuran petir Langit yang terus menerus menyerangnya... Membuat semua Tubuhnya terasa Di cambuk dan di sayat sayat oleh pedang... Tapi Rama tetap menjaga kesadaranya... Hingga Suatu ketika Hydra pun muncul Membuat Sebuah Lapisan Pelindung yang melindungi Rama dari Gempuran petir itu.... Rama yang menyadari saat ini Hydra muncul disampingnya pun sedikit Kaget dengan apa yang di lakukan Hydra... Ternyata Hydra juga dapat mengeluarkan kekuatanya... Hingga Pada Saat puncaknya Terlihat jelas di Mata rama saat ini... Sebuah serangan Kepala Harimau masuk kedalam dan menerkam Rama dan juga Hydra...
Semua yang terjadi secara Mendadak membuat Rama tak mampu menahan serangan itu....
Dan tiba tiba saja Rama masuk kedalam Sebuah Dimensi Ruang yang hanya dikelilingi Lautan Api...
"Dimana Aku...!!! Apa Aku sudah Mati...!!! Apa ini Neraka...!!!" Batin Rama menganggap Dirinya saat ini telah mati...
"Tapi Mengapa Lautan Api itu sama sekali tak terasa Panas....!!! Lalu apa yang terjadi denganku...!!!!" Rama kembali mencoba mengingat apa yang terjadi tadi... Rama mengingat dsaat dirinya menahan serangan petir langit yang bertubi tubi... Tapi disana juga ada Hydra yang membantunya dan melindunginya.. Tapi yang terkhir Rama ingat Adalah sebuah sosok Kepala Harimau yang seakan melahapnya....
__ADS_1
"Bukankah tadi Ada kepala Harimau yang melahapku...!!! Tapi kenapa tiba tiba Aku disini...!!! sedang berada dimana ini...!!!" Rama pun mencoba Melihat sekelilingnya dan mencoba mencari sesuatu untuk di jadikan petunjuk... tapi yang terlihat Hanyalah Lautan Api yang sangat luass.. Dan Rama berdiri di atasnya...
"Ha Ha Ha...!!! Ternyata Hanya segini kekuatan Calon penguasa...!!!! Masih muda...!!!" Sebuah Suara menggema di sekitar lautan Api..
"Siii...!!! Siaapa Kamuuu.... Keluarlah... Jangan Hanya bersembunyi...!!!!" Rama pun memberanikan diri membalas Ucapan Suara tak berwujud itu...
"Ha Ha Haaaa....!!! Penguasa Muda...!!! Sungguh Kekuatan yang masih jauh untuk disebut penguasaa...!!!" Ucap Suara tak berwujud itu dengan Nada mengejek Rama..
"Siapa Kamu..!!!! Tunjukan dirimu... Bagaimana Kamu tau tentang Aku...!!!" Rama pun semakin penasaran dengan Suara itu... Dan matanya terus berputar mengamati sekelilingnya... Tapi tak ada apapun yang tampak mencurigakan disana... Hanya lautan api yang ada...
"Aku di belakangmu anak muda...!!!" Ucap suara itu...
Rama pun menoleh Dan terlihat sesosok Harimau Seperti umumnya.. Tapi corak Harimau itu berbentuk petir.. Serta Berwarna putih kebiruan...
"Siapa Kamu...!!! Lalu dimana Aku saat ini...???" Rama pun penasaran dengan Harimau yang ada dihadapanya saat ini...
"Aku Adalah Sakha.. Harimau petir langit.. Aku adalah Jiwa penunggu Batu meteor langit yang akan Kamu ambil itu...!!! Dan ini adalah Dimensi Ruang dari Batu Meteor Langit .. Sama Halnya seperti Dimensi Ruang Batu Langit yang saat ini Kamu miliki...!!!" Jawab Harimau itu menjelaskan Asal usulnya...
"Jadi Kamulah Yang menyerangku dengan Petir Langit itu...!!! Dan Kamu juga yang Menjaga Batu meteor Langit itu...!!! Lalu kenapa Kamu membawaku kesini dan Bagaimana keadaan yang sebenarnya di luar...!!!" Ucap Rama semakin penasaran..
"Iya itu Adalah salah satu kekuatanku...!!! Aku menyerangmu Hanya ingin menguji seberapa Kuat kamu bertahan... Dan aku Rasa kekuatanmu Masih sangat Jauh untuk menjadi seorang Penguasa...!!! Dan Kenapa Kamu berada disini... Karena Aku tak ingin Orang Lain tau tentang keberadaanku... Saat ini Diluar Sudah di urus Oleh Hydra... Jadi Tenanglah...!!!" Harimau itu kembali menjelaskan Pada Rama...
__ADS_1
"Hah Masih sangat Jauh..!!! Lalu Harus Sekuat apa Aku untuk menjadi penguasa...!!! Lalu bagaimana Bisa kamu mengenaliku...!!!" Ucap Rama yang mulai tenang dengan Kemunculan Harimau di depanya itu dan saat ini mencoba Memahami situasinya..
Di Alam Lain masih banyak kekuatan yang lebih besar lagi... Dan jauh lebih besar dari kekuatanmu saat ini... Kakuatanmu Hanya 10% Saja dari Kekuatanku anak muda...!!! Dan Bagaimana Aku bisa mengenalimu.. Itu karena Jurus pengikat jiwa Yang kamu keluarkan.. Karena Hanya Calon penguasa lah yang Dapat mengikat Jiwaku dengan Jiwa penguasa itu..!!! Dan Hydra lah yang juga ikut Merencanakan Semua ini...!!!" Jawab Harimau itu dengan sedikit Tersenyum...
"Alam Lain....???? Dan Ternyata Hydra yang merencanakan Semua ini...!!! Tapi bukankah Dia tak mengenalimu... Bagaimana bisa Dia yang merencanakanya....???" Rama Semakin penasaran dengan Cerita Harimau itu..
"Ahhhh Sudahlah...!!! Terlalu banyak Kalau diceritakan Sekarang... Dan itu akan membutuhkan Waktu yang Lama... Sebaiknya tanyakan Saja Nanti pada Hydra...!!!! Sekarang Kita Keluar dari sini dan Ambilah Batu meteor Langit itu.. Karena perisai Pelindung itu sudah Aku hilangkan...!!!!" Jawab Harimau mengingatkan Rama untuk tidak terus bertanya dan Meneruskan apa yang harus Rama Lakukan... Karena Cepat atau Lambat Debu debu yang menghalangi pandangan orang orang disana akan segera menghilang..
Rama pun memutuskan Keluar dari Dimensi Ruang Batu Meteor langit itu... Dan kembali pada posisinya Yang semula...
Tak lama setelah Debu debu Menghilang.. Dan pandangan Orang yang menyaksikan Kedahsyatan Petir langit yang menyerang Rama berlahan Samar terlihat.. Rama tetap Pada posisinya Tapi dengan pakaian Yang sudah Terkoyak semua hanya menyisakan Celana yang menutupi Aset berharganya.. Itupun juga Sudah compang camping...
"Ramaaaaa...!!!! Bangunlaaah...." Teriak Shina yang sudah mulai Samar melihat Rama masih duduk pada posisinya...
"Ayooo Ramaaa...!!! Kamu pasti kuat...!!!"
"Ayooo Ramaaa... Bertahanlah...!!!" Semua orang yang Menyaksikan Rama memberi semangat dan juga dukungan... Tapi Terlihat Rama masih tak bergerak dan Hanya Diam..
"Pasti Dia Sudah Mati...!!! Ha Ha Ha Rasakan itu....Akhirnya dendamku terbalas...!!!" Batin putra Mahkota yang mengira Rama telah Mati.. Karena sama sekali Tak bergerak ataupun membuka matanya...
"Ramaaaa.... Banguunlaaah...!!! Kamu pasti Kuat Ramaaa....!!!" Shina pun semakin Khawatir Karena melihat Rama tak menunjukan Tanda tanda akan bergerak atau membuka Matanya... Dan Itu juga dirasakan Oleh Raja Air dan juga beberapa pejabat Kerajaan yang menyaksikan itu...
Disisi Lain Saat ini Rama menggunakan Kekuatan Jiwanya untuk mengambil dan mengikat Jiwa Batu meteor langit itu... Dan juga mencoba memulihkan kekuatanya yang sudah terkuras Habis...
__ADS_1
Batu meteor langit saat ini perlahan memudar dan menjadi serpihan Cahaya yang sangat terang bahkan Cahaya yang dikeluarkan menyilaukan semua mata yang memandangnya dan berputar putar mengelilingi Rama... Cahaya itu menyinari seluruh Istana kerajaan Air... Bahkan di langit Semua orang dapat melihat cahaya terang itu Di seluruh wilayah di dekat istana kerajaan...