
Setelah berada Di depan Istana Ez,, Ayah shina dan Semua orang yang berada disana merasa tak bisa mengatakan apa apa.. Dan Hanya diam ditempat mereka.. Termasuk Ayah Shina yang tak mampu bergerak sedikit pun dari tempatnya.. Dia tak menyangka anak muda di depanya benar benar melakukan apa yang dikatakanya.. Begitu banyak misteri yang tersimpan di dalam diri pemuda di depanya saat ini...
"Bagaimana bisa dia melakukan itu... Bahkan teleportasinya sangat cepat dan tepat... juga tanpa menggunakan Lingkaran teleportasi untuk berpindah ketempat yang lain.. Kekuatan apa yang Pemuda ini miliki... Siapa dia sebenarnya....!!!" Batin Ayah Shina dibuat bingung dengan Jati diri Rama yang sebenarnya...
Rama yang mendengan Suara batin Ayah Shina hanya diam dan sedikit tertawa dihatinya.. Andai saja sejak Awal Rama mengatakan Siapa dia yang sebenarnya,, Tak mungkin Ayah Shina akan memperlakukan ini padanya.. Tapi disisi Lain ada kepuasan tersendiri bagi Rama jika dia mengutarakan secara langsung pada Raja Salju Ez jati dirinya yang sebenarnya dan akan memberi kejutan pada semua yang mengenalnya... Termasuk Shina dan juga Ayahnya.. Saat itu Juga Ayah Shina mengajak Rama memasuki Pintu gerbang yang di jaga oleh beberapa Pasukan Salju Ez.. Dipintu itu juga terdapat Pasukan mata mata yang selalu mengamati gerak gerik Rama.. Karena bagaimana pun Keamanan disana wajib di perketat seiring maraknya pasukan Kerajaan Api yang mencoba menangkap Raja Salju Ez... Rama yang mengetahuinya hanya Diam mengikuti Ayah Shina dari belakang bersama Shina dan beberapa pasukan yang ikut bersama Ayah Shina tadi...
"Tunggu Jendral Shiba...!!!" Ucap Salah satu seorang wanita yang datang menghampiri Ayah Shina,, Wanita itu memiliki paras yang sangat Cantik,, Kulit putih mulus bersih dengan mahkota di atas kepalanya... Bahkan kecantikanya sedikit di atas Nadia dan Shina...Serta wajahnya sangat Mirip dengan Ibu Rama... Atau Putri Mahkota Yalifa... Wanita itu pun Berjalan mendekat dengan Anggun dan Mempesona hingga membuat semua mata terpaku dan terpana dengan kecantikan bagai bidadari itu... Dia juga dikawal oleh beberapa pasukan...
"Hormat Hamba Tuan Putri...!!! Ada Apa tuan putri meminta Hamba berhenti...!!!" Ucap Ayah Shina yang bernama Jendral Shiba.. Sedikit terkejut karena tiba tiba Putri mahkota Kerajaan Salju Ez,, Yang juga adik dari Ibu Rama memintanya berhenti..
"Siapa Pemuda yang bersamamu ini...!!! Lalu wanita ini...!!! Bukankah ini Shina Putrimu yang diberi tugas oleh Paduka Raja...!!!" Ucap Putri Mahkota yang tak sengaja melihat kedatangan Jendral Shiba bersama Orang asing dan anaknya...
"Mohon ampun Tuan Putri...!!! Ini Rama teman putri Hamba... Dan benar ini Shina anak Hamba tuan putri...!!!" Jawab Ayah Shina sedikit bingung bagaimana mengatakan Siapa Rama sesungguhnya..
__ADS_1
"Ehmmm Bukankah di Istana ini sangat dilarang Orang Asing memasuki wilayah ini...!!! Ada Urusan Apa pemuda ini berada disini...!!!" Putri mahkota pun sedikit bingung dengan Apa yang dilakukan Oleh ayah Shina,, karena berani membawa orang asing kedalam istana ini..
"Ampuuun Yuan putri...!!! Ini bukanlah keinginan Hamba...Tapi sebelumnya Pemuda ini mengatakan ingin bertemu Paduka Raja dan Ingin menyampaikan Pesan dari Tuan Putri Yalifa...!!! Sekali lagi mohon ampun Tuan Putri...!!!"Jawab Ayah Shina semakin Gugup bagaimana menjelaskan semuanya dan takut jika akan disalahkan.. Tapi disisi lain Dia juga sudah berjanji pada Rama akan mempertemukanya dengan Raja Salju Ez..
Dan panjang sebagai seorang kesatria untuk mengingkari janjinya dan berusaha untuk menepatinya..
"Aapp...apaaa..!!! Kakak Yalifa...!!! Bagaimana bisa Dia memiliki pesan dari Kakaku... Bukankah selama ini tidak ada yang mengetahui keberadaanya...!!! Apa kau ingin membohongiku...!!!!" Putri mahkota pun semakin dibuat bingung dengan penjelasan Ayah Shina... Dan sedikit tak percaya dengan
ucapan itu..
"Pesan Apa yang ingin kau sampaikan Anak muda...!!! Bukankah Sama saja jika kau menyampaikanya padaku...!!! Aku adalah adik dari Tuan Putri Yalifa...!!! Dan Paduka Raja Saat ini sedang tidak ingin berbicara dengan siapapun...!!!" Ucap Putri mahkota penasaran dengan apa yang akan disampaikan oleh Rama.. Karena bagaiamana pun Dia juga memiliki Hak untuk waspada dengan orang Asing yang memasuki Istana Ez..
"Adiknya Ibu...!!! Apa Dia adalah Tuan Putri Yanifa yang sering ibu ceritakan padaku...!!! Memang sungguh sangat mirip dengan Ibu...!!!" Batin Rama sedikit kagum dengan kemiripan Ibunya dengan Adiknya yang saat ini berada di Hadapanya..
__ADS_1
"Kenapa Kau hanya diam saja anak muda... Apa ada yang salah dengan pertanyaanku..!!!" Dengan Lemah lembut Tuan Putri Yanifa bertanya pada Rama... Karena saat ini Putri Yanifa merasakan sebuah perasaan yang aneh ketika melihat tatapan Rama.. Dan ada sebuah kehangatan ketika berbicara dengan Rama... Tapi perasaan itu juga tak bisa di ungkapkan dengan kata kata...
"Mohon maaf tuan Putri... Pesan ini Hanya Untuk Paduka Raja...!!! Dan aku tak bisa mengatakanya pada orang lain.. Bahkan itu adalah Keluarga kerajaan...!!! Sekali lagi mohon maaf tuan putri...!!!" Jawab Rama dengan Sopan dan sedikit merasakan Rasa yang sama seperti apa yang dirasakan Tuan Putri Yanifa... Rama juga sadar jika Dia saat ini berbicara dengan Bibiknya sendiri..
"Ehmmm Baiklah jika itu maumu...!!! Tapi berikan aku alasan yang tepat,, Agar aku bisa mengijinkanmu bertemu dengan Paduka Raja...!!!" Ucap Putri Yanifa masih dengan keanggunan dan ketenanganya... Dan semakin penasaran dengan Rama.. Dan Rama pun sedang berfikir keras bagaimana caranya untuk membeti Alasan yang tepat pada Putri Yanifa agar bisa bertemu dengan Raja Salju Ez... Disisi Lain Raja Salju Ez juga mengamati dari Ruanganya melalui mata mata yanh dikirimnya.. Karena dengan Mata mata itu,, Raja Salju Ez dapat dengan jelas melihat dan mendengarkan semua percakapan Rama dan juga Putri Yanifa saat ini...
"Bukankah kau memiliki Kitab Naga Ez...!!! kenapa tak kau tunjukan Saja itu sebagai bukti...!!! Bukankah saat itu Raja Sendiri yang memberikanya Pada Ibumu...!!!" Ucap Hydra mengingatkan Rama tentang Kitab yang pertama kali memberinya kekuatan itu... Dan Kitab itu adalah pemberian dari Ibu Rama yang saat itu Diserahkan oleh Raja Salju Ez untuk dibawa Putri Yalifa atau Ibu Rama.. Sedangkan Hydra adalah serpihan Jiwa Batu langit,, yang tak pernah jauh dengan Kitab Naga Ez..
"Ehmm Benar juga Saranmu... Baiklah aku akan menunjukanya dan semoga saja Tuan putri mau menerima alasanku...!!!" Batin Rama menjawab ucapan Hydra..
Rama pun mengeluarkan Kitab Naga Ez dari Ruang Dimensinya dan menunjukanya pada Putri Yanifa..
"Apa tuan putri mengenali Kitab ini...!!! Dan inilah Alasanku untuk menyampaikan Pesan Putri Yanifa pada Paduka Raja...!!!" Ucap Rama lalu memperlihatkan Kitab Naga Ez yang sudah berada di tanganya..
__ADS_1
"Haaaahh Kitab Naga Ez...!!! Inii.... Bukankah Ini Kitab yang dibawa Kakak Yalifa saat itu...!!!" Batin Putri Yanifa merasa Sangat terkejut dengan apa yang ditunjukan Oleh pemuda didepanya saat ini.. Bahkan bukan hanya putri Yanifa saja yang terkejut.. Tapi Raja Salju Ez yang melihatnya dari jauh pun juga sangat terkejut dengan apa yang ditunjukan Oleh Rama... Karena bagaiamana pun Benda itu sangat penting Bagi Kerajaan Salju Ez... Dan merupakan Benda pusaka Kerajaan..