KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
ᎪᏦᎻᏆᎡΝᎽᎪ ͲᎬᎡႮΝᏀᏦᎪᏢ


__ADS_3

"Iiihhhhh... Apa yang kamu lakukan Sayangg...!!!! Maluuu Tau....!!!!" Jawab Nadia tersipu Malu dengan Muka yang merah merona...


"Kita dimana Sayang...!!! Bagaimana bisa ada begitu banyak Mahkluk menakutkan seperti itu....!!!!" ucap Nadia yang sudah percaya bahwa saat ini dia Tidak sedang bermimpi...


"Kita sekarang di Alam Langit Sayang...!!! Dan saat ini kita berada di Istana para Naga...!!!" Jawab Rama dengan tenang.. berharap Nadia tidak ketakutan Lagi...


"Kamu tenang saja...!!! Mereka semua adalah pasukanku... mereka tak akan menyakitimu...!!!!" Rama kembali meyakinkan Nadia...


"Hah...!!! Istana Para Naga...???? Alam Langit..!!! dan Mereka adalah pasukanmu...!!!! Ha Ha Ha... kamu ini bisa aja mengarang cerita Sayang...!!!! seperti film film barat aja....!!!!" Jawab Nadia yang masih dengan keterkejutanya dan kebingunganya...


"Aku serius Sayang...!!!! Lihat Ini...!!! Pasukan kalian semua terbang....!!!" Ucap Rama memerintahkan pasukan Naga untuk terbang.. Berharap Nadia akan sedikit bisa menerima kenyataan saat ini... Semua Pasukan Naga pun terbang di langit mengelilingi Area Aula istana... Nadia Yang melihatnya pun takjub dan tak percaya dengan apa yang dilihatnya.. Antara takut dan bingung menjadi satu..


"Bag... bagaaai.. bagaimana bisa sayang...!!!!" Ucap Nadia yang masih terpana dengan apa yang di lakukan oleh pasukan Naga itu..


"Rama...!!! Nak Nadia...!!! kalian ada disini ternyata...!!!" Ucap kakek Zarda yang mulai mendekati Rama Dan Nadia... dengan di belakangnya di ikuti Oleh para komandan dan Jendral Naga... begitu juga Dalsa..


"Hormat Kami Penguasa Muda....!!!!" Serentak Para petinggi Istana Naga memberi Hormat pada Rama..

__ADS_1


"Kakekk....!!!!! ehmm Hormat Kalian Aku terima... Berdirilah...!!!" Ucap Rama menyapa kakek Zarda dan menerima hormat pasukanya...


"Kakkkeeekkk...!!! Kakek Zarda kan???" Ucap Nadia juga ikut menyapa kakek Zarda.. karena Sadar orang tua di depanya saat ini Adalah kakek Zarda yang telah menyelamatkan dan menyembuhkan Kakaknya Olivia dari sakitnya kemarin.. Nadia sangat Hafal dengan kakek Zarda karena dulu saat di Goa mereka juga sempat berkenalan dan saling tau satu sama Lain...


"Iyaa Nak Cantikk...!!! Ini aku...!!!! Ehmm Kenapa Kalian berada disini...!!!" Ucap kakek Zarda berpura pura penasaran dengan kedatangan Rama dan Nadia saat ini... padahal kakek Zarda sudah mengetahui tentang semuanya dan pasti ini akan terjadi..


"Ehh... ituuu...He he he... Ehmm Anu kekk...!!!" Rama pun sedikit cengengesan dan sulit menjelaskanya..


"Anu...!! Anuuu...!!! Anumu itu...!!! Ehmmm aku tau Ram... biar aku yang menjelaskan semuanya....!!! Ayo Ajak Nak Nadia kedalam istana...!!!" jawab Kakek Zarda lalu berjalan dulu memasuki Ruangan Istana.. Nadia pun sedikit tenang karena kemunculan kakek Zarda.. Karena Nadia percaya akan baik baik saja jika ada kakek Zarda..


Mereka semua pun akhirnya sampai di dalam Ruangan Khusus Istana.. didalam Ruangan itu saat terdapat banyak pasukan yang sudah merubah wujudnya menjadi Manusia biasa..mereka semua berpakaian layaknya seorang pelayan kerajaan disebuah rumah makan.. Nadia semakin di buat takjub dan sangat mengagumi dengan semua yang di lihatnya saat ini.. entah Ruangan,, Makanan,, Dan bahkan pasukan yang sudah merubah wujudnya di dalam ruangan itu...


"Ehmm Bagaimana sayang...!!! Apa masih ada yang mengganjal di fikiranmu saat ini...!!!" Ucap Rama yang saat ini sudah mengajak Nadia pergi kesebuah puncak disalah satu bukit emas permata di dekat istana Para Naga... mereka berdua saat ini duduk di atas batu permata yang besar dan menikmati pemandangan Alam yang sangat indah.. dengan dikelilingi kilauan emas permata yang sangat indah... menurut Nadia ini adalah Surga dunia yang nyata...itu semakin membuat Nadia Takjub dan terpesona dengan apa yang dilihatnya..


"Iya Sayang aku sudah mengerti...!!!" Jawab Nadia Lalu menyandarkan kepalanya di dada Rama... Sedangkan Rama mengelus elus dan mencium Rambut Kepala Nadia yang sangat lembut dan Wangi itu... tak Lupa Nadia juga melingkarkan tanganya ke pinggang Rama.. Hingga Rama dapat merasakan Sensani yang luar biasa itu muncul kembali... Dua benjolan bukit yang menempel di perutnya saat ini..


"Sayang...!!! Lalu bagaimana denganmu sekarang...!!! Apa kamu masih mau menerimanku... Apa kamu bisa mengerti keadaanku sekarang...!!!!" Ucap Rama ingin memastikan tentang kelanjutan hubunganya dengan Nadia..

__ADS_1


"Iya Sayaang... Sejak awal aku sudah meyakinkan dan memantapkan diri padamu sayang....!!!! Apapun dan bagaimanapun aku akan menerimamu apa adanya sayang...!!! asal tak ada Rahasia di antara kita...!!!" Jawab Nadia meyakinkan Rama tentang perasaanya..


"Iya Sayang...!!! Aku berjanji tidak akan ada Rahasia lagi antara kita berdua...!!! Aku Harap kita saling menjaga dan terbuka satu sama Lain.. Saling mencintai dan menyayangi selamanya... Sampai Ajal menjemput kita...!!!" Jawab Rama juga meyakinkan dan memantapkan perasaanya...


"Iya Sayang selamanya sampai ajal memisahkan kita...!!!" Ucap Nadia lalu memeluk Rama dengan erat... Mereka berdua pun saling Berpelukan dan melepaskan semua kegundahanya.. Hingga Tatapan dua mata mereka saling bertemu.. perlahan pelukan itu semakin Erat.. dan Semakin dekat.. Kedua Nafas dua Insan memadu kasih saling menggebu.. Detak jantung kembali berdetak tak karuan.. Hingga Kedua Bibir mereka perlahan semakin mendekat dan Mereka pun saling bercumbu mesra di Atas Batu permata yang besar... di temani semilir angin Malam dan kilauan Cahaya bulan yang memantul menyinari Emas dan permata disekita sana...


Semakin Lama semakin Panas perasaan mereka Berdua... Semakin tak tertahankan Hasrat dua insan yang menggebu gebu itu,,


Rama yang mulai tak kuasa menahan Hasratnya pun mencoba sekuat tenaga menenangkan diri dan menahanya...


"Saayyaaanggg..... Achhhh Cukuuppp... Suddddaaahhh Saaayyaaanggg...!!!" Rintih Nadia yang juga tak sanggup menahan hasratnya.. Berharap ada sesuatu yang lebih dari sekedar bercumbu...


"Iyyyaaaahh Saaayaaannggg...!!!" Rama mencoba melepaskan ciuman dan pulukanya pada Nadia... Dia Mencoba menahan Hasrat yang keluar itu sekuat tenaganya.. Rama tak ingin melakukan yang lebih lagi sebelum mereka berdua benar benar SAH menjadi pasangan... Nadia yang juga berfikir sama seperti Rama mencoba mengontrol semua Hasrat yang di tahanya sejak tadi...


Hanya Keimanan mereka berdualah yang dapat melawan semuanya dan bisa membatasi Hasrat yang mereka pendam saat ini.. Hanya melakukan sewajarnya saja tanpa melebihi batasan tertentu...


"Maafkan Aku Sayang....!!!!" Ucap Rama yang sudah mulai bisa mengontrol Hasratnya.. dan mencoba tetap tenang...

__ADS_1


"Iyaa Sayang...!!! Aku juga minta maaf karena terlalu terbawa suasana...!!!" Jawab Nadia yang juga sudah mulai meredakan hasratnya juga...


Ehmm sebaiknya kita kembali ke Bumi saja sayang....!!!! Aku akan mengantarmu Pulang...!!!!" Ucap Rama mencoba mengalihkan perhatianya..Karena tak ingin hasratnya kembali muncul lagi...


__ADS_2