KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
Danau Ez


__ADS_3

Setelah berfikir sejenak Rama mengajak Pangeran angin dan juga Shira untuk mencari kunci dan menyelami danau yang berada tak jauh dari mereka.. Karena bagaiamana pun resikonya jauh lebih bahaya menuruni Pohon Ez daripada menyelam Kolam Ez itu... Mungkin tubuh mereka akan kedinginan dan sedikit kaku.. Bahkan suhu di danau ez hampir mencapai -80 Derajat Celsius... melebihi suhu di Kutub selatan... Dan itulah yang sedikit membuat Rama was was... Apakah mereka akan mampu bertahan dan mencari kunci yang dimaksud oleh kakek penjaga puncak Pohon Ez itu..


Setelah semua sepakat untuk mencari kunci di dalam danau itu.. Rama pun menjadi yang pertama kali memasuki danau itu.. Suhu yang amat sangat dingin terasa disekujur tubuh Rama ketika berada di permukaan.. Perlahan tapi pasti, Rama pun menyelam kedasar Pulau Ez.. Dan ternyata danau itu memiliki kedalaman sekitar 20 sampai 22 meter... Terus menyelam kedalam.. Tapi Suhu di dalam semakin tenang bahkan hampir mulai terasa Hangat... Dengan kekuatanya Rama juga mampu tetap bernafas di dalam air tanpa takut kehabisan nafasnya... Terus berenang menuju dasar Pulau Ez akhirnya Rama telah sampai dan Suhu di dasar terasa sangat Hangat,, Jauh daripada di permukaan Danau..


"Tempat apa ini... Kenapa aku merasa sangat nyaman disini... Dan juga sangat terang tak seperti apa yang aku bayangkan sebelumnya..!!!" Batin Rama sambil mengamati sekitarnya dan mencoba mencari kunci yang di maksud..


Ditempat lain.. Saat ini Pangeran Angin dan Shira masih menunggu Rama keluar dari dalam Danau Ez..


"Shiraaa...!!! Apa menurutmu Rama akan baik baik saja... Aku sedikit khawatir dengan dia..!!!" Pangeran Angin pun mencoba memecahkan keheningan mereka saat menanti kemunculan Rama dari dalam Danau Ez..


"Ehmmm Aku yakin Rama baik baik saja...!!! Kamu tau sendiri Rama itu sangat kuat dan penuh misteri...!!! Apa kita sebaiknya menyusul Rama...!!!" Jawab Shira berinisiatif ingin menyusul Rama kedalam Danau Ez..


"Ehhh... Apa kamu bodoh...!!! Rama yang sekuat itu saja belum keluar apa lagi kita mau menyusulnya,, dan Rama juga tak memberikan tanda apapun dari dalam sana.. Kamu malah ingin menyusulnya...!!! Airnya juga sangat dinginn sekali... Aku Ragu..!!!" Jawab Pangeran Angin bimbang dengan ucapan Shira..

__ADS_1


"Terserah...!!! Kita kan sahabat.. Intinya aku ingin menyusul Rama.. Kalau kamu ingin tetap disini ya terserah kamu.. Aku akan menyusul Rama..!!!" Jawab Shira lalu tanpa menunggu lama melompat kedanau Ez.. Meninggalkan jawaban dari Pangeran Angin..


"Waaahhhh tunggu...!!!! Shii... Shiraaa bodoooh..!!!" Saut Pangeran angin dengan menggeleng gelengkan kepalanya yang melihat Shira melompat kedanau Ez..


Hingga akhirnya tanpa bisa berkata apalagi, Pangeran Angin pun menyusul Shira memasuki Danau Ez tersebut... Mereka pun bersamaan memasuki Danau Ez, mereka merasakan hal yang sama seperti apa yang dirasakan oleh Rama... Pangeran Angin dan Shira juga terkejut dengan apa yang mereka rasakan... Tapi tetap saja mereka merasa takut dan waspada saat menyelam kedasar Danau Ez itu..


Rama yang masih tetap berada di tempatnya semula pun mengetahui kedatangan Pangeran Angin dan juga Shira, sehingga membuatnya lebih baik menunggu kedatangan mereka... Rama juga masih mengamati sekitarnya karena merasakan sesuatu yang tak biasa..


Tak lama menunggu, akhirnya Pangeran angin dan Shira telah sampai di mana Rama menunggu mereka berdua di dasar Danau Ez.. Setelah itu merekapun melanjutkan perjalanan untuk mencari dimana keberadaan kunci yang di maksud sang kakek...


"Mungkin saja...!!! Ayo kita lihat kesana..!!!" Sahut Pangeran Angin yang sudah tak sabar menemukan Kunci itu.. Rama hanya mengikuti mereka berdua yang sudah mulai berenang menuju cahaya itu..


"Apa ini.... Mengapa aku tak bisa melewati tempat ini...!!!" Ucap pangeran Angin yang merasa menabrak sesuatu tapi tak dapat dilihatnya sama sekali...

__ADS_1


"Itu adalah Perisai pelindung...!!! Biar aku saja yang melakukanya...!!!" Jawab Rama yang melihat ada sebuah perisai pelindung yang mencoba menghalangi jalan mereka.. Hanya dengan beberapa gerakan jurus pemecah perisai pelindung, Rama pun mampu menghancurkan perisai pelindung itu...


"Waaahhhh... Bagaimana kamu bisa melakukanya Ram...!!! Hebaat... Sungguh benar benar hebat kamu Ram... Aku ingin sepertimu Ram...!!!" Pangerang Angin pun semakin takjub dengan kekuatan Rama..


"Tenang saja...!!! Setelah kita keluar dari sini, Aku akan mengajari kalian... Sebaiknya sekarang kita cari kunci itu... Dan turun kebawah...!!!" Jawab Rama ingin mengajari Pangeran Angin dan juga shira tentang jurus Perisai pelindung...


Setelah beberapa saat berjalan menuju Cahaya itu.. Mereka pun sampai di sebuah peti yang sangat indah.. Dan peti itu juga dilindungi oleh perisai Pelindung yang dapat menyerang seseorang yang mencoba membukanya... Meskipun begitu, bagi Rama bukanlah hal yang sangat sulit.. Karena saat ini Rama telah memiliki kekuatan penuhnya dalam hal ilusi... Sehingga mudah melawanya... Setelah di buka ternyata di dalam benar terdapat sebuah kunci untuk membuka Pintu menuju Dasar pohon Ez... Rama pun mengambil kunci itu dan bergegas mengajak Pangeran Angin dan Shira meninggalkan tempat itu... Karena menurut pengamatan Rama,, Air di dalam sana semua akan mulai terasa dingin... Disaat semua mulai menuju permukaan Danau Ez,, Tiba tiba saja Air di permukaan mulai membeku menjadi Ez...


"Bagaimana ini... Tubuh kita terperangkap di danau ini...!!!" Ucap Shira yang merasakan tubuhnya sebagian terperangkap di dalam danau dan menjadi Ez...


"Tolooong...!!!! Kakiku terasa beku dan tak dapat di gerakkan...!!!" Pangeran Angin pun berteriak meminta pertolongan...


"Sebaiknya kita tenang dulu...!!! Aku akan mencoba berfikir bagaimana kita bisa lepas dari sini...!!!"Ucap Rama mencoba menenangkan Pangeran Angin dan Shina... Meskipun Tubuh Rama sendiri sudah sebagian menjadi Ez... Setelah berfikir sejenak Rama pun memiliki sebuah ide.. Yaitu menggunakan Jurus Api yang dimilikinya.. Rama mulai berkonsentrasi menggunakan jurus Apinya... Tiba tiba saja tubuh Rama perlahan memancarkan Aura merah kebiruan... Dan Ez ditubuhnya juga mulai mencair... Begitu juga Ez yang berada di sekitar Pangeran Angin dan Shira... Setelah merasa semua telah terbebas.. Mereka pun mulai melompat kearah daratan yang tak jauh dari danau Ez itu...

__ADS_1


"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H bagi yang merayakan... Mohon Maaf lahir dan Batin... Maaf jika selama ini Karya saya kurang berkenan dan lama tidak Update... Di karenakan ada kendala dalam media pembuatan... Hpnya lagi eror kak...!!! Sekali lagi Mohon maaf yang sebesar besarnya..."


__ADS_2