
Nadia yang melihat Rama dalam kemarahan,, Berlari mendekat Dan memeluknya... Berharap Kemarahan Rama mereda dan tidak melakukan Hal yang diluar Batasnya...
"Sudah Cukup...!!!
Cukup Rama Sayang...!!!
Ayo kita Pulang Saja..."
Nadia Mencoba meredakan Amarah Rama...
Karena Rama masih belum puas dengan semuanya yang dulu pernah mereka lakukan Padanya..
Dulu Rama dan teman temanya selalu mendapatkan Bulian dan juga rundungan dari Manto dan teman temanya...
Selalu dihina dan direndahkan..
Bahkan sering menghina Orang tua Rama... Dan saat rama membalas mereka saat itu...
Dia tak bisa apa apa.. hanya dijadikan mainan oleh Manto dan teman temanya...
Tapi untuk Sekarang...
Hanya dengan Tatapan Rama saja mereka pun tidak Mampu menyakitinya...
"Rama...!!!
Bagaimana dengan Kepalamu... ???"
Nadia menjadi panik mengingat Rama telah di pukul kepalanya dengan Balok kayu oleh alex...
"Tidak Apa apa Sayang..!!!
Kamu tenang Saja...
Ayo Kita pulang...!!!"
Jawab Rama yang Sudah reda Amarahnya,, karena Dipeluk dan disadarkan oleh Nadia..
Mereka pun kembali melanjutkan Perjalananya...
Waktu sudah menunjukan pukul 21:30 Wib..
Ibu Nadia menjadi Cemas dan khawatir dengan Anaknya...
Yang hingga Saat ini Belum Juga Pulang...
Begitu juga Orang tua Rama yang juga khawatir pada Rama...
karena Saat ini Kepala Desa Larangan sedang Mengincar Keluarganya dan Akan memberi perhitungan dengannya...
Dan takutnya Rama yang akan menjadi Incaranya Saat ini...
Meski Orang Tua Rama saat ini yakin Anaknya sudah mempunyai kemampuan yang Luar biasa dan Mungkin tidak ada yang Dapat menandinginya..
Tapi Yang namanya Orang Tua mesti Selalu Was was dan Kawatir terhadap anak Mereka...
Beberapa Saat kemudian saat Ibu Nadia Mau menutup pintu Rumahnya...
Karena tadi Sempat Mencoba mengintip Pagar Rumahnya.. berharap Nadia Pulang..
Tapi tidak Dia jumpai...
Tiba tiba Saja Benar apa Yang Ibu Nadia rasakan..
Suara Deru mesin Berhenti di depan Rumah Nadia...
Begitu juga Suara Pagar yang dibuka pun Membuat Penasaran Sang Ibu..
Hingga Akhirnya membuka pintunya dan melihat siapa yang Datang...
"Nadia..!!! Rama...!!!
Kenapa sampai larut malam begini Nak??
Kemana Saja kalian...!!
Ibu dari Tadi Menunggu Kalian pulang Nak..!!!"
Tanya Ibu Nadia yang masih mengkhawatirkan Mereka...
"Tadi Ketemu Om Roy dirumah Makan Bu.. Sama tante juga Siska ada disana...
Terus kita diajak Main kerumah Om Roy.. Karena siska ga mau lepas dari Rama Buu.."
Jawab Nadia jujur..
Tapi Nadia tidak berani Menceritakan tentang Manto yang Menghadang mereka di perbatasan Desa Tadi...
"Owh Yasudah kalo gitu cepetan Masuk udah Malam...!!!!
Nak Rama ga Masuk Mampir dulu..???"
Ibu nadia yang Masih di depan pintu...
"Tidak Bu..!!!
__ADS_1
Terima Kasih Banyak...
Sudah malam Bu..
Rama pamit pulang saja...!!!"
Saat itu juga Rama berpamitan dan pulang..
Ketika Rama sampai Depan Rumahnya...
Dia melihat Ada beberapa Orang yang sedang duduk di Motornya...
menggunakan Helm,, berjaket Hitam Dan Berbadan Besar...
Terlihat Sekitar 4 Orang..
Karena kondisi Sudah Malam dan Gelap... Begitu Juga kebetulan Lampu depan Rumah Rama saat ini Sedang Rusak dan Mati..
Hanya Lampu motor Rama yang sekilas Menyinari Mereka Di pinggir Jalan...
"Siapa ya Mereka ..!!!!
Sepertinya bukan Orang Desa Jati...
Ehmmm..!!
Seperti sedang mengawasi Rumahku..."
Batin Rama lalu Belok ke pelataran Rumahnya..
Setelah Masuk Rumah ternyata Rama Sudah ditunggu Bapak Dan Ibunya..
Dan Diberondong dengan beberapa pertanyaan...
Rama pun menceritakan Semua yang terjadi padanya Hingga Saat dia Dihadang Manto Dan teman temanya...
"Ehmmm Anak itu Memang perlu diberi Pelajaran Nak...!!!
Kalo didiamkan Terus akan semakin ngelunjak dan Sok berkuasa..."
Ucap Bapak Rama..
"Iya Pak...!!!
Tadi Rama sempat menamparnya hingga membuatnya pingsan ditempat pak...
He he he...!!!
Padahal perasaanku Cuma pelan Pak,,
tapi kok sampai pingsan ya pak..!!!"
"Itu yang dimaksud Tenaga dalam nak..!!!
Yang penting Gunakanlah Kekuatanmu Untuk menjaga diri dan melindungi Orang yang Kamu sayangi..
Dan yang paling utama Adalah tegakan Kebenaran dan Basmilah keangkara murkaan...
Dan Jangan lupa kontrol Emosimu...
Tetap tenang dan Rendah Hati...!!!"
Nasehat Bapak pada Rama..
Iya pak...!!!
Saya akan mengingat Semua Wejangan Bapak...!!!
Oya Pak..!!! Tadi di Luar di Depan Rumah ada beberapa Orang pak...
Yang sepertinya bukan Orang sini... Dan Aku dapat merasakan Aura mereka..
Mereka ada maksud yang tidak baik pak..."
Cerita Rama mengingat kejadian Barusan...
Bapak Rama pun begegas mengintip kedepan Rumah yang Gelap gulita...
Dia dapat mersakan ada beberapa orang yang sedang mengawasi Rumahnya..
Nampaknya Mereka sedang Merencanakan Sesuatu....
"Sebaiknya bapak periksa Dulu keluar...!!"
Ucap Bapak kemudian keluar lewat belakang Rumah... mencoba mencari tahu apa mau mereka Lakukan...
Beberapa saat kemudian dengan Ilmunya Bapak rama pun mengawasi di belakang orang orang misterius itu...
Ternyata mereka habis menelfon seseorang.. Dan berencana akan membakar Rumah Bapak Rama..
Mereka pun Saling membagi tugas untuk menjalankan Aksinya..
Satu mengawasi di sekitar rumah Rama...
Dan Tiga Lainya melakukan tugasnya...
__ADS_1
saat ini tiga orang itu Sedang membawa Jurigen berisi Bensin...
Rama, Ibu, dan Yana Juga ikut Waspada Di dalam rumah... Mereka masih menunggu Kabar Dari Bapaknya...
Ketika Orang bertiga itu Mulai mendekati Rumah Rama tiba tiba tiga buah Ranting melesat kearah Mereka...
Slluuppphhh...
Slluuppphhh...
Slluuuuppphhh...
Ranting itu semua menancap di Dada kanan Atas....
Dan membuat tiga orang itu Mematung tak bergerak...
Sedangkan orang yang Berjaga tadi Sudah pingsan Karena terkena pukulan tepat di tengkuk lehernya...
"Apa yang Terjadi...???
Kenapa tubuhku tidak bisa digerakkan...!!"
Tanya salah seorang misterius itu...
"Aku Juga...!!!!"
"Aku Juga Boss...!!!!"
Jawab yang lain Serempak...
Mereka tidak menyadari kalau Saat ini sedang terkena totokan...
Tapi mereka merasa ada sebuah ranting yang menancap di dadanya...
"Ehm Kalian sedang apa disini...???
Lalu untuk apa jurigen di tangan kalian itu...!!!"
Tanya Bapak Rama tapi tidak menampakkan wujudnya...
"Bajingan,,,!!!
Kurang Ajarrr...!!!
Siapa itu... Keluarlah Karo berani...
Jangan Hanya sembunyii....!!!"
Tanya Salah seseorang misterius itu...
"Di tanya kok Malah balik tanya..!!!!"
Tiba tiba Bapak Rama muncul didepan mereka... kemudian mendekat dan mengambil Salah satu jurigen yang dibawa orang orang misterius itu...
"Ehhmm Bensin ya...!!!
apa kalian sedang kehabisan bensin..???
tapi kok banyak sekali bensin yang Kalian bawa.... Terus Kenapa Kalian ada dsini???"
Ucap bapak Rama yang pura pura tidak tau Rencana mereka...
"Iya kita sedang kehabisan bensin dan sedang mencari alat untuk memasukan bensin ini ketangki motor.."
Jawab orang itu mencoba berbohong...
"Begitu ya...!!!
Lalu apa jadinya jika Bensin ini Aku siramkan ketubuh kalian Lalu aku menyalakanya dengan ini..???"
Sambil merogoh Saku salah satu dari mereka dan menemukan sebuah Korek Api...
Orang orang misterius itupun menjadi ketakutan dan Berkeringat dingin...
Dengan ancaman Bapak Rama yang akan membakar mereka...
"Ampuuun pak...!!!!
Ampuuunni kami Pak....!!!
Kami Hanya Orang suruhan pak....
Kami tidak Tau apa-apa tentang Semua ini..!!!"
mereka pun memohon Ampun Kepada Bapak Rama...
Meski tidak bisa bergerak tapi Raut Wajah Pucat karena ketakutan dan Bibir mereka Bergetar Hebat karena tidak bisa melakukan Apa apa ketika di Ancam akan dibakar Hidup hidup...
Apa jadinya Jika mereka benar benar Terbakar...
Mungkin hanya berteriak saja yang dapat dilakukan..
"Sekarang Katakan...!!!
Apa mau Kalian..???
__ADS_1
Dan siap yang Menyuruh kalian..!!!"
Ucap Bapak Rama yang Masih tenang dan memainkan Korek Api di tanganya...