KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
ᏦᎬᎠᎪͲᎪΝᏀᎪΝ ϴᎡᎪΝᏀ ͲႮᎪ ΝᎪᎠᏆᎪ


__ADS_3

Setelah air penuh... Rama langsung menyiram perampok yang pingsan itu... dengan gelagapan diapun terbangun dari pingsangnya...


"Sialan...!!! Ba**ngan....!! Siapa yang Sudah menganggu tidurku..." Ternyata perampok itu Belum sadar sepenuhnya dia menganggap sedang tidur dan tidak terjadi apa apa...


"Adduuuhhh Kenapa Daguku sakit sekali...


Kenapa Ada Darah..!!!! Haah Apa jangan jangan itu bukan Mimpi... ini Kenyataan..!!!" Batin Perampok Lalu melihat sekitarnya.. Yang tadinya malam sedikit gelap.. tapi sekarang mentari Hampir saja Menampakan sinarnya... Saat ini sudah Pukul 05:30 Wib.. Bahkan kendaraan yang berlalu lalang sudah mulai membisingkan telinga..


Nadia yang Sudah terbangun dari mimpi indahnya mencari cari sosok yang semalam menemaninya... Tapi Dia tidak melihat Rama disampingnya... Nadia mulai menyusuri kamar mandi dan ternyata Kamar mandi itu Sudah kosong... Saat Dia kembali ke ruang Tamu Dia melihat Hp dan juga Tas kecil Rama masih di meja.. Tak sengaja Nadia melihat Kearah pintu masuk rumahnya.. Dan terlihat pintu itu sedikit terbuka... Nadia berjalan mendekati pintu dan Setelah keluar..


"Rama Sayang..??? ngapain Kamu disini Lalu siapa mereka semua...!!!"Ucap Nadia yang melihat Rama sedang bersama orang orang berbaju hitam..


"Ini orang orang yang ingin merampok Rumahmu Sayang...!!! dan sepertinya mereka ada yang menyuruh...!!"Ucap Rama meyakinkan Nadia..


Apaa...!!! Merampok..dan disuruh Orang melakukan ini..???"Nadia yang kaget ternyata mereka adalah perampok yang sudah diamankan Oleh Rama dan saat ini Sudah diikat Semua di Sebuah Tiang Pagar rumah Nadia...


"Sekarang Jelaskan dengan jujur,, Siapa yang menyuruh Kalian untuk melakukan ini...!!!" Rama mengancam pemimpin perampok itu menggunakan sisa sisa golok yang sudah patah...Lalu menodongkan dilehernya...

__ADS_1


"Aku sendiri yang Berniat merampok Rumah ini...Dan tidak ada yang menyuruhku...!!! Cepat lepaskan Aku Bocah sialan...!!!" Ucap Pemimpin itu yang tidak sadar dengan kekuatan Rama...


"Ehmm Masih berani ya..!!! Dan masih ga mau mengaku...!!!" Ucap Rama lalu menancapkan sedikit ujung Golok itu kekaki orang itu...


"Aaakkkhhhh... Amppuuunnn...!!! Aku Sudah jujur mengatakanya...!!! Ammpuuun...!!!" Orang itu berteriak kesakitan.. tapi masih tetap dwngan pendirianya...


"Owh Begitu ya...!!! Baiklah..." Rama kemudian menggunakan Tenaga Dalamnya lalu di Jarinya Muncul sebuah Pisau sebesar Paku.. Sangat Tajam... Rama langsung Menusuk Dalam telapak Tangan perampok itu... Karena masih tidak percaya dengan Ucapanya...


"Aaaakkkhhh Ampuuun.... Aaakkkhhh Sakiiitt... Cukup sudah Cukuup.....!!! Aku Akan jujur..!!!Akkkan ku katakan yang sebenarnya... Lepassskaan Pisau itu..." masih dengan Rasa sakit yang Luar Biasa Perampok itu akhirnya menyerah dan akan mengatakanya...


"Ehmm Gitu kan enak...!!! Kenapa gak Dari tadi Kamu Jujur... Kan ga Bakal seperti ini Ujungnya...!!!" Ucap Rama dengan senyum Puas atas Sikapnya... Bahkan Nadia yang melihatnya pun Tak menyangka Rama bisa sekejam itu... Tapi Nadia yakin Rama hanya akan kejam kepada Orang yang menyitinya ataupun Membuat masalah dengan orang orang terdekatnya... Rama adalah Orang yang simple.. Dia sangat pendiam dan tidak pernah Melakukan Hal yang Diluar Batas... Dia akan sangat Baik dan sopan kepada orang yang Baik padanya... Dan sebaliknya dia Akan sangat kejam pada orang yang Berani menyinggung Bahkan menyakiti Orang orang terdekatnya..


Lhoh Bapak sudah Sampai!!!! Ko cepet Banget pak??? Terus Kakak Mana pak..???" ucap Nadia yang berlari Ke arah Pagar untuk membukakan pagarnya... ternyata itu Mobil Bapaknya... Setelah Bapaknya Masuk disusul Ibu Dan Kakaknya Nadia...


"Lho Nak Siapa mereka...????" Lalu Nadia menjelaskan semua yang Dia tau.. kepada orang Tuanya... Dan Nadia juga sempat memeluk kakaknya karena sudah terbiasa Nadia sangat manja kepada kakaknya.. Begitupun Kakaknya yang sangat memanjakan Adik satu satunya itu... Merekapun saling melepas kerinduanya... Dan Bapak Nadia yang mengetahui cerita tentang Nadia Langsung Merah padam menahan Marah pada perampok itu... Hingga Tanpa Sadar dia Menendang Perampok di sampingnya saat ini...


"Sekarang Katakan yang sebenarnya...!!! Siapa yang menyuruh Kalian...!!!! Dan Apa tujuanya Menyuruh Kalian Merampok Rumahku..." Bentak bapak Nadia pada Perampok di depanya... Dia sangat Marah ada Orang yang telah merencanakan ini semua dengan Matang...

__ADS_1


Amppuuun Pak...!!! Saya Hanya disuruh Oleh Pak Bardi... untuk melakukan Semua ini... Karena Jika kami tidak melakukan tugasnya,,, Rumah kami Akan disita oleh Dia pak...!!! Kami Semua mempunyai Hutang yang besar pada Dia...!!! Makanya kami berusaha menutupinya...!!! Ucap perampok itu yang sudah gemetar ketakutan dan juga muka lebam dan Darah mengalir kemana mana...


"Hah Bardi...???? Apa tujuannya melakukan ini Semua... Bukanya Dia adalah orang Kepercayaanku...!!!" Batin Bapak Nadia yang Tidak percaya dengan semua yang Dia dengar...


Bardi Adalah Adik kandung dari Barja... Kepala Desa Larangan...Dia saat ini Adalah Seorang Wakil kepala sekolah.. Dia sebenarnya lebih Lama berada disekolah itu daripada Bapak Nadia... kemungkinan Saat ini Dia berencana Merampok rumah Nadia dan mengambil semua berkas2 yang ada dirumah Bapak Nadia Karena ingin Menggantikan Jabatan Bapak Nadia sebagai kepala sekolah.. Dia ingin merusak citra dan Juga membuat Bapak nadia bangkrut...


hah Pak Bardi..!!! Bukanya Beliau adalah Wakil Kepala sekolah Pak??? Kenapa Dia melakukan ini...!!! Rama penasaran Dan bertanya pada Bapak Nadia... Rama juga tau Bardi adalah adik Kandung dari Barja..Kepala Desa Larangan... !!


Setelah Semua Jelas akhirnya Bapak Nadia menghubungi pihak yang berwajib untuk mengusut tuntas masalah ini... Dan tak selang beberapa lama Pihak Yang berwajib pun datang... dan akhirnya Para perampok itu diringkus dan Di bawa ke Kantor untuk dimintai keterangan... Sedangkan Bapak Rama Juga ikut untuk menjadi saksi atas Masalah ini... Karena Dia ingin kejelasan Semua pihak yang berhubungan dengan Masalah ini...


Ibu dan Juga Kakak Nadia akhirnya menyuruh Rama dan Nadia memasuki Rumahnya.. Setelah diruang Tamu,, Ibu nadia sangat Berterima kasih atas semua bantuan dari Rama dan juga telah menjaga Nadia saat mereka semua tidak dirumah... Merekapun Mengobrol bersama diruang Tamu...


"Kenapa Kakak pulang secepat ini dan meminta bapak menjemput kakak..???" Ucap Nadia yang penasaran dengan penjelasan Ibu yang belum dia Pahami...


"Ehmmm Sebenarnya Kakak Saat ini Sedang Sakit dek...!!! Dan Semua orang tidak ada yang Tau penyakit Apa yang Kakak derita ini...!!! Penyakit Kakak ini sangat Langka Dan belum pernah terjadi Pada siapapun..!!! Ucap Kakak Nadia dengan Sayup dan sedih menceritakan tentang penyakitnya...


"Lalu Penyakitnya seperti apa kak..!!! Menurut Nadia Kakak Baik Baik Aja Saat ini dan tidak Ada yang aneh dengan Kakak...???" Ucap Nadia yang mengamati Kakaknya sejak tadi... Sedangkan Rama hanya mendengarkan obrolan Kakak beradik itu... Kakak Nadia sudah Tau,,kalau Rama itu adalah kekasih adiknya.. Dia diberi tahu Oleh Ibunya ketika dalam perjalan pulang semalam..

__ADS_1


"Sebenarnya penyakit Kakak Saat ini Adalah....!!!" Kakak Nadia masih berfikir bagaimana memulai menceritakanya...


__ADS_2