
Disebuah ruangan Rama dan Via duduk bersama dengan kakek zarda...
"Siapa Namamu nak..???" Tanya Kakek Zarda pada Via...
"Saya Olivia kek..!!! biasa dipanggil Via..!!" jawab Via dengan lembut dan masih malu malu karena kesalahanya kemarin...
"Owh baiklah Nak Via,, sekarang Kamu silahkan duduk bersila disana dan tenangkan dirimu...!!! "Jangan fikirkan tentang apapun.. Fokuskan dirimu pada titik terndahmu...!!" Ucap kakek zarda... menyuruh Via menenangkan Diri di atas Sebuah Batu yang lebar seperti Tempat tidur...
"Fokus ke titik terendah itu bagaimana kek..??" tanya Via ya masih belum memahami perintah sang kakek...
"Ehm coba kosongkan fikiranmu...!! Dan fokuslah hanya pada sebuah titik di fikiranmu...!!!" Kakek Zarda menerangkan...
"Rama aku butuh bantuan tenaga Dalammu..!! Nanti aku ajari Ceritanya...!!! Untuk saat ini kita bicara lewat Batin saja... Takutnya Via akan mengetahui kekuatanmu itu..!!!" Batin kakek kepada Rama...
"Baik kek..!! Lalu saya Harus bagaimana" Jawab Rama bingung Harus melakukan Apa..
Kakek Zarda pun menjelaskan Pada Rama.. Yang pertama Harus dilakukan Rama adalah memusatkan tenaga Dalamnya pada kedua Telapak Tanganya... Dan Saat ini Kakek Zarda mengeluarkan Sebuah Bunga Cempaka Emas dari dalam Ruang dimensinya...
Lalu kakek Zarda menyuruh Via Duduk Di depan Rama dengan mengambil posisi duduk Bersila... Dan membalikan tubuhnya membelakangi Rama...
__ADS_1
"Nak Via..!! dan Nak Rama Bukalah Baju Kalian... karena Bajumu bisa menghambat Aliran penyembuh yang ku berikan padamu...!!!" Ucap kakek Zarda menyuruh Via..!!! Via pun merasa malu jika Harus bertelanjang di depan kakek Zarda...
"Ehmm Tenanglah Aku akan menutup Mataku.. Dan kamu Rama tutuplah matamu juga...!!! Kakek zarda memberikan sebuah kain hitam penutup mata... Setelah semua menutup mata.. Via pun perlahan membuka Bajunya... Hingga terlihat jelas Tubuh putih Bersih dan sangat Halus... Serta Dua bukit yang Lumayan besar... tapi Via tutupi dengan kedua Tanganya... Walaupun Rama dan kakek Zarda menutup matanya tapi Via tetap merasa Malu karena dia belakangnya saat ini ada dua Orang Lawan jenis...
Setelah Via selesei membuka pakaianya Rama mulai mendekat dibelakang Via... Sedangkan Bunga Cempaka emas diletakkan Di depan Rama... Lalu Kakek Zarda memerintahkan Rama untuk Penyentuh Punggung Via dengan kedua telapak tanganya.. Dan memfokuskan pada Bunga Cempaka emas didepanya... Sesaat setelah menempelkan Kedua telapak tanganya kepunggung Via... Dia merasakan Bergetar dihatinya Betapa lembut dan halusnya kulit Via.. tapi Rama mencoba tetap fokus... sedangkan Via yang merasakan tangan Rama menempel di punggungnya pun merasakan hal yang sama.. Antara bahagia dan Malu...
Kemudian Kakeh Zarda pun menyalurkan Energi Api di Punggung Rama...
Hawa panas yang menjalar di tubuh Rama,, Perlahan Diserap Oleh Energi dingin yang ada di dalam inti tubuh Rama.. Perpaduan Dua energi yang bertolak belakang itulah kemudian Membuat Bunga Cempaka Emas bereaksi dengan Berubah Warna Putih kebiruan...lalu Perlahan Terbang menuju keatas kepala Via...
Via yang masih Terdiam mencoba memfokuskan diri dengan apa yang di perintahkan oleh kakek Zarda tadi..
Keringat Rama dan Via pun Mengalir deras Dari tubuhnya... Sedangkan Kakek Zarda telah Berhenti menyalurkan energinya yang sudah Habis.. Dia kemudian keluar dari Ruangan itu dan Menyuruh Zargo untuk menjaga Rama dan Via... Kakek Zarda Saat ini berharap Rama dapat Bertahan Dari serapan Energi Bunga Cempaka Emas itu.. Butuh tenaga Dalam yang sangat kuat untuk Membuat Bunga cempaka emas bereaksi... Dan itu Hanya bisa dilakukan Oleh Orang yang memiliki Tubuh Inti Ez... Dan Rama lah yang memiliki tubuh itu..
Waktu terus Berlalu... dan sepertinya Bunga Cempaka Emas mulai Redup dan mengering.. Pertanda Bunga itu Telah selesei menyerap semua Energi Panas yang Ada di tubuh Via.. Rama pun Menghentikan penyaluran Energinya.. Karena Proses penyembuhanya sudah selesei...
Setelah Rama menghentikan Penyaluran tenaga Dalamnya pada Via,, tiba tiba saja Rama terjatuh pingsan dan tak sadarkan Diri... Rama telah menghabiskan seluruh Energinya karena proses penyaluran energi itu.. Dan itu adalah hal yang pertama kali Rama lakukan..
Via yang mengetahui Rama saat ini pingsan tanpa sadar membalikan tubuhnya dan menolong Rama... Dia sangat khawatir dengan keadaan Rama.. Kemudian mencoba membopong dan memeluk Rama.. Tapi Ketika Via menyadari Saat Tubuhnya dan tubuh Rama saling bersentuhan dan tidak memakai sehelai Benang pun melepaskan pelukanya.. dan membiarkan Rama tergeletak disana...
__ADS_1
Via merasa sangat Malu sekaligus bingung karena itu adalah hal yang pertama kalinya ketika tubuhnya bersentuhan secara langsung dengan seorang lelaki.. Dan untung Saja kakek Zarda tidak ada ditempat itu.. Dan hanya Ada ular kecil yang hanya diam melingkar di atas jaket Rama...
"Aahhh...!!! Dasarr kelakuan anak muda jaman sekarang.. Hanya bisa berfikir sesaat tanpa melihat situasi dan kondisi...!!!" Ucap Zargo yang melihat Via memeluk Rama tanpa mengenakan Pakaian...
"Ddduuuuhhh Bagaimana ini...!!!" Ucap Via kemudian Mengambil Bajunya dan memakainya... Dia masih Bingung Harus melakukan Apa..
Setelah Via selesei memakai Bajunya, Dia kembali mencoba Membantu Rama untuk Tidur disebuah Batu yang di gunakan untuk Proses penyembuhan tadi...
"Sangat Tampan dengan tubuh yang kekar dan atletis.!!! Andai saja kamu bukan kekasih adikku.. Mungkin Aku Rela memelukmu sampai kau bangun Rama...." ucap Via dalam hatinya,,, saat melihat Rama tanpa pakaian sedang Terbaring lemah di Atas sebuah Batu... Dia sangat Berharap Bisa menjadi kekasih Rama.. Karena Semua yang telah dilakukan Oleh Rama kepadanya...
Setelah beberapa Saat kemudian Kakek Zarda memasuki Ruangan itu... Dia melihat Rama sudah terbaring lemah di atas Batu..Dan Via duduk disampingnya...
"Ehmmm mungkin dia kelelahan dan kehabisan Energi...!!! Biarkan Dia beristirahat saja dulu..!! Nanti aku yang akan menyembuhkanya.....!!! Sekarang kamu keluarlah Dulu...!!!" Ucap kakek Zarda dengan tenang walaupun melihat Rama pingsan di depanya saat ini... Dia merasa wajar jika ini terjadi padanya... karena ini baru pertama kali bagi Rama mengeluarkan begitu banyak energinya...
Sedangkan Via menolak untuk keluar.. dan masih ingin tetap berada disamping Rama... Karena bagaimana pun juga,, Rama pingsan karena telah membantunya... Via saat ini merasa sangat Berhutang Budi bahkan berhutang Nyawa pada Rama...
"Ehmm Baiklah kalau itu maumu..!!!" Kakek zarda pun berbalik dan meninggalkan mereka berdua untuk memberi tahu tentang kondisi Rama saat ini...
Nadia yang mendengar tentang pingsanya Rama dibuat Kaget dan menjadi sangat Khawatir pada Rama... kemudian dia Berlari untuk melihat dan memastikan kondisi Rama saat ini... Begitu sampai di dalam Ruangan,, Nadia melihat Rama terbaring lemah tanpa Pakaian... Dia mendekat Lalu memeluk Rama.. Nadia juga sempat menanyakan kondisi Kakaknya yang juga terlihat sedikit lemah tak berdaya... Hingga terlihat keringat dingin membasahi tubuhnya..
__ADS_1