KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
Pembuktian Rama


__ADS_3

Setelah Keluar dari lingkaran teleportasi,, Rama mencoba mengamati Area sekitarnya.. Dan ternyata disana ada Sebuah istana yang sangat megah dan juga mewah dimana Hanya ada satu bangunan yang luasnya Ratusan Meter... Tapi bangunan itu juga di lindungi sebuah Perisai pelindung agar tak nampak oleh Mata biasa,, Dan hanya terlihat hutan belantara...


"Bagaimana bisa Istana di bangun di Pulau ini... Dan dimana kita saat ini Tuan...!!!" Rama sedikit takjub dengan yang dilihatnya.. Dan juga Penasaran dengan tempatnya berada saat ini...


"Ha Ha Ha... Kamu pasti tidak menyangka bukan,, Anak muda...!!! Ini adalah Istana Abadi Ez yang letaknya sangat tersembunyi dan Jauh dari Jamahan orang lain... Hanya Raja Salju Ez dan Petinggi Istana yang mengetahui tempat ini... Dan Aku harap Kamu tidak membuat masalah disini.. Karena aku yakin kamu tidak akan mampu keluar dari sini...!!!" Ucap Ayah Shina mengingatkan Rama,, Tapi yang Ayah Shina tidak Tau Bahwa Jurus teleportasi Rama lebih Hebat dari dia dan Bahkan para Ahli teleportasi lainya.. Karena bagaimana pun Jurus Teleportasi Rama telah mencapai puncak jurus itu sendiri...


"Benarkah... Bagaimana jika Aku mampu keluar dari sini dengan sangat mudah...!!! Apa tuan akan benar benar percaya dan tak Meremehkanku Lagi...!!! Dan Lagi Jika aku mampu,, Maka Anak tuan akan menjadi miliku...!!!" Rama pun mencoba Menekan Ayah Shina dan Mengungkapkan keinginanya memiliki Shina dan mendapat Restu dari Ayahnya... Disisi Lain Shina yang mendengar permintaan Rama merasa sangat terkejut.. Antara Bahagia dan Khawatir jika Ayahnya akan memarahi Rama dengan ucapanya itu.. Ayah Shina dan Rama pun kembali memulai perdebatan itu lagi... Dan mungkin di antara mereka berdua belum ada kepuasan dengan perdebatan itu...


"Apa yang Kau katakan Anak Muda...!!! Apa kau anggap Anakku ini Barang taruhan...!!! Dan lagi Dengan Kekuatanmu yang besar itu,, bukan berarti Kamu memiliki Jurus Teleportasi yang aku miliki... Karena jurus ini Hanya warisan leluhur Kerajaan Salju Ez... Tidak ada orang lain yang memilikinya...!!! Aku yakin kamu tak akan mampu Keluar dari tempat ini...!!!Ha Ha Ha.... Lihatlah Lautan itu sangat Luas... Bahkan dengan terbang pun Kamu akan Jatuh karena terkena petir petir yang menyambar itu... Dan jika berenang maka Tubuhmu akan di mangsa Monster moster Laut itu...!!! Jadi Hentikan omong kosongmu itu Anak muda...!!! Ha Ha Haa.." Ayah Shina Tertawa lantang... Dia juga semakin dibuat bingung dengan Anak muda didepanya saat ini.. Begitu banyak Hal yang membuatnya penasaran siapa sebenarnya Pemuda didepanya ini..

__ADS_1


"Jika Aku bisa,, Apa tuan benar benar akan Menyanggupi permintaanku...!!! Bukankah Tuan menganggapku tidak mampu dengan apa yang tuan lakukan..." Rama mencoba menekan Ayah Shina dengan ucapanya..


"Ehmmm Tapi jika kau tak mampu...!!! Maka jangan lagi berurusan dengan Kerajaan Salju Ez dan tinggalkan tempat ini saat itu juga...!!! " Ayah Shina juga tak mau kalah menekan Rama dengan Ucapanya... Karena Dalam Hal kekuatan tentu saja Ayah Shina tidak akan bisa menang melawan Rama.. Sehingga menggunakan perkataan adalah salah satu cara yang mudah untuk melarang pemuda itu bertemu Raja Salju Ez... Bagaimana pun Kemungkinan Besar para petinggi Kerajaan Salju Ez pasti akan marah pada Ayah Shina,, Jika tau pemuda yang Dia bawa adalah Petinggi kerajaan Api... Yang Hingga saat ini masih menjadi musuh mereka.. Dan bisa saja Ayah Shina juga disebut sebagai Penghiyanat karena membawa musuh masuk ketempat persembunyian mereka saat ini..


"Baiklah,, Aku terima itu,, Jika Aku tak mampu membuktikan ucapanku.. maka aku akan meninggalkan tempat ini dan mengurungkan niatku untuk bertemu Raja Salju Ez...!!!" Ucap Rama dengan tegas dan sangat yakin mampu menembus Perisai ilusi yang melindungi Istana itu..


"Baiklah...!!!" Jawab Rama singkat dengan Senyum mengembang dibibirnya.. Dan Dalam sekejap Rama menghilang dari pandangan semua orang yang ada disana... Bahkan Ayah Shina tak menyangka dengan apa yang terjadi saat ini... Begitu cepat seperti kilat yang tak terlihat oleh pandangan mata...


"Kemana pemuda itu tadi...!!! Kenapa tiba tiba saja menghilang dari pandanganku...!!!" Batin Ayah Shina lalu mengamati tempat sekitarnya tapi tak menemukan Rama... Mencoba melihat kearah Laut tapi tetap tidak ada hal yang berbeda disana... Di langit pun demikian..

__ADS_1


Didalam kebingunganya,, Tiba tiba saja Rama kembali kehadapanya juga dengan sangat cepat... Bahkan belum sempat melangkahkan kakinya untuk berbalik...Di tangan Rama ada sebuah Ranting yang dibawanya...


"Coba Tuan periksa... Apakah di Ranting ini ada bekas darah Tuan,, ketika tadi terkena Tekanan dari Aura yang aku keluarkan..!!!" Ucap Rama lalu memberikan Ranting yang ada ditanganya pada Ayah Shina... Dan Hal itu semakin membuat semua orang yang menyaksikanya terkejut dan tak percaya dengan apa yang di lakukan Rama.. Antara percaya dan tak percaya dengan itu semua...


"Ap...Apaa kamu bilang...!!! Darah... Darahku di ranting itu... Apa kamu yakin telah kembali kesana dengan waktu sesingkat itu..!!!" Ayah Shina sedikit gagap dan terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Rama.. Ayah Shina pun mencoba mengamati dan memeriksa darah itu.. Dan ternyata benar apa yang dikatakan oleh Rama.. Diranting itu terdapat bekas darah yang di Muntahkan saat terkena tekanan Aura yang di keluarka rama tadi.. Disisi Lain Ayah Shina juga curiga jika Rama telah merencanakan ini semua sebelum datang ketempat ini.. Rama sebelumnya telah mengambil Ranting itu dan menyembunyikanya... Dia mencoba membodohi semua orang disana..


"Ha Ha haaa...!!! Apa kamu mencoba membodohiku anak muda... Aku yakin Ranting itu memang sebelumnya telah kau bawa dari sana dan kau sembunyikan... Dan saat ini lah waktu yang tepat untuk memperlihatkanya untuk mengelabuhiku... Benar kan dugaanku...!!! Sungguh Siasat yang sangat Hebat bahkan aku hampir tertipu oleh caramu itu anak muda...!!!" Ucap Ayah Shina mencoba mengungkapkan apa yang difikirkanya dan menganggap Rama telah mencoba menipu mereka semua... Tapi saat itu juga Rama langsung menggenggam Tangan Ayah Shina dan Melakukan teleportasi ketempat pertama kali mereka bertemu... Dan dalam sekejap Rama dan Ayah Shina telah berada di depan Goa itu..


"Apa Tuan masih meragukan ucapanku...!!! Apa tuan masih berfikir aku telah membodohi Semua orang yang ada disana...!!!" Ucap Rama membuktikan ucapanya secara langsung.. Rama langsung melakukan teleportasi kembali ke tempatnya tadi begitu juga dengan Ayah Shina..

__ADS_1


__ADS_2