
Di dalam kamar Nadia dan juga Rama masih dalam keadaan canggung satu sama lain.. Bahkan sangat berbeda ketika saat mereka masih masa pacaran kemarin.. Disaat sekarang sudah sah menjadi suami istri sikap mereka berubah drastis.. Sedikit malu malu ketika saling berdekatan..
"Kamu malam ini cantik banget sih sayang...!!!" Ucap Rama memuji Nadia,, Karena Saat ini hanya mengenakan Piama pendek dan tipis,, serta rambut yang terurai panjang,, Sedangkan Rama mengenakan kaos putih dan celana training panjang..
"Iya laah.. Ini kan buat Suamiku tersayang...!!! Ehmm ehmmm...!!" Jawab Nadia mencoba menggoda Rama yang hingga saat ini belum peka sama sekali..
"Yang bener... Tapi ko ga ada senyum sama sekali dari tadi...!!!" Rama penasaran dengan sikap Nadia.. Padahal dia juga paham apa maksud Nadia saat ini tapi Rama hanya berpura pura tidak peka dengan apa yang diinginkan Nadia.. Dan berlagak sedikit lugu,, padahal sejak tadi pedangnya Rama sudah sangat susah untuk dikendalikan tetapi tetap di tahanya..
"Ehmm tau ah... Aku mau kekamar mandi dulu...!!!" Ucap Nadia yang merasa kesal karena sikap Rama..
Tak lama kemudian,, Nadia pun keluar dari kamar mandi,, Tetapi setelah mengamati sekitar tak melihat Rama disana,, Tapi setelah mendekat kearah kasur,, Nadia melihat Rama sudah tidur dikasurnya dengan posisi terlentang...
__ADS_1
"Iiiihhhhh.... hhuuuhh dasar lelaki gak peka sama sekali...!!! Ini kan malam pertama pengantin kita... Ehh malah di tinggal tidur,,!!!" Nadia berdecil kesal dan menggumel sendiri saat melihat suaminya sudah tidur duluan di malam yang sangat istimewa bagi mereka.. Nadia yang sudah hilang semangatnya pun hanya menahan kekecewaanya dan menyusul Rama tidur disampingnya.. Dan setelah meletakkan tubuhnya di atas kasur disebelah Rama dengan posisi membelakangi Rama,,
"Apa seperti ini yang dilakukan semua pengantin baru di malam pertamanya...!!! Memang terkadang angan tak sesuai dengan kenyataan...!!!! Mending aku tidur aja...!!!" Batin Nadia yang masih dalam posisi membelakangi Rama,, Dan ketika akan memejamkan Matanya,, Tiba tiba sebuah tangan memeluknya dari belakang,, Dan perlahan Hembusan Nafar mendekat kearah tengkuk belakang Nadia,, Perlahan Rama mencium bau yang sangat wangi dan segar ketika hidungnya sudah berada di tengkuk Nadia,, Menciuminya secara perlahan.. Nadia yang merasakanya pun awalnya sedikit terkejut,,akan tetapi Tau itu adalah Rama suaminya.. Dia pun Hanya diam dan menikmati kecupan demi kecupan yang mulai terasa di leher bawah telinganya..
Setelah Lama bermain main akhirnya Rama pun memutuskan untuk menuju Puncak malam pertama mereka,,
"Sayaaaang..!!! Apa kamu siap..!!" Ucap Rama yang sudah benar benar berada di puncak nafsunya... Dan Nadia pun hanya menganggukan kepalanya tanda dia sudah siap untuk melakukanya..
Perlahan tapi pasti Rama pun mulai melakukan kewajibanya sebagai Suami... Semakin dalam dan dalam... Jeritan kecil serta ******* antara sakit dan kenikmatan Nadia rasakan secara bersamaan.. Sebuah hal yang tak dapat diungkapkan dengan kata dan hanya bisa menikmatinya... Hingga butuh beberapa saat akhirnya Rama dan Nadia merasakan puncak kenikmatan itu.. semakin bersemangat mereka melepaskan semua hasrat yang terpendam selama ini.. Dan hal itu dilakukan secara berulang ulang hingga pagi menjelang.. Tak ada waktu untuk memejamkan mata mereka berdua hingga kokok ayam terdengar di telinga mereka...
Setelah meeeka membersihkan diri dan menjalankan kewajibanya,, Mereka pun berjalan bersama turun kelantai bawah untuk bergabung bersama keluarga besar mereka yang telah menanti sejak tadi.. Nadia yang masih menahan Rasa perih di area miliknya hanya bersikap biasa dan sedikit menunduk malu karena terlihat dari cara berjalanya..
__ADS_1
"Eheeemm eheemmm...!!! Pengantin baru kok baru muncul nii...!!! kelihatanya semangat sekali...!!!" Om Roy pun mulai menyapa Rama dan Nadia yang berjalan mendekat kearah mereka..
"Kayak Papa dulu gak seperti itu aja siih...!!! Sudah Pa,, Kasihan tuh Rama dan Nadia yang malu malu gitu...!!!" Sahut Istri Om Roy mencoba membela Rama dan Nadia.. Disisi Lain Rama dan Nadia Hanya tersenyum dan sedikit tersipu Malu dengan apa yang dikatakan oleh Om Roy..
Setelah bercanda canda kecil sambil menikmati sarapan pagi mereka,, Om Roy pun bermaitan untuk kembali pulang kerumahnya.. Karena bagaiamana pun masih banyak urusan yang perlu diseleseikan oleh Om Roy.. Awalnya Pak Syahrul mencoba untuk menahanya,, Akan tetapi karena sudah terlanjur ada janji dengan seseorang,, Akhirnya Om Roy memutuskan untuk berpamitan..
Setelah semua kembali ke aktifitas masing masing,,, Sedangkan Rama dan Nadia masih dalam masa libur mereka.. Dan memutuskan untuk melihat lihat dan membuka Kado dari Orang orang.... Disana Mereka tak sengaja membuka sebuah bingkisan yang tak terlalu besar dan mungkin hanya sebesar kotak rokok.. Dan ternyata itu adalah dari Guru Revan.. Setelah Rama membukanya terlihatlah seperti sebuah Kunci dan memiliki simbol.. Lalu di bawah kunci itu juga terdapat sebuah surat yang di tujukan untuk Rama..
"Ini kunci Apa sayang...!!! Kok bentuknya aneh sekali...!!!" Ucap Nadia yang penasaran dengan Kado yang diberikan oleh Guru Revan..
"Aku juga tidak Tau sayang...!! Mungkin Surat ini bisa menjelaskan semuanya...!!!" Jawab Rama lalu memperlihatkan sebuah surat di tanganya..
__ADS_1
"Pangeran...!!! Mungkin Hanya ini yang dapat aku berikan padamu... Ini adalah Sebuah kunci yang dimana untuk membuka jalan menuju Ruang Rahasia Alam Langit,, Dan Kunci itu akan secara otomatis bersatu dengan Pintu yang berada di Pohon Ez besar di Pusat kerajaan Salju Ez.. Disana pangeran Harus menggunakan mata batin pangeran untuk mengetahui letak pintu itu... Dan setelah pangeran sampai di Ruang Rahasia Alam Langit,, Disana begitu banyak sumber Energi dan juga beberapa Tehnik dan jurus yang sangat kuat... Kunci ini Adalah pemberian dari guruku waktu itu agar aku dapat meningkatkan kekuatanku disana,, Tapi karena saat ini Aku terlalu Tua untuk pergi kesana,, Maka Pangeran lah yang pantas untuk memiliki kunci ini... Aku yakin pangeran akan mampu menguasai semua jurus itu dan kekuatan pangeran akan meningkat pesat... Hanya orang pilihan lah yang dapat membuka pintu itu Dan aku yakin pangeran lah Orang pilihan itu... Ingat pangeran...!!! Kekuatan yang besar akan memiliki tanggung jawab yang besar dan pasti akan ada yang lebih kuat daripada pangeran... jadi Aku berharap pangeran akan menjadi Yang terkuat dari yang terkuat...!!!" Ucap isi Surat yang ditulis oleh paman Yuza.. Dia berharap Rama adalah Orang pilihan itu..
"Ruang Rahasia Alam Langit...!!! Ehmm Apa itu tempat yang pernah kita kunjungi waktu itu sayang...!!! Apa kamu akan pergi kesana...!!!" Nadia pun penasaran dan sedikit Ragu jika Rama akan meninggalkanya nanti..