
"Waktu terus Berlalu.. Hingga pukul 03:00 Wib Bayu Sudah terbangun dari tidurnya... Dia melihat Ram Dan Via sedang bermain Api unggun..
"Lhoh Nak Via kenapa tidak tidur..??" Tanya Bayu yang mendekat ke arah mereka berdua..
"Eh iya Pak tadi sempat kebangun.. Terus gak bisa tidur lagi... Yaa Aku temenin Rama aja..!!" Via pun menjawab dengan lembut..
"Owh Yasudah Sekarang Biar bapak aja yang jagain disini... Kalian tidur Saja.. mumpung masih jam segini... Tapi subuh Bangun yaa!!!" Bayu pun mengingatkan mereka dan menyuruh istrahat..
"Rama disini Saja pak..!! Nemenin Bapak.. Sudah nanggung Pak mau tidur.. Bentar lagi Juga Subuh..!!!" Ucap Rama yang sudah tak berniat tidur malam ini..
"Saya Juga disini saja Pak..!!!" Via pun menimpali ucapan Rama.. Dia tetap ingin Bersama Rama mumpung ada kesempatan.. Kalau ada Nadia pasti sangat Susah untuk sedekat ini dengan Rama...
"Yaa sudah terserah kalian Saja...!!! Ehhmm..!!! Apa dipundakmu itu Nak???" Tanya Bayu yang melihat Seekor Ular kecil yang melingkar dipundak Rama...
"Ehhh Ini Aku temukan Disemak semak sana Pak!!! Dia mau Aku pelihara... dan Aku beri Nama Zargo..!!!" Ucap Rama sambil mengelus kepala Zargo yang mungkin sedang tertidur Lelap di Pundak Rama...
"Owhh gitu.. kok ular itu bentuknya aneh ya.. Bapak tak pernah melihat ular seperti itu selama ini..!!!" Tanya Bayu yang sedang mengamati Ular kecil itu..
"Iya mungkin Hanya ada disini pak.. Dan tak pernah keluar hutan ini..!!" Rama mencoba mengarang cerita untuk menutupi identitas Zargo... tapi mungkin suatu saat kalau waktunya sudah Tepat Rama akan memberi tahu Keluarganya tentang Ular kecil ini..
"Sebaiknya Sembunyikan Dulu Ular itu biar tidak membuat gaduh...!!! siapa tau ada yang taku sama ular itu..??" Ucap Bayu memperingatkan Rama...
"Iya Pak.. Biar tidur di Tasku saja Ularnya...!!!" Rama pun beranjak dari duduknya menuju tenda tempat tasnya diletakan..
__ADS_1
Mereka pun melanjutkan obrolan sampai pagi tiba... Orang orang juga mulai terbangun dari mimpinya... Mereka semua beranjak dan mengerjakan kegiatan pagi masing masing...!!
Lalu mereka mempersiapkan diri untuk pergi menemui kakek Zarda... Nadia yang masih terus merajuk Manja pada Rama akhirnya dperbolehkan ikut bersama ke Goa itu.. sedangkan yang lain tetap tinggal di area Tenda... Sedangkan Roji dijaga ketat oleh Bapaknya agak tidak menyelinap seperti kemarin... Rama juga membawa Zargo bersamanya dan diletakan dikantong kepala jaketnya...
Selang beberapa Waktu akhirnya Mereka berangkat ke Goa itu.. Tak butuh waktu lama untuk sampai tempat itu... Via yang melihat Goa itu sangat berbeda saat pertama kesini... Merasa aneh.. Karena waktu itu Goa banyak tertutupi akar belukar yang lumayan Rimbun.. tapi sekarang sangat bersih dan terlihat jelas lubang Goa itu.. Setelah memasuki Goa..Via juga sama sekali tak merasakan tekanan seperti yang dulu.. Terasa nyaman dan tenang... Mereka semua disambut Oleh Dalsa di Dalam Goa...
"Selamat datang di Goa kami..!!! Silahkan duduk dulu... Saya akan memanggilkan Kakek dulu..!!!" Dalsa pun menyambut hormat mereka yang Datang Lalu pergi meninggalkan mereka..
Semua orang yang pertama kali melihat Dalam Goa menjadi takjub dan terpukau dengan Pemandangan Goa... Dari Luar Hanya terlihat Goa seperti pada umumnya.... tapi Di dalam seperti Ruangan perumahan Elit.. Sangat mewah dengan dinding dinding Berhiaskan Batu Warna merah yang menyala seperti Lampu... Dinding bagai Crystal Yang memantulkan Cahaya kemerahan...
Tak selang lama akhirnya Kakek Zarda pun datang bersama Dalsa...
"Selamat datang di tempat kami.. Maaf jika Sambutan kami kurang mengenakan Buat kalian Semua..!!! Dan Perkenalkan Namaku Zarda.. Penjaga Hutan dan Goa ini..." Ucap kakek Zarda lalu Duduk di antara Rama dan yang lainya...
"Eeehhhmmm Kamu perempuan yang waktu itu ya.!!!???" Kakek Zarda menyipitkan Matanya memandang Olivia dengan Cermat..
"Iyy..iyya kek..!!! Saya yang waktu itu datang kesini... Maafkan semua kesalahan perbuatan dan perkataan saya kek..!!! Saya sangat menyesalinya...!!!" Ucap Via tertunduk meratapi kesalahanya waktu itu...
"Ha Ha Ha... Itulah kelemahan Manusia.. Baru menyadari kesalahanya ketika Ada yang sudah terjadi..!!! Jangan pernah mengulanginya lagi Nak... Selalu dengarkan Nasehat Orang Tua..!!" Kakek Zarda pun tertawa lantang... lalu memperingatkan tentang masalah yang dialami Olivia..
"Tolong maafkan Anak saya kek..!!! semua itu karena kesalahan Saya.. Yang kurang tegas mendidiknya..!!!" Pak syahrul pun ikut meminta maaf atas kecerobohan Via..
Yaa Yaa Yaaaa..!!! Sudah lah.. semua sudah terjadi... Dan dilain kesempatan jangan pernah terulang lagi...!!!" Kakek Zarda menerima maaf Via...
__ADS_1
"Lalu apa yang Harus kami lakukan untuk Memperbaiki masalah ini kek..?? Apa kakek bisa mengobati putriku..???" Tanya Pak Syahrul pada Kakek Zarda berharap bisa membantu masalahnya saat ini..
"Ehhhmm Akan Saya Coba...!!! Tapi ingat Satu Hal... kalian semua jangan pernah Beritahu tentang Aku dan semua tempat ini.. kepada siapapun juga... tetap Jaga Rahasia ini..!!!" Kakek zarda mengingatkan pada semuanya yang ada disana...
"Kemarilah Nak... aku akan Coba memeriksamu terlebih Dahulu...!!! Ehmmm!!!" Dengan Mengelus Jenggotnya Kakek Zarda mulai memeriksa Olivia.. Dia mencoba Menggunakan tenaga Batinya lalu Menekan kening Via...
"Ehmm..!!! Untung Saja Penyakit ini Belum menyebar ke Jantung dan Hatimu..!! Dan untung Ada Nak Rama yang mencoba menghentikan penyebaranya..!!! Kalau tidak mungkin kau takakn bisa tertolong..!!" Ucap Kakek Zarda meyakinkan Mereka..
"Aku bisa menyembuhkanmu...!! Tapi Harus dibantu Nak Rama..!!! Bagaimana Nak Rama.. apa kamu Siap..???" Ucap Kakek Zarda lalu menoleh pada Rama...
"Saya siap Kek.. Saya akan membantu sebisa dan semampuku...!!" Rama pun meyakinkan "semuanya...
Aku seperti tidak asing dengan Suara itu..?? lebih baik aku melihatnya..!!" Zargo yang mulai terbangun Dari tidurnya dan mencoba keluar dari Kantong kepala jaket Rama..
"Ha Ha Ha Benar Dugaanku...!!! Kakak..!! Apa Kakak mengenalku..!!!" Zargo berkata menggunakan Batinya menyapa kakek Zarda, dan Rama juga mendengarnya...
"Siapa Kamu..!! Aku seperti mengenalimu...!! tunjukan Wujudmu...!!!" Kakek Zarda pun membalas Batin Zargo...
"Ini Aku kak..!! Dipundak Rama..!!" Zargo membalas lalu menunjukan dirinya dipundak Rama... Orang orang yang belum emngetahui Zargo pun kaget dan begidik ngeri.. Nadia sempat bereaksi tapi Rama menenangkanya dan memberitahu tentang ular itu... Sedangkan Kakek Zargo menatap lekat lalu mendekat ke arah Rama dan mengambil Ular kecil itu dari pundak Rama...
"Ha Ha Ha...!!! Bagaimana Bisa kau Disini Adik Kecil...!!!" Kakek Zarda tanpa sadar tertawa dan berteriak kegirangan... tapi dia lupa menggunakan Batinya untuk berbicara... semua orang pun Nampak bingung dengan apa yang dikatakan Kakek Zarda... Bagaimana Bisa Ular kecil itu adalah adik Kakek Zarda..!!
tapi kakek Zarda tidak mempedulikan kebingungan semua Orang.. kecuali Rama yang mungkin sudah mengetahuinya... Dia mengelus elus ular kecil itu seperti Mainanya..
__ADS_1
"Ehm tunggu disini sebentar... Nanti aku akan kembali... Aku ada urusan penting dengan Ular kecil ini...!!!" Ucap Kakek Zarda Lalu pergi meninggalkan semua Orang yang Masih terpatung membisu dengan tingkah kakek Zarda..