
Saat ini Rama sedang menjalani aktifitas seperti biasa... Menghampiri Nadia untuk pergi kuliah Bersama.. meskipun Jam Rama dan Nadia berbeda,, Tapi mereka saat ini selalu pergi bersama sama... Rama tak ingin terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada Nadia,, Karena bagaimanapun tak lama lagi Acara pernikahan mereka akan di gelar... Membuat Rama sedikit khawatir.. Sehingga selalu waspada disetiap perjalanan mereka..
~Di Alam Langit~
Rama dan Shina terus berlatih menyempurnakan Jurus Pedang Seribu Bayangan.. Dimana mereka sudah menguasai Tahap demi tahap setiap gerakan bermain Pedang... Shina yang sudah terbiasa memainkan pedangnya,, membuat Dia semakin lincah dan sedikit mengeluarkan Aura pedang berwarna kebiruan yang muncul dari pedang Naga Ez yang dimilikinya.. Sedangkan Rama masih belum terlalu lincah dan hanya menguasai beberapa tahap gerakan pedang saja... Tapi walaupun hanya beberapa tahap.. Tapi Aura Pedang Naga Ez yang Berwarna Merah Kebiruan, yang dimiliki Rama sangat Kuat dan memberi tekanan pada lawanya.. Dan itu juga membutuhkan Energi yang sangat besar untuk menggunakan Pedang Naga Ez itu..
Rama dan Shina mencoba berlatih tanding dan menggunakan Pedangnya masing masing... Meskipun Shina sangat Lincah memainkan pedangnya,, Tapi Rama juga tak mau kalah dan mencoba memainkan pedang di tanganya... Dua Aura yang kuat saling berbenturan membuat Cahaya berkilauan menyinari Ruangan mereka berlatih.. Dengan di bimbing langsung oleh sang Nenek,, Mereka dengan cepat menyerap beberapa tehnik.. Saat ini dalam Hal memainkan Pedang,,Rama masih Kalah Jauh dengan Shina.. Tapi dalam hal kekuatan sebaliknya,,Rama lah yang lebih kuat.. Mereka juga mencoba memainkan Pedang secara bersamaan... Meskipun belum sepenuhnya menguasai Jurus Pedang Ez.. Tapi kekompakan mereka sangat mengagumkan dan juga membuat sang Nenek sedikit mengingat masa lalunya yang saat itu juga berpasangan bermain pedang bersama leluhur Rama.. Dan menjadi Sepasang pendekar pedang yang sangat di takuti oleh musuh musuh mereka...
Setelah mereka selesei berlatih dan telah mengusai Jurus Seribu bayangan.. Mereka memutuskan untuk kembali kepenginapan.. Karena bagaimana pun Shina masih mengkhawatirkan Adiknya..
Disisi Lain Saat ini Raja Api sudah mendapat informasi Jika Wanita yang bersama Rama adalah Orang yang berasal dari Kerajaan Salju Ez.. Dan itu membuat Raja Api curiga jika Shina adalah Mata mata kerajaan Salju Ez.. Tapi disisi lain mereka juga Ragu untuk menyinggung Rama yangemiliki Lencana Emas kerajaan Air.. Sehingga merekapun berencana menyelidiki Tentang siapa Rama sebenarnya...
__ADS_1
Pangeran ketiga yang mengetahui Rama tak mendapat Balasan dari Raja Api pun merasa Marah.. Karena bagaimana pun selama ini apa yang dia harapkan selalu dituruti oleh Raja Api.. Meskipun Pangeran ketiga mengetahui Rama memiliki Lencana Emas kerajaan Air,,tapi dia tidak mau tau dan ingin membalas perbuatan Shina pada pengawal setianya... Akhirnya Raja Api memutuskan Menangkap Rama dan Shina untuk memberikan penjelasan tentang apa yang mereka Lakukan..
Rama yang saat ini sedang bersama Shina mulai keluar dari Rumah sang Nenek.. Banyak orang menyaksikanya dengan sedikit mengerutkan keningnya.. Tak menyangka Rama dapat keluar dalam keadaan Baik baik saja.. Padahal selama ini yang mereka ketahui adalah semua orang yang memasuki Rumah itu tak dapat kembali dan hilang bagai di telan bumi.. Hanya saja apa yang mereka lihat saat ini sangat merubah pandangan mereka..
"Bag... bagaaimana kamu bisa masuk dan keluar lagi dari Rumah itu...!!! Bukankah didalam terdapat moster pemakan manusia..!!!" Ucap seseorang yang mengetahui Rama keluar masuk rumah sang nenek..
Ehmm tidak ada apa apa...!! Didalam hanya ada seorang nenek saja,, yang menunggu Rumah ini... Tidak ada yang lain disana...!!! Oya dan menurut apa yang kalian ketahui.. Orang yang mungkin kalian anggap telah menghilang setelah memasuki Rumah ini.. Mungkin Dia keluar disaat kalian tak melihatnya... Jadi semua itu hanyalah palsu..!!!" Ucap Rama mencoba menjelaskan kebenaran tentang Rumah sang nenek... Karena bagaimana pun Rama ingin membuat kembali Rumah itu Hidup dan berpenghuni.. Rama juga berencana mengajak Shina dan adiknya pindah kerumah itu.. Karena disana ada Nenek Rama.. Rama ingin merubah pandangan semua orang yang beranggapan salah tentang Rumah nenek itu.. Walaupun mereka tak pernah melihat sama sekali sang nenek keluar.. tapi karena penjelasan dari Rama,, Akhirnya mereka semua paham dan mengerti.. Tapi sesaat setelah Rama pergi dari Rumah sang nenek.. Dan akan memasuki penginapan.. Beberapa pasukan api datang menghadang Rama dan Shina.. Mereka dipimpin Oleh salah satu Jendral kerajaan Api yang diperintah Raja untuk menyelidiki Rama kemarin..
"Sebaiknya kalian Menyerah dan jangan Melawan...!!! Kami hanya ingin meminta penjelasan Kalian tentang kejadian kemarin di Rumah makan ini...!!! Sekarang ikut kami...!!!"Ucap sang Jendral lalu mencoba menangkap dan meraih tangan Shina yang ada didepanya...
"Penjelasan apa..!!! Bukankah kalian sudah tau semua yang terjadi disini... Dan juga kalian Tau siapa yang memulai masalah ini..!!!" Rama masih dengan tenang menjawab Ucapan sang Jendral..
__ADS_1
"Berani sekali kau menjawab Ucapanku anak muda...!!! Apa Kau ingin matii..!!" Jendral itu sedikit tidak suka dengan jawaban Rama..
"Kalian datang mau menyeleseikan masalah apa kembali menambah masalah...!!! Apa seperti ini sikap seorang Jendral...!!!" Ucap Rama memancing emosi sang Jendral.. karena saat ini sudah bersikap Sok dan tak memiliki kesopanan sama sekali... Bahkan berani mencoba menyentuh Shina..
"Bang***...!!! Kurang Ajaar...!! Tangkap Pemuda itu dan hajar dia sampai memohon ampuuun padaku...!!! Berani sekali berkata seperti itu pada seorang Jendral sepertiku...!!!" Ucap sang Jendral dengan Marahnya dan menyuruh pasukanya menghajar Rama... Jendral itu berani melalukan itu karena sudah mendapat ijin dari Sang Raja untuk menangkap Rama dan Shina.. Jika melawan tangkap dengan paksa...
"Berani menyentuhku apalagi Wanita itu,, Maka jangan salahkan aku jika kalian pulang tinggal Nama...!!!" Ancam Rama yang sudah muak dengan sikap pasukan kerajaan Api yang tak memiliki kesopanan sama sekali...
"Ha Ha Ha... Bocah ingusan sepertimu mengancam kami...!! Apa sudah bosan hidup...!!! Pasukan beri dia pelajaran...!!! Agar tak lagi membual seperti itu..." Ucap sang Jendral meremehkan kemampuan Rama... Jendral itu hanya Merasakan Rama Hanya memiliki Kekuatan Master menengah.. Sehingga sama sekali tak menganggap Rama.. Sedangkan Sang Jendral berada di Kekuatan Grand master tahap Menengah.. Sungguh perbedaan kekuata ln yang sangat besar.. Mungkin Hanya Tamparanya saja akan membunuh Rama...
"Sekali lagi aku peringatkan pada kalian...!!!" Rama pun sedikit mengeluarkan Aura membunuhnya Dan membuat beberapa pasukan Kerajaan Api terpaku di tempat dengan keringat dingin membasahi mereka.. Rasa takut akan kematian timbul di setiap Pasukan yang mendekat pada Rama... Hal itu juga membuat sang Jendral Terkejut dan tak percaya dengan apa yang Dia lihat saat ini..
__ADS_1