
Zhola dan Zhala saat ini berada di Istana Dimensi Ruang milik Rama.. Zhola berkenalan dengan semua penghuni disana dia juga cepat akrab dengan yang lainya... Sementara Rama yang sudah mendapatkan Jantung langit yang diberikan oleh Zhola masih menyimpanya di cincin Dimensinya.. Karena Menyerap energi Jantung langit bukanlah waktu yang singkat dan membutuhkan waktu sedikit lama.
Untuk saat ini Rama berencana menemui keluarganya untuk menyampaikan maksudnya dengan membawa mereka semua kekerajaan Salju Ez,, sedangkan Nadia memilih tinggal bersama keluarganya... Rama sudah menyatu lagi dengan kloning kloningnya yang selama ini berpisah denganya... Karena bagaimana pun meningkatkan kekuatan ke Maha Dewa membutuhkan fisik dan kekuatan penuhnya,, Sehingga kloningnya menyatu semua dengan tubuh Rama yang asli...
"Sayaang...!!! Apa kamu akan lama di Alam langit... Ehmm sebenarnya Aku pengen sekali pergi kesana sayang...!!!" Ucap Nadia yang saat ini tidur di atas dada Rama dan memeluknya..
"Aku belum tau Yang..!!! Tapi setelah urusanku selesei, aku akan langsung kembali kesini.. Ehmm kamu tenang saja.. suatu saat aku pasti akan mengajakmu dan juga anak kita berkeliling keseluruh penjuru Alam langit sayang.. Dan juga mengenalkanmu dengan Kakek dan juga Nenekku... Mereka pasti akan Bahagia bertemu denganmu..!!!" Jawab Rama mencoba merayu Nadia.. Karena bagaimanapun usia kandungan Nadia juga sudah mulai membesar.. Rama juga sedikit bingung dengan Kandungan Nadia yang sangat cepat membesar meskipun usianya baru mendekati 7 bulan, tapi sudah seperti 9 bulan saja... Dan menurut Dokter yang memeriksa kandungan Nadia, kemungkinan besar Anak Rama kembar.Dokter juga meminta Rama dan Nadia untuk mengecekannya dengan Alat USG.. Tapi Rama menolaknya dan lebih memilih untuk tidak mendahului takdir... Entah Kembar atau tunggal.. Laki laki atau perempuan, Rama akan mengikuti takdir itu sendiri dan menerima semuanya..Biarlah menjadi kejutan di hari nanti ketika saatnya tiba.
__ADS_1
Disisi lain Nadia juga sepakat dengan keputusan Rama.. Apapun itu adalah yang terbaik begitu juga semua keluarga juga mendukungnya... Nadia juga sadar dengan kandunganya yang mulai membesar, sehingga tak memaksakan diri untuk ikut dengan Rama...
"Iya sayang..!! Lalu kapan kalian berangkat kesana.. Semoga saja semua urusanmu lancar dan segera terseleseikan..!!! Aku tak ingin jauh darimu sayang...!!!" Ucap Nadia yang merasa akan sangat lama berpisah dengan Rama.. Karena Nadia sadar Rama bukanlah Manusia biasa dan Dia juga memiliki tanggung Jawab yang besar untuk mendamaikan Alam langit dan juga Alam bumi..
Kini saatnya Rama dan keluarganya pergi Kekerajaan Salju Ez.. Rama menggunakan Jurus lingkaran Teeportasinya menuju kesana.. Dan memilih tempat yang tak jauh dari Pintu gerbang istana.. Rama juga telah menyiapkan beberapa pakaian Khusus kerajaan Salju Ez untuk di kenakan Bapak,Ibu Serta Yana.. Karena bagaimana pun Pakaian Alam Bumi sangatlah berbeda dengan Pakaian Alam Langit sehingga perlu mengikuti cara Berpakaian Alam itu sendiri..
"Anakku..!!! Apa aku benar benar telah sampai di Alam langit...!!!" Ucap Ibu Rama yang memandang sekelilingnya.. Sedikit terbayang susana yang telah lama sekali dia Rindukan.. Tempat yang sering kali dia kunjungi ketika masa kecilnya... Semua masih tetap sama dan belum berubah sama sekali sejak dia meninggalkan Alam langit saat itu.. Tanpa terasa Air mata mulai mengalir di pipi Ibu Rama,, Banyak Prajurit yang berlalu lalang disana dan masih belum menyadari kehadiran Putri Mahkota Karajaan Salju Ez.. Yang mereka Tau hanya Rama yang setatusnya saat ini Adalah pangeran kerajaan..
__ADS_1
"Terima kasih Anakku..!!!Putriku Yana, inilah Kerajaan Ibu, tempat dimana Ibu dilahirkan dan dibesarkan..!!!" Ucap sang Ibu menoleh kearah gerbang kerajaan Salju Ez..
Mereka berempat pun berjalan melangkah memasuki Gerbang Kerajaan Salju Ez.. Para penjaga yang sudah mengenal Rama menyambut dengan Hormat dan menundukkan kepala mereka.. Para penjaga juga sedikit di buat bingung dengan kehadiran beberapa Wajah baru yang datang bersama Rama,, mereka tidak mengetahui jika yang datang bersama Rama adalah Putri Mahkota kerajaan Salju Ez, Karena sudah terlalu lama sang Putri meninggalkan kerajaan Salju Ez, sehingga tak banyak orang yang mengenal sosoknya.. Karena sebagian besar Prajurit itu belum ada disaat Putri Yalifa berada di Kerajaan Salju Ez..
Setelah melewati Gerbang istana kerajaan,, Mereka telah sampai di depan pintu Istana Kerajaan.. Air mata Bahagia masih terus mengalir di pipi Sang Ibu karena tak menyangka semua akan terjadi..
"Kaa.... Kkaaak...!!!! Kakak Yalifaaa...!!!!" Sebuah suara teriakan terdengar dari arah kiri mereka berempat... Dan perlahan Suara itu semakin dekat dan sangat dekat...
__ADS_1
"Add..Adikku.. Yanifa..!!! Kamu sudah dewasa sekarang...!!!" Jawab Sang Ibu dengan senyum haru melihat adiknya berlari dan memeluknya dengan Eraat..
"Kakak baik baik saja...!!! Kakak kemana saja.. Lamaa sekali kakak pergi meninggalkan kami semua...!!! Aku benar benar merindukanmu kaakk..!!!!" Ucap Yanifa yang menangis di dalam pelukan Yalifa.. Sebuah hari yang benar benar membuatnya tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.. Hal yang sangat lama sekali dinantikanya telah datang.. Kehadiran kakak tercintanya membuat tangis haru antara kakak beradik itu.. Sedang Rama dan yang lainya hanya tersenyum melihat Kebahagiaan Kakak beradik itu.. Dan Hal itu juga membuat Rama meneteskan Air mata kebagaiaanya.. Karena bagaiamana pun baru saat ini Rama melihat Sang Ibu dapat bertemu dengan Keluarganya.