KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
Jurus Mata Dewa


__ADS_3

"Disana kalian bisa beristirahat untuk memulihkan kekuatan kalian... Dan juga nanti kalian akan aku ajak kesebuah tempat yang mungkin akan membuat kalian bahagia..!!!" Sang kakek pun menunjukan kesebuh tempat di ujung Ruangan yang mereka tempati saat ini...


Tak lama kemudian,, Rama dan teman temanya pun berjalan keruangan itu dengan terus mengamati sekitar mereka... begitu banyak pintu ruangan tapi hanya di tinggal seseorang saja... Bahkan terlihat sangat bersih dan rapi...


"Bagaimana bisa kakek itu membersihkan ruangan sebesar ini sendiri... Dan juga tak ada orang lain di dalam sini...!!!! Apa dia memiliki pasukan...!!!" Pangeran angin pun bergumam sendiri sambil berjalan dibelakang Rama...


"Kamu akan tau nanti pangeran...!!! Sebaiknya kita membersihkan diri dan beristirahat dulu...!!!" Jawab Rama tersenyum melihat tingkah laku pangeran Angin.


"Jangan panggil aku pangeran...!!! Panggil saja aku Ghara... Bukankah mulai sekarang kita berteman... Jadi tak pantas jika memanggilku pangeran... Dan juga bukankah kamu adalah pangeran Kerajaan ini...!!!" Pangeran angin pun sedikit risih jika di panggil Pangeran dan meminta di panggil namanya saja...


"Oyaa...!!! Kenapa kamu hanya diam saja sejak tadi... Apa kamu memang tak suka berbicara... Atau kamu tak ingin berteman dengan kami..!!!" Pangeran Angin pun bingung dengan sikap Shira yang sama sekali tak pernah berbicara dengan mereka...

__ADS_1


"Apa yang harus aku katakan..!!! Semua yang ingin aku tau, sudah kamu tanyakan semua..!!! Dan juga aku tak terbiasa berbicara dengan lelaki...!!!" Jawab Shira sedikit cuek dan tak acuh pada pangeran Angin...


"Hhhuuuuhhh... Dasar wanita...!!! Memang selalu seperti itu...!!! Oya Ram... Sebenarnya kekuatanmu itu seberapa... kenapa aku masih bingung dengan penjelasanmu!!" Ucap pangeran angin masih penasaran..


"Nanti saja setelah kita beristirahat... Aku akan menceritakan pada kalian..!!! Jadi sekarang kita bersihkan diri dulu...!!!" Rama berjalan lebih dulu menuju sebuah tempat untuk membersihkan diri.. Sedangkan yang lain menunggu di tempat mereka masing masing...


Di dalam Ruangan itu terdapat banyak tempat tidur yang dipisah dengan jarak 2 meter,, Dan masing masing di batasi oleh kain penutup... Sedangkan untuk Shira juga di tempat yang sama tapi memilih tempat agak jauh dari Rama dan Ghara... Karena bagaimana pun Shira masih sedikit canggung ketika berdekatan dengan lelaki.. Sebelumnya Shira memang jarang sekali keluar dari rumahnya dan lebih memilih berlatih di dalam suatu Ruangan Rumahnya.. Ruangan itu sengaja disiapkan oleh ayahnya atau kakek penjaga pohon untuk Shira berlatih.. Dia juga ditemani oleh kakaknya yang saat ini menjadi salah satu komandan pasukan kerajaan Salju ez.. Bisa di bilang Shira termasuk jenius keturunan bangsa kerajaan Salju ez dan mungkin kelak akan menjadi penerus sang kakak, apalagi di tambah kekuatanya saat ini yang meningkat pesat...


"Ehhmmm kek..!!! Bagaimana bisa kakek menyediakan semua makanan ini.. Dan sepertinya kakek disini hanya sendiri saja..!!!" Sambil melahap makananya, Pangeran angin pun mengutarakan rasa ingin tahunya..


"Ha ha ha...!!! Siapa bilang aku disini hanya sendiri... lihatlah disekeliling kalian...!!!" Jawab sang kakek mengingatkan pangeran Angin. Disisi lain Rama kembali menggelengkan kepalanya... Karena dia sejak awal tau keberadaan orang lain disana, namun hanya diam tak mengatakan apapun pada pangeran Angin sejak tadi...

__ADS_1


"Mana kek..!!! Aku tak dapat melihat apapun disini... Hanya patung patung binatang itu saja yang hanya diam melihatku....!!!" Masih dengan kepolosanya, pangeran Angin mencari tau keberadaanorang orang yang dimaksud oleh sang kakek...


"Ehmmm...!!! Ya itu...!! Patung patung itulah yang membantuku menyiapkan semua ini... Coba sekarang keluarkan jurus mata btinmu dan rasakan apa yang ada disekelilingmu...!!!" Jawab sang kakek meminta pangeran angin menunjukan jurus barunya yang juga baru dia sadari adanya jurus itu di dalam tubuhnya...


"Haaahh..Mata batin kek...!!! Aku belum memiliki jurus itu kek... Dan jurus itu hanya dimiliki oleh beberapa orang saja...!!!" Masih dengan polosnya pangeran Angin belum menyadarinya sama sekali... Padahal sang kakek sengaja mencoba mengetes pangeran Angin untuk mencoba jurus barunya,yang tidak dia sadari keberadaanya...


"Kamu memilikinya anak muda...!!! Sekarang coba rasakan di dalam ingatanmu, ada sebuah jurus baru yang telah merasuk ketubuhmu... Begitu juga kamu gadis kecil... Cobalah juga...!!!" Sang kakek pun mulai menuntun Pangeran Angin dan Shira untuk mencoba jurus barunya.. Dan jurus itu di sebut Mata Dewa... Dimana jurus itu mereka dapatkan ketika memasuki tahap puncak pohon Ez tanpa mereka sadari... Rama yang telah menguasai Mata kilat pun semakin tajam dan kuat dengan bergabunganya kedua jurus itu... Dan bisa disebut jurus Mata Kilat dewa..


Setelah dapat mempelajari dan mencoba jurus Mata Dewa, Pangeran Angin dan Shira dapat melihat dengan jelas semua yang ada disana,, termasuk dari sisi terkecilnya,, Awalnya mereka merasa sedikit Ragu dan tak yakin dengan apa yang mereka miliki,, Tapi karena tuntunan dari kakek penjaga puncak pohon, Akhirnya mereka pun paham semuanya dan mengerti.


Mereka pun melanjutkan memakan makanan yang ada dihadapan mereka.. Rama juga menceritakan seberapa kuat dirinya saat ini... Dan hal itu semakin membuat takjub tak percaya dengan apa yang di dengar oleh pangeran Angin dan Shira, tapi karena penjelasan dari sang Kakek, Akhirnya mereka berdua pun mengerti dan paham dengan Kekuatan Rama yang sebenarnya...

__ADS_1


__ADS_2