KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
Bertemu Sang Boss


__ADS_3

Ditempat lain.. Kedua gadis kakak beradik itu ingin menyeleseikan semua urusanya dengan Boss paul itu... Karena menurut cerita dari orang orang yang sering berurusan Boss Paul.. Semua yang memiliki hutang padanya pasti akan di buat susah dan berbelit belit... Dia juga meminta bunga yang besar dan juga hal hal yang tak terduga... Seperti yang di alami kedua gadis itu yang akan dijadikan Wanita penghibur di tempat tempat yang telah dikuasainya...


Kedua gadis itu memberanikan diri datang kerumah Boss Paul.. Setelah memberikan Uang itu mereka akan langsung pergi dari kota ini untuk memulai hidupnya yang baru... Saat ini mereka sudah berada di pintu gerbang Rumah Boss itu yang di jaga 4 orang seperti Satpam disana... Zargo yang diperintahkan Rama pun juga terus mengikuti kedua gadis itu untuk memastikan keselamatan mereka berdua... Rama juga meminta Zargo ketika mendesak untuk berubah menjadi dirinya saat pertama menolong kedua gadis itu...


"Haiii Cantik...!!! Ada perlu apa datang kemari...!!!" Ucap salah satu satpam yang belum mengenal kedua gadis itu...


"Ehmm Aku ingin bertemu Boss Paul... Bisakah kita masuk kedalam...!!!" Jawab Sang kakak meskipun sedikit Ragu dan takut dengan apa yang akan terjadi pada mereka nanti.. Tapi sebelumnya Rama telah mengingatkan mereka jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.. Maka Rama akan datang membantunya... Dan disisi lain mereka juga telah mengetahui kehebatan Rama ketika menolong mereka semalam...


"Owwh Boss Paul...!!! Ada perlu apa ya... Karena Boss tidak bisa menerima tamu sembarangan...!!!" Jawab satpam itu sedikit bermain mata dan menggoda...


"Bilang saja Rina dan Rini ingin melunasi Hutang ayahnya...!!! Tolong biarkan kami masuk...!!!" Pinta sang kakak agar tak terlalu berbelit belit dan segera meninggalkan tempat itu..

__ADS_1


"Owhh baiklah..!!! Tunggu disini,, Aku akan menemui Boss dulu...!!!" Jawab Sang satpam yang tak berani macam macam karena menyangkut dengan sang Boss..


Saat di dalam Rumah sang Boss... Satpam itupun mengatakan kedatangan Rina dan Adiknya yang ingin melunasi Hutang Ayahnya.. Dan Hal itu sedikit membuat Paul terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Satpamnya... Karena bagaiamana pun mereka Tau jika kedua gadis itu tidak memiliki apa apa saat ini setelah Rumah dan isinya telah mereka sita... Sedangkan Ayahnya kabur dan entah kemana... Dan lagi Boss itu sedikit Khawatir dengan kekuatan pemuda yang bersama mereka semalam yang telah menghajar anggotanya tanpa ampun bahkan melawan hampir 8 orang sekaligus... Tapi sang Boss sedikit lega ketika Satpam itu mengatakan jika Rina hanya dengan adiknya saja tanpa ada orang lain yang bersamanya... Dengan senyuman yang penuh kelicikan,, Boss itupun meminta Satpamnya untuk membawa kedua gadis itu masuk kedalam.. Hingga tak berapa kemudian kedua gadis itupun di antar oleh Satpam menemui Sang Boss...


"Ternyata nyali kalian besar sekali ya Gadis gadis Cantik...!!! Tak ku sangka setelah semalam apa yang terjadi.. Tapi kalian masih berani menemuiku saat ini... Ha Ha Ha....!!!" Dengan Senyuman penuh misteri,, Boss itupun duduk disebuah Sofa dan ditemani Dua wanita cantik dengan pakaian yang sangat seksi... Dan tak lupa ditanganya terdapat segelas Anggur merah yang telah dituangkan oleh Wanita disebelahnya...


"Tidak usah basa basi...!!! Ini aku bayar Hutang Ayahku...!!! Jadi jangan pernah ganggu aku dan keluargaku lagi mulai saat ini...!!!" Dengan tegas Rina pun mengeluarkan Uang 25 juta dan diletakan dimeja di depan sang Boss.. Dan berharap semua masalahnya cepat selesei dan segera pergi dari sana..


"Itu bukan urusanmu... Jadi semua sudah bereskan... Sekarang biarkan kami pergi dari sini...!!!" Ucap Rina semakin merasa tidak tenang dengan apa yang dia Rasakan saat ini... Meskipun semalam Rama berjanji untuk membantunya... Tapi sampai saat ini Rama tak terlihat berada disana Dan bahkan semua orang disana adalah Anak buah dari Boss Paul...


"Ha Ha Ha... Memang Hutang ayahmu sudah beres... Tapi apa kalian Lupa dengan apa yang terjadi pada anak buahku... Mereka semua saat ini terluka dan butuh perawatan... Siapa yang mau bertanggung jawab pada mereka Hah...!!!! Dan lebih baik sekarang katakan,, Dimana Pemuda itu tinggal...!!!!" Sang Boss pun mulai serius dan sedikit mengeluarkan Nada kerasnya...

__ADS_1


"Aku tidak tau dia dimana...!!! Dan juga bukan aku yang melukai Anak buahmu itu... Jadi itu bukanlah Urusanku...!!!" Jawab Rina mencoba membela diri dan tak ingin terlihat ketakutan.. Meskipun jantungnya saat ini berdetak sangat cepat... Disisi lain Rini adiknya terus bersembunyi dibelakang Rina karena sejak awal masuk sudah merasa ketakutan...


"Apa kau mencoba membohongiku Gadis cantik...!!! Ehmm Aku tidak akan membiarkan kalian keluar dari sini,, Sebelum kalian mengatakan yang sebenarnya dan membawa pemuda itu kesini...!!!Ha Ha Ha " Ucap sang Boss yang tak terima dengan semua yang terjadi semalam... Dia pun mulai berjalan mendekati Rina dengan membawa sebuah Pedang Samurai di tanganya... Karena Sang Boss ingin mencoba mengancam Rina dan Adiknya agar mengatakan semuanya...Hingga Hal itu semakin membuat Rina dan adiknya bergetar ketakutan dengan yang mereka hadapi saat ini...


"App... Apaa yang akan kau lakukan...!!! Aku sudah mengatakan semuanya... Ak.. akuu sudah jujur...!!!" Rina pun semakin bergetar ketakutan dan mencoba melindungi Adiknya jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.. Meskipun nyawa menjadi taruhanya.. Rina rela melindungi Adiknya itu..


Semakin dekat dan terus mendekat dengan membawa pedang samurai.. Boss itu mengembangkan Senyum diwajahnya menandakan ada sebuah hal yang ingin dia Lakukan... Dan setelah sekitar satu meter di depan Rina... Sang Boss pun mencoba mengayunkan Pedang samurainya kearah Rina yang sudah tak bisa menghindar lagi...


"Ini adalah balasan dari Hancurnya tangan pengawal pribadiku...!!!! Rasakan ini....!!!!" Teriak Sang Boss yang ingin membalaskan dendam anak buahnya yang sudah kehilangan Tanganya Karena ledakan semalam..


Rina yang tak lagi dapat mengelak pun Hanya pasrah dengan apa yang akan terjadi padanya... Andai Rina menghindar, maka Adiknya yang akan terluka,, Jadi Rina memilih Diam dan menerima semua yang terjadi...

__ADS_1


Dengan Disaksikan banyak Anak buahnya yang berada di dalam Rumah itu.. Sang Boss pun dengan Tega tanpa berbelas kasihan pada Gadis itu,, mencoba mengayunkan Pedang samurainya kearah Rina yang sudah tak berdaya... Mungkin bagi mereka semua hal itu adalah hal Wajar dan sering dilakukan Oleh sang Boss ketika merasa tidak Puas dengan Hasil yang didapatkanya..


__ADS_2