KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
Cerita Ayah Shira


__ADS_3

Rama dan Pangeran masih tetap berada disana untuk memastikan semua akan baik baik saja... Mereka juga penasaran mengapa Shira sampai menangis seperti itu... Walaupun begitu mereka hanya berdiam diri di bawah Pohon Ez...


"Kek... Apa tidak sebaiknya kita kembali saja ke kediaman kakek dahulu... Agar Shira juga tenang dan mau bercerita tentang apa yang menyebabkan dia menangis...!!!!" Rama pun mencoba memberi solusi agar tidak banyak yang mengetahui..


"Ehmm Kamu benar Pangeran...!!! Mari ikut aku kerumahku...!!!" Jawab sang kakek menuntun jalan kearah rumahnya...


Setelah sampai di kediaman sang kakek atau Ayah Shira... Rama dan pangeran angin pun di ajak masuk kesebuah Ruangan khusus keluarga... Di jamu dengan beberapa makanan yang telah disiapkan Ibu Shira... Disaat itu juga Shira juga sudah mulai tenang dan menceritakan apa yang membuatnya menangis...


"Ayah....!!! Kenapa ayah selama ini membohongiku....!!!" Ucap Shira singkat..


"Bohong...!!! Memang aku berbohong apa padamu Nak...!!!" Jawab Sang Ayah masih bingung... Tak tau apa yang terjadi sebenarnya yang tiba tiba saja menangis padanya...

__ADS_1


"Kakek sebenarnya masih hidup kan...!!! Kenapa ayah bilang padaku jika kakek sudah meninggal...!!! Aku bertemu denganya di Puncak Pohon Ez..." Jawab Shira melampiaskan apa yang ada difikiranya..


"Kakekmu...!!! Di puncak Pohon Ez...!!! Apa aku tidak salah dengar...!!!" Jawab Sang Ayah terkejut dengan pengakuan sang Anak...


"Kalau tidak percaya,, Silahkan tanyakan saja pada Mereka...!!!" Jawab Shira lalu menoleh kearah Rama dan pangeran Angin, Dan hal itu membuat Rama menganggukan kepalanya..


"Ehmm Aku sebenarnya tidak tau pasti keberadaan Kakekmu... Karena saat itu ketika kamu masih kecil, Dia mendapat perintah dari Raja Salju Ez terdahulu untuk mengawal Pasukan dalam peperangan melawan musuh... Dan dari kabar yang Aku dengar Kakekmu telah tewas oleh musuhnya... Setelah aku mendengar berita tewasnya kakekmu itu Aku mencoba mencari jasadnya.. Tapi tak menemukanya... Dan itulah aku mengambil kesimpulan jika kakekmu benar benar telah tewas...!!! Dan satu hal yang membuatku tak terima adalah Kakekmu telah membawa kakakmu saat itu yang ikut menghilang bersamanya... Oleh karena itu Aku membencinya sampai saat ini.... Hingga sampai saat ini aku tak mengetahui bagaimana keadaan kakakmu,, Apakah masih hidup atau tidak,, tak ada yang tau... Dan lagi hanya kakekmu yang mengetahui semua tentang kakakmu...!!!" Cerita panjang Ayah Shira tentang kakeknya...


"Ehmm... Mungkin tentang kakakmu... Atau mungkin ada hal yang lain yang ingin disampaikan Dia pada kamu anakku..!!! Tapi percayalah Ayah tak menyembunyikan apa lagi darimu... Jika aku tau kalau kakekmu ada di atas sana... Mungkin sejak dulu aku sudah menaiki puncak pohon Ez ini... Aku hanya ingin memastikan dimana keberadaan kakakmu saat ini...!!!" Jawab sang Ayah dengan sedikit menunduk sedih teringan sang ayah dan juga anak pertamanya...


Shira memiliki seorang kakak laki laki yang memiliki sebuah kemampuan khusus dan sering diincar oleh musuhnya karena kemampuan khusus itu... Hingga saat itu sang kakek yang ingin melindungi cucunya membawanya kesebuah tempat agar aman dari musuh musuh yang mengincarnya... Saat itu sang kakek sempat berpesan jika akan membawa cucunya ke Alam lain yang entah berada dimana. Tapi hingga saat ini semua itu hilang tanpa kabar sejak terdengar berita tewasnya sang kakek... Mungkin saat ini adalah saat yang tepat untuk mencari tau kebenaran tentang kakak Shira...

__ADS_1


Setelah mendengar cerita Ayah shira.. Rama dan pangeran angin pun berpamitan untuk kembali ke tempat mereka masing masing.. Dan Mereka bertiga berjanji akan kembali bertemu Satu minggu kemudian di Area Pohon Ez.. Karena bagaimana pun Rama telah berjanji pada Pangeran Angin dan juga Shira akan mengajari mereka jurus membuat perisai pelindung bagi mereka...


Saat ini Rama sedang berjalan menuju Istana Kerajaan Salju Ez di ikuti pangeran Angin yang ingin sementara singgah di Kerajaan Salju Ez... Disaat Rama mulai memasuki Pintu gerbang istana.. Banyak pasukan yang telah mengenali siapa Rama.. Mereka menyambut dengan Hormat dan suka cita karena kedatangan Rama telah di nanti nanti oleh Raja dan juga Ratu salju Ez... Rasa kawatir tentang Rama yang memanjat Pohon Ez membuat Ratu selalu mencari tau kabar dari cucu satu satunya itu...


"Rammmmaaaa...!!!!!" Dengan berlari dari samping Gerbang istana,, Shina pun datang memeluk Rama.. Pangeran angin yang mengetahui ada seorang gadis yang sangat cantik datang berlari dan memeluk Rama pun sedikit terkejut... Tak menyangka ada seorang bidadari yang sedang menanti kedatangan Rama...


"Ramaaa....!!! Apa kamu baik baik saja...!!! Apa kamu berhasil mencapai Puncak pohon Ez...!!!" Shina pun menanyakan keadaan Rama..


"Aku baik baik saja...!!! Dan semua berkatmu.. Aku mampu mencapai puncak Pohon Ez itu...!!!" Jawab Rama yang juga menanggapi pelukan dari Shina..


"Ehmmmm...!!! Ehhhmmmm...!!! Kalau mau mesraan.. Jangan disini juga kaliii...!!!!" Pangeran angin pun sedikit iri dengan kemesraan antara Rama dan Shina...

__ADS_1


"Ehmmm ituu...!!!! Ohhh iyaa kenalkan ini Shina,, Dan ini Ghara Pangeran kerajaan Angin yang juga ikut memanjat Pohon ez bersamaku hingga Puncak...!!" Ucap Rama mengenalkan antara Shina dan Ghara... Ada sedikit malu dengan apa yang terjadi dan tak sadar jika Ghara mengamati mereka.. Disisi lain Shina tertunduk malu karena tak bisa menahan Rindu dan sedikit khawatir dengan Rama hingga membuatnya tak kuasa untuk memeluk Rama secara langsung....


__ADS_2