
Saat itu Nadia belum ingin kembali kebumi.. Dia masih ingin menikmati saat indah berdua dengan Rama.. tanpa ada seorang pun yang mengganggu mereka... Nadia juga sepertinya sedang memiliki sebuah Hal yang selalu membebani fikiranya selama ini... Tapi Nadia sulit untuk mengatakan dan menjelaskanya pada Rama...
"Sayang kamu kenapa Diam lagi....!!! Apa masih ada yang mengganjal di hatimu....!!! Atau kamu masih belum bisa menerimaku sepenuhnya....!!!!" Ucap Rama yang sedikit merasa Nadia saat ini sedang Diam termenunh memikirkan sesuatu...
"Ehmmm Aku...!!!! Tidak sayang ... Bukan itu yang aku fikirkan saat ini... Dan Bukanya sudah aku katakan... Aku akan menerima semua kekurangan yang kamu miliki sayang...!!!" Jawab Nadia yang sedikit kaget dan terbangun dari lamunanya...
"Lalu apa yang membuatmu melamun seperti itu tadi....!!! Apa ada yang masih belum jelas di antara Hubungan kita Sayang...!!! katakan saja... Aku pasti akan menjawabnya...!!!" Rama pun memastikan pada Nadia tentang kegundahanya saat ini...
"Ehmmm iya Sayang....!!!! Semua itu tentang Kak Via sayang...!!!!" Jawab Nadia dengan sedikit berfikir dan menatap kosong pemandangan di depanya...
"Kak Via...??? Ada apa dengan Kak Via... Apa penyakitnya kembali kambuh... Apa Dia merasakan Hawa panas itu lagi...!!!" Ucap Rama penasaran.. karena tiba tiba saja Nadia membahas kakaknya...
"Bukan Sayang...!!! Kak Via sudah sembuh dan tak merasakan sakit itu lagi ...!!! Tapii....!!!" Jawab Nadia sedikit menahan kesedihanya..
"Tapii apa sayang...!!! Ada apa dengan Kak Via...!!! Jelaskan yang sebenarnya....!!!" Rama pun semakin penasaran dengan penjelasan Nadia.. Karena sepertinya Nadia memikirkan sesuatu yang sangat penting tentang Kakaknya itu...
"Ehmmm Janji kamu gak bakalan Marah sama Aku kan...!!! Bahkan juga Sama kak Via...!!!" Jawab Nadia sedikit memohon pada Rama... Lalu memeluk lengan Rama...
"Marahhh...!!! Marah kenapa Sayang.... Memangnya Ada apa dengan Kak Via... Kenapa Aku Harus Marah...!!!" Rama semakin bingung dengan Ucapan Nadia...
__ADS_1
"Kamu Harus Janji dulu Sayang...!!!!" Ucap Nadia sedikit menghela Nafas panjangnya...
Dan memastikan Rama tak akan merasa kecewa karena keputusanya saat ini...
"Iya Sayang Aku Janji... Lalu apa yang ingin kamu katakan...!!!! Jujur Saja Sayang....!!!!" Rama meyakinkan Nadia untuk tidak marah padanya...
"Aku....!!! Aku mau...!!!!"
"Hikkksss.... Hiiikkkksss" Nadia pun menangis dipelukan Rama... Nadia tak kuasa menahan tangis dan sangat susah menjelaskan Semuanya pada Rama saat ini...
"Kamu kenapa Sayang...!!! Apa yang terjadi... Jujur Saja Sayang....!!!!" Rama pun membalas pelukan Nadia dan mengusap Air mata yang kembali membasahi pipi Halus Nadia...
"Iya Sayang... Katakan Saja... Apa permintaanmu...!!! Kalau bisa aku pasti akan menyanggupinya...!!!" Jawab Rama ingin menenangkan Nadia...
"Apa Kamu yakin akan Mengabulkan keinginanku...!!!" Nadia sedikit mendongak menghadap pada Rama.. Berharap Rama Akan mengikuti apa yang diharapkanya saat ini...
"Iya Sayang Apa....!!! Apa semua tentang kak Via...!!!" Jawab Rama sedikit mengeryitkan keningnya.. Karena semua pasti ada kaitanya dengan Via...
"Ehmmm... Iya Sayang...!!! Semua tentang Kak Via...!!!" Jawab Nadia yang sudah memantapkan Hatinya untuk mengatakan kebenaranya tentang apa yang di fikirkan saat ini...
__ADS_1
"Lalu Aku Harus bagaimana Sayang...!!!!" Rama masih bingung dengan Pernyataan Nadia yang terus berputar putar tanpa pasti..
"Aku Berharap Kamu Mau menerima Kak Via menjadi kekasihmu...!!! Bahkan jadi Istrimu sekalian Aku akan ikhlas menerimanya Sayang... itu Saja Permohonanku Saat ini....!!!!" Jawab Nadia tegas memohon pada Rama... Nadia saat ini mantap dengan keputusanya,,, Dia ingin membuat kakak satu satunya itu Bahagia... Dan Hanya Rama yang dapat melakukanya...
"Ehmmm...!!! Kenapa Kamu berkata seperti itu Sayang...!!! Apa kamu yakin dengan yang kamu katakan...!!! Kenapa tiba tiba saja kamu berfikir seperti itu.... Apa kamu Rela... apa kamu sudah tak lagi menginginkanku bersamamu....!!!!" Ucap Rama tegas.. Dia tak habis fikir bagaimana bisa Nadia mengatan seperti itu..
"Aku yakin Sayang....!!! Dan selama ini aku Yakin kamu juga merasakan Hal itu... Kamu tau kan Kak Via menyukaimu... Dan kak Via sudah mengatakan semuanya padaku saat itu...!!!!" Ucap Nadia mulai bisa menerima dan mengatakan yang sebenarnya...
"Tapi bagaimana bisa Aku membagi perasaanku.... Apalagi dengan kakak kandungmu sendiri Sayang....!!! Aku tak bisa...!!" Jawab Rama tegas... meskipun Saat ini Rama juga sedikit tertarik pada Via..
"Aku tau itu...!! Hanya Saja aku tak ingin membuat kakaku terus merasakan sakit hati itu... Dan Aku juga tak ingin dia menjadi depresi dan hilang akal sehatnya....!!!! Aku takut kehilangan Dia sayang...!!!" Nadia pun kembali meneteskan air matanya karena tak sanggup merasakan beban batin yang dirasakanya saat ini... Antara Rela dan terluka karena membagi Cinta Rama dengan kakaknya..
"Ehmm Bukanya Kamu juga tau... Saat ini Aku memiliki tanggung Jawab yang sangat Besar... Dan Mungkin akan Banyak Waktuku yang Hilang untukmu... Lalu bagaimana dengan Kakakmu????" Jawab Rama masih mencari Alasan agar Nadia tak terus menerus memaksakan keinginanya..
"Aku tau itu... Dan Aku akan mencoba mengerti semua itu Sayang... Aku hanya ingin Kamu juga mengerti perasaanku dan perasaan Kak Via...!!! Itu saja Cukup Sayang...!!!"Ucap Nadia Lirih karena sudah Pasrah dengan semuanya...
Rama yang juga sudah bingung dengan Jawabanya Hanya Diam tanpa kata.. Rama merasa akan sia sia jika Terus berdebat tentang semua itu... Rama juga meminta pada Nadia untuk pasrah dengan Semua Takdir.. dan Biarkan semua berjalan Apa adanya... Karena Semua itu tak akan ada yang Tau kedepanya Akan seperti apa...
Setelah beberapa saat,,, mereka pun memutuskan kembali ke Alam bumi... Rama tak ingin Nadia terus larut dalam sedihnya... Tapi sebelum itu Rama mengajak Nadia Terbang mengendarai pasukan Naga dan berkeliling di sekitar Istana para Naga... Rama sengaja melakukan itu agar Nadia dapat sedikit Terhibur dan berkurang beban di fikiranya saat ini...
__ADS_1
Ditempat Lain.. Tepatnya di sebuah Rumah sakit,, Rendy yang sudah tersadar dari pingsanya sangat bingung dengan keadaanya saat ini... Bahkan Ayahnya tak henti henti memarahinya dan sesekali berkata kasar.. Hal itu membuat Rendy semakin membenci Rama.. Rendy berfikir semua itu terjadi Karena perbuatan Rama.. Setelah sembuh dan keluar dari Rumah sakit Rendy berencana Akan memberi pelajaran pada Rama dan akan membuat Dia sangat menyesal karena telah berani berurusan denganya.. Bukanya Jera tapi Rendy semakin dendam pada Rama..