KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
ՏᎪᏦᏆͲ ᎻᎪͲᏆ ϴᏞᏆᏙᏆᎪ


__ADS_3

"Bagaimana Pak..?? Buuk..!!! Aku masih bingung Harus memulai Darimana..!!" Rama masih dengan kebimbanganya..


"Nak..!! Ibu Dan Bapak pernah membicarakan ini Sebelumnya.. dan Kami belum sempat mengatakanya padamu...!! Dan menurut Kami sebaiknya Untuk Saat ini lebih Baik Kamu simpan Rapat Rapat Rahasiamu.. Kamu jalani Hidupmu Apa adanya Saja... Kamu pasrahkan Semua pada Yang Di Atas Sana..!!! Kita Jalani Takdir itu...Ini semua juga Termasuk Ibadah PadaNya Dan jika Memang Sudah saatnya Mereka Tau.. Maka Beritahulah mereka tentang kebenaranya... Tapi untuk Saat ini Simpanlah Rahasia itu.. Kecuali Pada Calon istrimu Sendiri..!! Dia Berhak Tau Tentang semuanya..Katakanlah pada Dia,, jika Kamu merasa siap untuk mengatakanya..!!!" Ibu Rama pun menjelaskan Semuanya pada Rama.. Rama yang mengerti dan telah memahami semuanya menjadi semangat dan telah memutuskan tentang Apa yang harus dia Lakukan kedapanya.. Rama merasa sangat Bangga memiliki Orang Tua yang sangat mendukungnya tanpa Harus mengekangnya.. Dan mereka pun Kembali bergabung kedalam Rumah bersama Orang orang yang menunggunya tadi..


"Baiklah Pak,,,Buk,, Dan Nadia...!! Saya memutuskan Untuk melanjutkan Perjodohan ini..!! Dan untuk Waktu dan tempatnya Semua Saya serahkan Pada Bapak saja..!!! Insya Allah Saya siap Pak..!!!" Rama memastikan dan meyakinkan tentang keputusanya.. Setelah duduk disebelah Orang tuanya..


"Kalau kamu Bagaimana Nadia..??" Pak syahrulpun melanjutkan pertanyaanya pada Anaknya..


"Saya Juga ikut saja Pak..!! Saya terima Semua keputusanya..!!!" Dengan Senyum Malu dan Hati berbunga bunga Karena Akan menjadi Istri seorang yang sangat dia Kagumi dan sayangi itu..Ibunya pun Memeluk Nadia dengan Bahagia dan Haru tentang keputusanya... Tetapi disisi Lain Olivia Yang Saat ini juga berada disisi Ibunya Hanya Diam tanpa Suara..menatap Kosong dengan tertunduk.. Sepertinya Via tidak terima dengan semua keputusan ini.. Karena Saat ini Via juga Sudah menyimpan Perasaannya Terhadap Rama.. Walaupun Umur Rama di bawahnya.. tapi Karena kedewasaan dan ketegasan Rama membuat Olivia tidak bisa membohongi Hatinya.. Via sangat menyesal tentang Ucapanya Waktu itu,, yang menerima Semua keputusan itu jika Dia bisa disembuhkan.. Via tak menyangka semua akan seperti ini.. Saat ini Hanya Dilema dalam Diam yang Via rasakan..


"Kalau Kamu Via..!!! Kamu setujukan..!!!" Ucap Pak Syahrul..


"Tidaakkkkkk...!!!" tanpa sadar Via pun Berteriak dan terbangun Dari Lamunanya.. Saat ini Via sangat menyesali semuanya dan Masih tidak terima dengan keputusan itu..

__ADS_1


"Maksudmu Nak..!!" Tanya Pak Syahrul mengernyitkan Dahinya mendengar jawaban Anakanya itu.. Semua orang disana Juga dibuat Kaget dengan teriakan Olivia.. tidak menyangka Via akan mengatakan itu..


"Ehh..Anu.. Ahhh.. Maaf..!!! Bukan itu maksudku... Aku Tidak keberatan dengan Keputusanya..!!! Aku Setuju..!!!" Dengan Bingung Via mencoba menjawab sebisanya.. Baru Saat ini Hatinya merasakan sakit sesakitnya.. Bagaimana bisa Dia menyukai Kekasih bahkan Calon suami dari Adiknya sendiri.. Via tak menyangka tentang perasaanya.. Hanya gelisah dan juga kesedihan yang mendalam yang Dia Rasakan Saat ini.. Tanpa sadar Air matapun menetes membasahi pipinya...


"Kakak kenapa Menangis..!!" Nadia yang melihat Via meneteskan Air mata.. Datang menghampiri dan memeluknya.. Ikatan Batin seorang Kakak beradik sangatlah kuat sehingga Nadia juga dapat merasakan kesdihan Kakaknya... Selama ini Nadia Juga berfikir tentang Kakaknya yang tertarik dan suka pada kekasihnya.. Tapi Nadia sengaja mengacuhkanya.. Karena Nadia berfikir Mungkin Kakaknya Hanya Membutuhkan Kasih sayang dari seorang Lelaki yang menyayanginya..


"Aku terharu karena Kamu bakal Nikah duluan.. Aku Ikut Bahagia atas semua ini..!!" Ucap Via mencoba menutupi sakit hatinya..


"Kalau saya Ikut pak Syahrul saja..!! Insya Allah saya sekeluarga Siap pak...!!" Jawab Pak bayu dengan senyum Bahagia.. Semua disana merasakan Kebahagiaan itu kecuali Via yang masih meratapi nasibnya yang cintanya bertepuk sebelah tangan...


Setelah acara keluarga sudah disepakati dan sudah ditentukan waktunya..merakapun melanjutkan dengan makan makan... Disaat Semua menikmati makanan itu tiba tiba Rama mendapat pesan batin dari Zargo... Yang mengatakan Saat ini pasukan iblis Sudah mulai mendekat kerumah Kakek slamet.. Tanpa menunggu Lama Rama pun bepamitan untuk pulang dahulu... Dan mencoba mencari Alasan yang tepat.. Awalnya semua orang kaget dan bingung dengan sikap Rama yang tiba tiba saja berpamitan keluar.. Tapi untung saja Pak Bayu dapat meyakinkan mereka semua tentang kesibukan Rama.. Rama telah memiliki janji mengantar tetangganya yang sakit.. Mereka Semua Tau Rama memiliki ilmu medis, jadi mereka mempercayainya... Setelah berada di jarak yang Aman dan sepi orang Rama pun menggunakan Jurusnya dan Langsung Berapa didepan Rumah kakek Slamet.. Rama kemudian Masuk kedalam untuk Menemui kakek Zarda dan yang lainya..


"Bagaimana kondisinya sekarang kek..!!! Lalu apa yang Harus kita lakukan Sekarang...??" Rama pun langsung ke inti masalah saat ini..

__ADS_1


"Ehmm Sabaar Ram..!!! Kamu tenang saja Dulu... Saat ini Dalsa sudah mengawasi mereka... Kita tunggu kabar selanjutnya dari Dalsa,, Baru kita Harus bertindak bagaimana...!!" Ucap Kakek Zarda mencoba menenangkan Rama.. Akhirnya Rama pun bisa mengerti dan mencoba tenang dengan kondisi saat ini...


Tak selang beberapa Waktu akhirnya Dalsa pun sampai dirumah kakek Slamet,,,


"Bagaimana Dalsa...!!! Apa yang kamu ketahui tentang Pasukan iblis itu..." Kakek Zarda mengawali pembicaraan itu..


"Ehm..!! Saat ini Pasukan iblis itu berjumlah 10 Tuan...!!! Dan satu diantaranya Nampaknya adalah jendral mereka.. Saat ini mereka masih mencarimu Tuan... Dan sudah mulai mendekat ke Daerah ini..!!" Cerita Dalsa dengan tenang...


"Ehmm Baiklah Aku mengerti...!! Sekarang lebih Baik kita Bertindak Dahulu dan mencoba mengatur strategi yang Matang Agar bisa mengalahkan Para iblis itu..!! Zargo Kamu ikut denganku.. Dan Untukmu Dalsa Kamu bantu Rama membuat Formasi jebakan dan Buatlah Lingkarang Transportasi yang Sangat Besar menuju Negeri para Naga..!!! Aku dan Zargo akan memancing Mereka Supaya masuk perangkap kita.. Aku sangat mengandalkanmu Rama.. Aku Harap Kamu benar benar bisa memaksimalkan kemampuanmu... Apabila Gagal maka kita Semua akan Mati disini... Sebab Disini Kekutanku dan yang Lainya tak bisa Maksimal.. Tapi Kalau di Alam Langit dengan sangat Mudah menghancurkan Mereka Semua...!!!" Ucap kakek Zarda sangat Yakin dengan Strateginya... Bagiamanapun Negeri para Naga adalah kekuasaanya Zargo dan Rama.. Sudah pasti pasukanya Akan membantunya untuk membasmi semua Musuh musuh mereka..


"Apa kakek Yakin Aku bisa membuat Lingkaran Transportasi yang besar...!!! Lalu bagaimana jika aku Gagal kek..!!" Rama masih Ragu dengan kekuatan yang Dia miliki.. dan takut gagal..


"Ha Ha Ha.. Kamu berjalan saja belum ko sudah takut tersandung..!! Sekarang yang penting Yakinkan dihatimu.. kuatkan tekatmu.. Dan percayalah Pada kemampuanmu sendiri.. Aku yakin Kamu bisa melakukanya.. Nyawa kita semua Ada padamu Rama...!!!" Kakek Zarda pun meyakinkan Pada Rama untuk menguatkan mentalnya..

__ADS_1


__ADS_2