KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
Pantai Laut Hitam


__ADS_3

Rama terus melajukan kendaraanya menyusuri jalan... Sedangkan Nadia duduk dengan tenang disamping Rama...


Saat ini mereka telah memasuki Hutan perbatasan Kota Merah dan kota Hitam... Dimana Hutan itu pernah Rama dan Nadia kunjungi disaat mencoba menyembuhkan Via waktu itu... Ada sedikit kenangan yang lewat difikiran Rama tentang Via saat itu dan membuatnya sedikit menghela nafas...


"Sayang...!!! Kenapa hanya diam saja sejak tadi...!!!" Ucap Nadia yang mengamati Rama sejak tadi hanya diam tanpa suara...


"Ehhh Yang... Gak papa kok... Cuma fokus aja sama jalanan ini...!!!" Jawab Rama sedikit bingung... Tapi disaat Rama fokus dalam perjalanan yang sudah mulai gelap itu tiba tiba saja sekelebat Bayangan merah lewat di depan Rama... Dan Rama juga merasakan suatu hal yang berbeda ketika melihat bayangan merah itu... Rama pun menghentikan mobilnya di pinggir jalan dan mencoba mengamati apa yang terjadi... Dengan menggunakan Jurus mata Batinya Rama pun terus mencari sesuatu hal yang menurutnya tidak wajar.. Tapi hal itu percuma dan tidak ada apapun disana... Kemudian Rama meminta Zargo untuk menyelidiki apa yang baru saja dilihatnya dan mengejar kemana arah Cahaya merah itu melesat... Sedangkan Rama dan Nadia memilih melanjutkan perjalanan mereka yang masih kurang 1 jam perjalanan.. Rama pun kembali melajukan kendaraanya agar tak terlalu malam sampai di tempat tujuan mereka...


Setelah beberapa saat perjalanan mereka mulai memasuki Pantai Laut Hitam dan Rama pun menghentikan mobilnya disalah satu Rumah makan yang ada di dekat Taman kota... Waktu yang menunjukan belum terlalu malam.. Sehingga masih banyak pengunjung yang mayoritas adalah muda dan mudi yang sedang nongkrong disana.. Dan mungkin masih seumuran dengan Rama dan Nadia..


Saat ini Rama sedang memilih sebuah tempat yang menurutnya nyaman dan tenang.. Dimana tempat itu terletak di ujung bagian Lantai Dua di pinggir Pantai laut Hitam... Dan Hal itu menjadi daya tarik tersendiri karena pemandangan yang sangat indah dengan gemerlap lampu lampu nelayan dan Perahu yang berlayar menyebrangi Lautan luas itu.. Nadia merasakan kebahagian ketika melihat pemandangan itu.. Dan terus menatap kearah Lautan lepas itu..

__ADS_1


"Sayang...!!! Kenapa kita tak menginap di penginapan ini saja...!!! Menurutku disini tempatnya juga nyaman dan damai...!!!" Ucap Nadia yang tak ingin pergi dari sana dan mencoba bertahan disana... Karena selain menyediakan Rumah makan dan tempat Nongkrong bagi kalangan muda disana.. Tempat itu juga menyediakan Penginapan bagi pendatang yang singgah disana... Dan kadang sering juga dijadikan Para pemuda pemudi yang dimabuk cinta untuk melampiaskan hasrat mereka di penginapan itu... Meskipun sering kali diperingatkan oleh pemerintah Setempat.. Akan tetapi masih tetap saja sering bersembunyi sembunyi membiarkan pemuda pemudi itu menyewa penginapan itu.. Karena bagi pemilik Penginapan itu Pemasukan terbesar mereka adalah berasal dari mereka...


Setelah memesan beberapa makanan,, Rama mencoba memanggil Zargo menggunakan Jurus batinya berharap mendapatkan Jawaban dari apa yang saat ini Rama fikirkan.. Tapi Zargo tak dapat mengejar Cahaya merah itu dan tak menemukanya... Hingga Rama pun meminta Zargo untuk kembali memasuki Ruang dimensinya saat ini.. Disaat Rama dan Nadia menikmati makanan mereka berdua tiba tiba saja dari Arah Samping bawah di pesisir pantai,, terdengar sebuah teriakan seorang Wanita yang meminta tolong... Nadia pun meminta Rama untuk melihat apa yang terjadi dan melakukan apa yang harus dilakukan...


Setelah beberapa saat mengamati kondisi sekitar yang sepi,, Rama pun menghilang dengan sangat cepat dan muncul tak jauh dari Suara teriakan itu... Dan ternyata ada dua orang perempuan yang dikerumunin oleh beberapa pemuda kurang lebih 7 orang, yang sepertinya memiliki sebuah niat yang tidak baik terhadap perempuan itu...


"Cepat ikut kami menemui kak Paul...!!! Atau kalian akan merasakan akibatnya...!!!" Ucap salah satu lelaki yang terlihat Garang dengan kedua telinga yang bertindik...


"Gak usah banyak alasan lagi...!!! Ikut aku,, Atau adikmu akan aku berikan pada kak Paul..!!" Ucap lelaki itu dengan tangan yang mulai meraih lengan Gadis di bawah umur itu.. Dan mencoba melepaskan dari pelukan kakaknya... Ternyata kedua gadis itu adalah kakak beradik yang sedang di kejar kejar oleh beberapa orang suruhan,untuk melunasi hutang mereka...


Tapi disaat sang gadis kecil mulai ketakutan dan berteriak histeris tiba tiba saja sebuah Ranting melesat lurus dan menancap ke telapak tangan pria yang mencoba meraih lengan si gadis...

__ADS_1


"Aaakkkkhhhhhhh...!!!! Bang***...!!! Baj*****....!!


Akkkhhhhhhh Siapa yang melakukan ini...!!!" Sambil meringis kesakitan Pria itu pun melepas tangan Si gadis dan memegangi tanganya yang terluka karena ada sebuah Ranting kecil yang menancap di telapak tanganya... Padalah Ranting itu hanya sebesar tusuk sate.. Tapi bagaimana bisa menancap bahkan hampir menembus telapak tanganya...


"Siapa yang melakukan ini Bang***...!!! Keluarlah.... Aaaakkkkkkhhhh ....!!!" Semakin meringis kesakitan pria itu pun mencoba menoleh mengamati sekitarnya yang gelap hanya ada lampu penerangan pantai saja disana... Teman temanya juga ikut mengamati dan mencari siapa orang yang telah melakukan hal itu pada pemimpinya..


Tapi mereka tak melihat ada sesuatu yang mencurigakan disana...


"Apa kamu yang melakukan ini...!!! Dasaarr gadis Sia***...!! Pel****...!!!!" Pria itupun menoleh kearah Sang kakak dari kedua gadis itu dan berfikir dialah orang yang melakukan itu semua.... Masih dengan meringis kesakitan pria itupun mencoba mengeluarkan tendangan mautnya kearah si gadis... Tapi belum sampai mengenai sang gadis,, kbali sebuah ranting melesat mengenai telapak kaki pria itu lagi dan langsung membuatnya meringis kesakitan dan membuatnya berguling guling di pasir pantai dengan memegangi kakinya.. Dengan mengeluarkan ucapan seluruh kebun binatang disebutkan.. dan bermacam kata kata kotor keluar dari bibirnya hingga membuatnya lemah tak berdaya... Hal itu juga membuat teman temanya kebingungan dengan apa yang terjadi pada pemimpinya... Sungguh hal yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya dan pertama kali mereka alami...


"Keluarlah...!!! Jangan hanya bersembunyi saja...!!!" Salah satu dari kelompok pemuda itupun memberanikan diri meminta Rama untuk menampakan dirinya... Karena dia tau ada orang lain yang telah menyerang pemimpinya dari suatu tempat tersembunyi..

__ADS_1


"Ha Ha Ha...!!! Apa pantas seorang pria melakukan hal semacam itu pada wanita...!!! Dan apalagi ada gadis kecil juga disana...!!!" Jawab Rama dari kejauhan... Saat ini Rama menggunakan jurus merubah wujudnya menjadi seorang pemuda yang biasa saja dengan pakaian sederhana seperti nelayan.. Rama tak ingin menunjukan jati dirinya karena tak ingin Acara bulan madunya dengan Nadia akan terganggu ketika adanya masalah itu... Yang tentu saja Boss mereka pasti akan mencari tau keberadaanya ketika mengetahui wajah aslinya dan terus mengganggu Rama..


__ADS_2