
Pagi itu mungkin adalah hari yang sangat menyenangkan dan membahagiakan bagi Rama... Karena dimana dia akan merayakan Hari Kelahiranya bersama orang orang yang disayangi dan juga orang terdekatnya... Mereka berencana Akan merayakan acara itu di Rumah makan disekitar area Wisata taman Jati...
"Raaammaa..!!! Oohh Raamaaa.. kamu dimana..!!!" Doni berteriak didepan Rumah Rama...dengan di temani Rian mereka berencana bareng bersama sama dengan Rama..
"Apaa siih kak Doon... Ga usah teriak gitu juga kali... berisik Tauuuk...!!!" Yana menimpali teriakan Doni...
"Lhoh Kamu kok Cantik sekali Yan... sumpah terpesona Aku padamu..!!! Ehmm Kamu ikut Juga Ya..!!!" Jawab Doni yang terpaku melihat kecantikan Yana...Begitu juga Rian sampai bengong melihat Yana...
Saat ini Dia memakai pakaian casual,,celana jeans dengan Kaos ala oblong gitu... Dan sesikit riasan Tipis diwajah semakin menambah keanggunanya.. Walaupun Umur Yana masih Hampir 15 Tahun.. Tapi Yana termasuk Seorang anak yang Memiliki Tubuh proposional.. Tinggi, sedikit berisi dan Juga Putih bersih.. Nampaknya Yana memiliki Tubuh seperti Bayu dan kecantikan seperti Dewi... menjadikan dia Wanita sempurna.. Bahkan tingginya Hampir Sama dengan Nadia... Ketika Nadia dan Yana jalan bersama mungkin orang orang akan mengira kalau mereka kembar dan Seumuran...dengan Gaya Rambut yang Hampir Sama... Bahkan Yana yang lebih sedikit berisi daripada Nadia..
"Lhoh Don,, Yan..!!! Kalian sudah datang ya... Mau Ngopi dulu gak..??? tanya Rama menawari Mereka minum kopi dulu...
"Waaah Boleh juga tuh... mumpung Masih pagi... Tadi juga belum Sempat ngopi dirumah...He He He...!! Apalagi di tambah Udut Lintingan Bapakmu Ram...Tambah Syahduuu...!!!" Jawab Rian Lalu duduk diteras Depan Rumah Rama Kemudian mengambil sebatang rokok dan menyalakanya.. Bahkan Rian menyodorkan sebungkus Rokok pada Rama juga... Rian Dan Doni termasuk Remaja yang gemar merokok.. Bahkan Rama sekali kali juga mencobanya... Hanya karena masih Sekolah dan masih takut sama Ibunya,,, Makanya Rama sering sembunyi sembunyi ketika Merokok... Sedangkan Doni dan Rian sudah terbiasa Merokok dirumah Rama...
Sebenarnya bagi Bapak Rama tidak Masalah Anak mereka merokok.. Tapi bagi Ibunya berbeda.. Karena Rama masih sekolah dan belum memiliki penghasilan sendiri makanya Belum mengijinkan Rama... Tapi untuk saat ini mungkin sudah tidak masalah Rama merokok.. Karena Bahkan untuk membeli Pabriknya sekalipun pasti Rama bisa... tapi Bapak Rama kemarin mengingatkan untuk tidak Mengumbar kekayaan mereka... dan Memilih Hidup sesederhana Mungkin...
Disisi Lain Saat ini Rama ingin Mengangkat derajat orang tuanya... Karena selama ini ekonomi keluarga mereka termasuk Pas pasan.. Bahkan untuk Kuliah Rama saja adalah Sebuah Bea siswa murid berprestasi di sekolahanya...
__ADS_1
Waktupun Beranjak Siang... Saat ini Rama dan yang lainya Sudah berada di Area Parkir Taman Wisata Jati... Mereka Semua berencana Memilih Tempat makan di pinggiran Waduk dengan Gasebo yang mengapung di Atas Air Waduk itu...
Saat ini Disana Ada sekitar 8 Orang.. 3 Laki laki dan 5 perempuan... 3 diantara mereka Adalah Teman Nadia... Tak selang berapa lama.. pelayan pun menghampiri mereka Dan menyerahkan menu Makanan yang akan Mereka pesan... Doni yang memang Suka Makan memesan Beberapa makanan sekaligus...
"Don Jangan Banyak banyak makanya...!!! Aku tidak kebagian niehhh...!!!" Ucap Rian yang sengaja menggoda Doni..
"Aaahhh Kamu yan.. Kan mumpung Gratis dan ada yang neraktir juga ini... Jadi nikmatin Aja...!!! He He He.." Ucap Doni kemudian menyantap makananya.... Teman temanya yang Lain menggelengkan kepala melihat tingkah Lucu Doni dan Rian yang sedang berebut Makanan...
Sedangkan Nadia terus Saja menempel Pada Rama... Mungkin Nadia sudah Rindu berat karena 3 Hari tidak Bertemu... Yana pun Mulai akrab dengan Teman teman Nadia... bahkan mereka sempat sempatnya selfie bersama disana...
Setelah menyeleseikan Makanya Nadia pun Berinisiatif Untuk membayar Semua Makanan itu.. Tapi Rama saat itu juga mencegah Nadia.. Karena Hari ini Adalah Acaranya... Maka Rama sendiri yang Akan membayarnya.. Sebelumnya Uang ini Adalah Uang Tabungan Rama untuk Membayar Kuliahnya... Tapi Berhubung Kemarin Rama beserta Keluarga mendapatkan Rezeki tak Terduga makanya Rama berani menggunakan Uang itu... Mungkin Saat Ini Bapak dan Ibu Rama Sudah ke kota untuk Menjual Barang yang Kemarin Rama Temukan...
Sebenarnya Nadia Sangat ingin membantu Rama...Tapi Rama menolaknya dan tidak mau merepotkan Nadia.. mungkin jika Nadia tau Rama saat ini sudah Sangat Kaya,,, Dia tidak akan memaksa Rama untuk menerima Uangnya...
Saat itu Bayu memperingatkan Rama untuk selalu tetap Rendah diri jangan Sampai Merasa Sombong dengan Apa yang sudah Dia capai dan Dia miliki... Karena Semua itu Hanyalah titipan.. selama tidak Ada yang menginjak nginjak kita maka sebisa mungkin kita merendah serendah rendahnya... dan Begitu juga sebaliknya... Maka Berilah pelajaran pada seseorang yang menginjak nginjak kita... Biar mereka sadar dan tidak melakunya lagi...
Mataharipun Beranjak mengarah ke Barat... Saat ini Waktu menunjukan Pukul 13:45 WIB..
__ADS_1
Nadia Dan Rama memilih untuk Jalan Berdua Saja dan Mencari tempat Seperti Saat kesini Waktu itu... Dimana tempat itu lumayan Sepi dan sangat Jarang dikunjungi.. Dan Bahkan sering di jadikan Tempat memadu Kasih para pasangan muda mudi yang berkunjung kesana... Hanya Sebatas sewajarnya Saja.. atau Hanya ingin menikmati pemandangan dan bersantai berdua...
Tak Berselang Lama akhirnya Nadia dan Rama pun sampai di tempat tujuan mereka... Inilah Tempat yang menjadi Saksi terikatnya dua insan Yang saling menyayangi itu.. Dan juga tempat Paling indah untuk mereka berdua saat ini... Rama yang Langsung Mengambil tempat Duduk Lalu diikuti Nadia merapat duduk disampingnya..
Deru Nafas dua insan saling Menggebu... Detak Jantung yang sudah Tak Beraturan... Kerinduan Yang Terpendam kini Telah Tercurahkan.. di Temani Semilir Angin menyapu Air Waduk.. Dan Kicauan Burung burung Yang Hinggap Di ujung Ranting Pohon Besar di Belakang mereka...
"Sayaang..!!! Dapatkah Selamanya kita Akan seperti ini...???" Tanya Nadia Yang senga Bersandar Di bahu Rama..
"Insya Allah Sayaang... Jika Takdir Sudah menjodohkan Kita... maka Apapun yang terjadi kita akan tetap Seperti ini... Dan Apabila tidak..!!! Ya mungkin kita Akan berpisah...!!!" Jawab Rama dengan tenang... Dia juga Sudah mulai terbiasa berdekatan dengan Nadia.. berbeda saat saat pertama dulu bersama Nadia...
"Aku tidak mau jauh darimu sayaang...!!!
Apapun yang terjadi... Aku ingin selalu bersamamu...!!! Kalau perlu Kita Menikah Saja Sayang...!!" Nadia meyakinkan dirinya Untuk Rama seorang.. Dan tidak ingin berpisah dengan Rama...
"Hahhh ehhh Nikaah...??? ehm Perjalan kita masih sangat panjaang Sayaaang.. Apa harus Secepat Itu..!!!" Jawab Rama Kaget dengan pernyataan Nadia...
Ehmm Menurut apa yang Om Roy pernah Katakan Padaku Kemarin dirumahku.. Lebih Baik kita Menikah Dulu Lalu Pacaran... Karena dengan Adanya Ikatan itu Kita bisa terhindar dari Dosa dan Fitnah dari tetangga dan orang disekitar kita...!!!" Jawab Nadia Yang yakin dengan keputusanya...
__ADS_1
"Ehhhmmm Sebenarnya Benar juga sih apa yang Kamu katakan Sayang... Tapi apa kamu Benar benar yakin dengan keputusanmu itu Sayang...!!! Sedangkan Kita juga baru Sebulan Jadian...!!" Ucap Rama yang ingin memastikan Kesungguhan Nadia...