
Selang beberapa Hari akhirnya persiapan untuk Berangkat ke Kota Hitam sudah Selesei.. Besok Pagi mereka Akan berangkat Dari Rumah Nadia... Dengan menggunakan Mobilnya Bapak Nadia Yang bisa menampung 7 sampai 8 orang... Rian, Doni, dan Ratna juga ikut dalam Rombongan mereka.. sedangkan Dini dan Nisa tidak bisa ikut karena Mereka ada urusan keluarga... Malam ini mereka Sudah berkumpul Di rumah Nadia.. Karena Rumah Nadia yang lumayan Besar jadi tidak susah untuk mereka beristirahat... Tinggal Bapak Rama yang mungkin Baru besok pagi pergi kerumah Nadia... Dihalaman Rumah mereka semua bersendau gurau.. Bahkan Via yang mulai akrab dengan Rama pun iku bergabung bersama mereka.. Karena beberapa Hari lalu Via sempat kembali merasakan Hawa panas di tubuhnya,, Dan Rama lah yang membantunya untuk mengobati Hawa panas itu... Hingga akhirnya Via menjadi Akrab dengan Rama...
Terkadang Nadia sedikit Cemburu dengan keakraban Kakaknya sama kekasihnya itu.. Sejak sore tadi Rama Datang mungkin Kak via Lah yang terus dekat sama Rama.. sehingga Nadia merasa disisihkan... Hingga Malam ini Via masih Saja terus mengobrol bersama Rama.. Walaupun Nadia saat ini Juga berada disamping Rama... Doni dan Rian dengan Keusilanya juga sering membuat mereka terus Tertawa... Hingga Larut Malam...
Rama dan teman teman lelakinya saat ini Tidur diruang Tamu.. sedang yang perempuan tidur dikamar Nadia... Malam pun Berlalu dengan Syahdunya,, Hingga Pagi pun menyapa mereka semua.. Semua perlengkapan telah mereka siapkan sebelumnya.. juga kebutuhan dan konsumsi.. Semua sudah disiapkan.. Saat ini mereka tinggal menunggu bapak Rama yang akan ikut.. Jarak antara Kota Merah ke Kota Hitam memakan waktu kurang lebih 6 jam perjalanan.. mereka melalui Beberapa kota lain dan juga sebuah Gunung yang jalanya Penuh Curam dan berliku...
Orang yang ditunggu pun akhirnya Datang.. Ternyata Bapak Rama telat Karena Sedang membuat sesuatu untuk kebutuhan di dalam Hutan nanti.. Saat ini mereka Akhirnya berangkat menggunakan 1 Mobil saja.. Dan Bapak Rama lah yang menjadi pengemudinya dan ditemani Bapak Nadia... Sedangkan Yang lainya duduk dibelakang.. Tanpa Terasa sudah setengah perjalan dan Saat ini mereka memutuskan untuk Beristirahat dan mencari tempat untuk Sarapan.. Kebutuhan Sarapan saat ini Sudah disediakan Oleh Ibu Rama dan Juga Ibu Nadia... jadi mereka tidak perlu repot repot untuk mencari Warung untuk Sarapan..
__ADS_1
Dalam suatu Waktu nampak Via sedang mencoba mengambilkan makanan Untuk Rama.. begitu Juga Nadia sama seperti yang dilakukan Via.. mereka bebarengan Menawari Rama Makan.. Betapa Canggungnya mereka Bertiga Saat ini.. menjadi sumber tatapan semua orang yang ada disana.. Kemungkinan Besar Saat ini Via menyimpan Rasa kepada Rama.. dan sepertinya Nadia pun merasa Curiga terhadap Kakaknya itu.. Bagaimana Bisa Kakaknya menyukai Laki laki yang berada Jauh dibawah Umurnya... Nadia yang sudah Mulai tidak Sabar dan terima karena sikapnya akhirnya memberanikan diri...
"Apa kakak Suka sama Rama..??? Beberapa Hari ini kayaknya kakak dekat banget sama Rama..!!" Nadia mencoba menanyai Via tapi saat mereka jauh Dari Orang orang.. Termasuk Rama...
"Ha Ha Ha... Kamu itu bisa Aja dek..!!! Ya Suka sih Suka.. tapi Sebagai Kakak Adik.. Dan untuk Masalah Dekat selama beberapa Hari ini,,, Itu karena sebagai Ungkapan terima kasih Kakak ke pacar kamu dek..!!! Kamu Cemburu Ya..???" Ucap Via Menggoda Adiknya..
"Ahhhh Apa iya Kak..!!! Tapi aku perhatikan Kalian dekat Banget.. Bahkan saat aku mendekati Rama kakak selalu mendahuluiku..!!!" Nadia Semakin penasaran Bagaimana sebenarnya perasaan kakaknya ke Rama..
__ADS_1
"Iihhhh Kakak ini... Nyebelin Deh...!!! Awass aja..!!!" Nadia pun mengejar Via dari belakang.. Nampaknya pertanyaan Nadia selama ini sudah terjawabkan.. Dan dia Sangat Lega karena Semua hanya sebatas sewajarnya Saja... Sedangkan Via yang sebenarnya Suka Sama Rama hanya Memendam Rasa itu untuk dirinya sendiri..
"Wanita mana sih yang tidak suka sama lelaki yang Keren, cakep, Baik, pinter, dan sempurna pokoknya... yaa kadang agak nyebelin sih.." Batin via Dalam hati... tapi semua itu dia simpan sendiri..
Akhirnya setelah acara Sarapan selesai.. Mereka pun melanjutkan perjalan menuju Kota Hitam... Dan Beberapa Waktu kembali terlewati Dengan perjalanan yang Begitu menegangkan dan Juga mengasyikan... disaat mereka memasuki Gapura pintu masuk Kota Hitam,, Batin Rama merasakan ada sesuatu yang aneh.. Dan Rama merasa Saat ini ada yang sedang mengikuti Mereka.. Tapi diSaat Rama mencari dan memastikan,,, Rama tak dapat melihat ataupun mengetahui Apa Yang Batin Rama Rasakan... Jarak Kota Utama dari Gapura Pintu Masuk itu sekitar 30 menit Dan Harus Melewati Perbukitan Dan juga Hutan Yang sangat Lebat.. Mungkin Hanya Ada Beberapa Warung di pinggir Jalan.. dan Untuk Rumah penduduk mungkin ada Di pedalaman Hutan.. karena sewaktu perjalan mereka Melihat ada Jalan Setapak yang Hanya cukup untuk Satu mobil saja yang dapat melalui Jalan tersebut..
Hingga tak Lama kemudian Akhirnya Rama dan rombonganya telah sampai dirumah Kerabatnya Kakek Nadia,, yang Juga termasuk Kakeknya Nadia... Sebelumnya mereka sudah Saling konfirmasi tentang tujuanya.. Dan adik dari Kakek Nadia pun menyambut Baik Kedatangan mereka... Ya kakek itu adalah Adiknya kakek Nadia.. karena Kakek Nadia Juga berasal Dari Kota Hitam ini.. Dan saat ini Kakek Nadia tinggal bersama Anak dan cucunya..Rumah mereka terletak dilereng gunung dan pinggiran Hutan Hitam..
__ADS_1
Saat ini Rama dan rombonganya beristirahat dulu di rumah Kakek Slamet.. Sebuah Rumah yang tidak begitu besar dan terdapat beberapa Rumah Joglo yang biasa menjadi tempat persinggahan para pemuda yang ingin mendaki gunung tersebut.. Sedangkan Hutan yang Olivia tuju saat itu masih Jauh dari Rumah kakek Slamet... Kalau ingin menuju kesana menggunakan Kendaraan Harus memutari Gunung... tapi kalau ingin Cepat dan memotong jalan mereka Harus mendaki beberapa bukit di belakang Rumah Kakek Slamet.. mungkin dengan Berjalan Kaki hanya Butuh waktu 5 jam perjalanan Saja.. tapi jika mereka memutar maka sekitar 6 jam dan belum Lagi memasuki Hutan itu dengan berjalan kaki kurang lebih 2 jam perjalanan.. Untuk Saat ini mereka masih Istirahat dan tinggal dirumah Kakek Slamet.. Berdiskusi tentang Jalur yang akan mereka Lalui.. Dan disebuah Jogan Atau Ruang tamu mereka semua berkumpul.. Saat ini mbah Slamet juga menemani mereka mengobrol...
"Sebenarnya Ada keperluan Apa kalian ingin sekali pergi Kehutan Hitam itu.." Tanya mbah Slamet memulai obrolan mereka ..