KEKUATAN BOCAH DESA

KEKUATAN BOCAH DESA
ᎷᎬᎷᏴᎬΝͲႮᏦ ՏᎬᏴႮᎪᎻ ᏢᎪՏႮᏦᎪΝ


__ADS_3

"Untuk Syarat yang pertama adalah Kalian harus merubah sikap kalian.. jangan pernah lagi melakukan hal seperti ini...!!! Jika aku melihat kalian seperti ini maka aku akan langsung melempar kalian ke dalam sungai itu..." Rama memberi ketegasan pada tuan dan pengawalnya itu...


"Untuk kedua...!!! Kalian harus mengikuti semua perintahku tanpa harus membantahnya... Dan yang ketiga atau yang terakhir adalah Kalian Harus menjadi pengikutku... Bagaimana.. apa kalian Sanggup...???" Ucap Rama dengan sedikit mengancam dan sedikit mengeluarkan Auranya...


"Ampuun tuan... Ampuunn..!!! Kami sanggup Tuan.. Kami akan mengikuti kemana pun tuan Pergi... Kami akan melakukan semua perintah Tuan...!!!" Jawab Tuan itu...


"Baiklah sekarang siapa Namamu..!!! dan darimana Asalmu...!!!" Tanya Rama pada Orang orang didepanya.. Rama saat ini berfikir ingin mencari beberapa pengikut agar tidak ada yang mengganggu mereka dalam perjalanan.. Karena Rama sudah diperingatkan Zarda untuk membentuk Sebuah Pasukan yang nantinya akan di butuhkan untuk Berperang melawan musuh musuh mereka yang belum di ketahui jumlahnya... Rama saat ini juga membawa beberapa Pasukan Naga yang berada di Dimensi Ruangnya... tapi tak pernah Dia tunjukan keberadaanya jika tidak dalam keadaan darurat... Rama juga membangun sebuah kerajaan di Dimensi Ruangnya agar pasukanya dapat berlatih dan mengembangkan kekuatanya... Rama perlu mencari pasukan yang kekuatanya tidak sembarangan... Saat ini Pasukan Naga Rama berada di kekuatan Master tahap Akhir tingkat 3 dan 4... sedangkan Jendralnya mencapai tingkat 5 dan hampir melangkah ke Grand master... Dan juga masih ada Zargo yang kekuatanya Berada di Grand master tahap awal tingkat 5.. Hampir mencapai tahap menengah sama seperti Rama...


"Nama Saya Gasta..!! Saya berasal dari Negeri Dewa tuan...!!!" Jawab Orang itu yang ternyata bernama Gasta...


"Owh Baiklah...!!! Kalian pergi kesana... Dan Jaga Kami,,, jika ada penganggu.. Usir saja...!!!" Ucap Rama lalu kembali ketempatnya dan menatap keindahan pemandangan di depanya... Sedangkan Shina masih menatap Tak percaya dengan Rama.. Hanya dalam sekejap Rama dapat menaklukan beberapa Orang yang ingin menganggunya.. Bahkan saat ini menjadi Pengawalnya..


"Shina kenapa Hanya Diam saja...!!! ayo kita beristirahat di sini saja..!!!" Ucap Rama lalu berbaring disebuah papan kayu yang tertata Rapi dan di atasnya juga terdapat tatanan kayu seperti penutup agak tidak kepanasan ataupun kehujanan...

__ADS_1


Sedangkan Shina yang baru saja tersadar dari Lamunanya,, hanya mengikuti Rama dan duduk bersama adiknya tak jauh dari Rama.. Untuk Gasta dan yang lainya Hanya duduk di pinggiran Perahu paling atas.. mereka bahkan sudah tidak berani berbuat semena mena karena takut Rama akan marah dan melemparkan mereka ke sungai seperti temanya yang tadi...


"Kenapa Kamu hanya diam saja sejak tadi...???" Rama pun mencoba mencairkan susana.. Saat ini Rama lebih Dewasa dan lebih Berani bersikap dengan Tegas karena beberapa gemblengan dari Zarda dan juga Zargo ketika dilatih saat itu.. Rama tak lagi menjadi lelaki Cupu dan juga Culun seperti yang dulu... Bahkan Rama saat ini bisa menjadi Raja tega jika Dia merasa tersinggung atau tersakiti...


"Ehmm tidak apa apa...Hanya bingung dengan kekuatanmu yang berubah ubah..!!!" Ucap shina mencoba mencari kebenaran tentang Rama...


"Ehh... Ada apa dengan kekuatanku... Bukanya kamu tau sendiri kekuatanku hanya seorang master menengah...!!!" Jawab Rama masih menutupi kekuatan yang sesungguhnya...


"Tapi selama ini tidak ada seorang master yang memiliki kemampuan yang sangat menakutkan itu...Bahkan para master di atasmu saja tak sanggup menahanya...!!!" Shina masih ingin mengetahui yang sebenarnya tentang kekuatan Rama...


"Ehmm jadi seperti itu...!!!! Aku kira kamu menyembunyikan kekuatanmu...!!!" Jawab shina yang masih belum percaya dengan Rama.. Tapi dia juga tak terlalu mempedulikanya..


Merekapun terus mengobrol hingga waktu menjelang malam... Rama juga memerintahkan salah satu pengawal Gasta mengambil beberapa makanan Untuk Rama dan semua yang ada disana.. Dan Gasta lah yang membayar semuanya... Meskipun tak terima dengan semua ini tapi Gasta tak berani membantah apa yang di katakan Rama.. Dia hanya pasrah dengan apa yang terjadi..

__ADS_1


Hari pun berlalu sangat cepat... Hingga Daratan Lintas Langit pun sudah Nampak dari kejauhan.. Rama yang sudah mulai bosan dengan pemandangan Air dan awan saja sangat antusias menyambutnya... Hingga waktu menjelang Sore akhirnya Perahu besar yang di tumpangi Rama dan lainya perlahan menyandar di pelabuhan... Rama pun turun di ikuti Shina dan juga adiknya... Tak lupa Gasta dan pengikutnya juga ikut mengawal di belakang Rama...


"Waaah Ternyata disini begitu banyak bangunan bangunan yang sangat indah..!!!" Batin Rama dengan senyum manisnya menatap Keindahan yang ada di daratan Lintas Langit itu.. Disana banyak rumah berjejeran dan juga banyak pula pedagang pedang yang berjualan di setiap sisi jalan yang mereka lewati... Beberapa Rumah sewa dan juga Rumah makan juga ada disana ... Rama merasa seperti berada di Alam bumi.. karena peradaban disana juga sama dengan Alam bumi... Hanya Saja di Alam langit kekuatan seseorang lah yang membedakanya.. yang Kuat pasti akan menindas yang lemah.. Tapi tidak juga semua yang kuat menindas.. Ada juga yang saling membantu sesama makhluk alam langit...


Rama juga sedikit kaget dan tak percaya dengan adanya beberapa Ras yang bukan dari golongan Manusia.. Ada beberapa Mahkluk yang menyerupai binatang tapi mereka melakukan segala sesuatu seperti manusia pada umumnya... Dan Ras itu bermacam macam menjadi satu di Daratan lintas langit... Begitu saling menghargai dan saling bertoleransi antar sesama mahkluk Hidup...


Shina saat ini berencana mengajak Rama mencari Sebuah penginapan dan juga Rumah makan yang ada disana.. Karena Waktu yang mungkin akan malam dan gelap sehingga mereka tak mungkin untuk melanjutkan perjalanan mereka... Mungkin masih butuh 3 sampai 5 hari perjalanan menuju Dermaga penyebrangan selanjutnya...


Setelah beberapa langkah perjalanan.. Shina mengajak adiknya dan juga Rama memasuki sebuah penginapan yang lumayan Besar yang terdiri 3 lantai...


"Ehmm Tempat apa ini...!!!! Lumayan besar juga...!!!" Ucap Rama pada Shina yang berjalan mendahuluinya...


"Ini adalah Penginapan Kayangan...!!! Tempat ini adalah salah satu warisan leluhur Negeri kayangan yang masih ada .. Semua penduduk kayangan selalu menginap disini jika berada di Daratan lintas langit ini...!!!" Jawab Shina sambil menceritakan tentang penginapan yang akan dia tuju saat ini.. Setelah mereka memasuki dan masih diikuti oleh gasta dan yang lainya.. Shina pun menuju tempat kasir penginapan itu...

__ADS_1


"Kami akan menyewa 4 kamar selama Dua Hari... Kami utusan dari Raja Salju Ez dari Negeri Kayangan..!!!" Ucap Shina lalu menunjukan Sebuah Batu simbol kerajaan Salju Ez... Karena dengan ini mereka akan mudah diterima dan mendapatkan tempat di penginapan tersebut..


"Baiklah nona.. Mohon tunggu sebentar... kami akan memeriksanya...!!!" Jawab salah satu pelayan yang ada disana dengan sopan.. lalu pelayan itu memasuki sebuah ruangan khusus untuk memeriksa Batu simbol yang dibawa oleh Shina... Karena di alam langit begitu banyak Batu simbol palsu yang digunakan untuk mengelabuhi tempat tempat tertentu.. sehingga pelayan itu tidak bisa sembarangan menerima orang orang yang menunjukan Sebuah batu simbol..


__ADS_2