
Saat ini didalam istana Keraan Air melakukan sebuah pembicaraan tentang adanya Dua orang pemuda dan Satu anak kecil sedang berada di kerajaan Api..Kemarin sempat membuat keributan dan berurusan dengan Pangeran Ketiga hingga terluka Bahkan membuat pengawal khususnya Tewas di tempat.. Dan Satu hal yang membuat mereka masih berfikir untuk menangkap Rama dan juga Shina adalah,, Jika Kerajaan Api menangkap mereka maka akan menimbulkan masalah yang lain.. Karena bagaimana pun juga Rama dan Shina adalah Anggota keluarga Kerajaan Air...
"Mohon maaf paduka...!!! Apa tidak sebaiknya kita bicarakan baik baik masalah ini dengan Mereka... Jika kita membuat masalah dengan Kerajaan Air,,bukankah itu akan memancing peperangan... Dan lagi peperangan kita melawan Kerajaan Salju Ez juga masih berlangsung...!!! Takutnya kita akan kualahan menghadapi Dua kerajaan itu secara bersamaan.... Mohon Paduka berfikir sejenak tentang Rencana paduka yang akan menangkap mereka...!!!" Salah satu penasehat kerajaan memberikan masukanya pada Raja Api..
"Benar Paduka...!!! Bisa saja sewaktu waktu Raja Salju Ez menggerakkan pasukanya menyerang balik kita... Dan juga kerajaan Api tak memiliki sekutu untuk membantu berperang...!!! Apalagi Kerajaan Air memiliki Banyak monster yang sering mereka andalkan untuk berperang...!!! Bukanya kita takut.. Tapi lebih baik kita meminimalisir apa yang akan terjadi nanti...!!!" Penasehat yang lain pun memberikan masukanya...
"Ehmmm Aku akan memikirkanya...!!! Lebih baik saat ini kita lihat dulu bagaimana perkembangan informasi dari para Pasukan kita yang bertugas...!!!" Jawab Raja Api bingung dengan apa yang akan dia lakukan saat ini...
"Shina...!!! Kenapa hanya melamun saja... Apa yang sedang kau fikirkan...!!" Rama pun membuka obrolan mereka... Saat ini mereka sedang berada di Depan kamar penginapan sambil melihat pemandangan Kota Api di malam Hari...
"Tidak ada....!! Aku hanya takut jika masalah tadi membuat Raja Api marah dan akan menghukum kita semua...!!! Karena bagaimana pun yang kita Hadapi adalah Pangeran ketiga Kerajaan Api...!!!" Jawab Shina sedikit menyesal dengan apa yang telah dilakukanya... Dan tak tau harus melakukan apa..
"Ehmm selama ada aku...!!! Semua akan baik baik saja...!! percayalah padaku..." Jawab Rama meyakinkan Shina...
"Apa kamu yakin...!!! Kamu tidak tau kekuatan Kerajaan Api yang sesungguhnya... Saat ini Raja Api mungkin kekuatanya sudah sampai di Legend tahap Awal... Karena dulu aku mendengar Raja Api sudah berada di Grand master Tahap Akhir... Jadi mungkin saja,,saat ini sudah meningkat..!!!" Jawab shina sedikit ngeri dengan kekuatan yang dimiliki Raja api..
__ADS_1
"Aku tidak terlalu mempedulikan itu..!!! Dan yang pasti Aku akan membuat Kerajaan Api menyelsal karena telah membuat Kerajaan salju Ez dalam keadaan tidak tenang...!!!" Dengan mengepalkan tanganya,,Rama merasa sangat ingin memberi pelajaran pada Kerajaan Api... Karena Dia tak rela kerajaan Salju Ez terus menerus ditindas oleh mereka...
"Kenapa kamu ingin sekali melakukan itu... Apa kamu memiliki hubungan dengan Kerajaan Salju Ez..." Ucap Shina sedikit Curiga dengan Rama... Shina melihat begitu dendamnya Rama pada kerajaan Api...
"Kamu akan tau nanti... Jadi sekarang tenangkan dirimu dan jangan terlalu memikirkan Hal itu.. Oya aku memiliki Sesuatu untukmu...!!!" Ucap Rama meyakinkan... Lalu Rama mengeluarkan sebuah padang yang terlihat sangat indah..
"Ehmm bukankah ini pedang yang kamu beli waktu di Pelelangan itu...!!! Kenapa kamu mengeluarkan itu...!!!" Jawab Shina sedikit Penasaran... Dia sangat ingat,Rama membeli pedang itu dangan Harga yang sangat mahal..
"Iyaa... Aku ingin kau mencoba membuka pedang itu...!!! Siapa tau pedang itu cocok denganmu...!!!" Ucap Rama ingin mencoba menyuruh Shina membuka pedang Naga Ez.. Berharap pedang itu cocok dengan Shina..
"Apa kamu yakin dengan yang kamu katakan...!!! Dan bukanya pedang itu milikmu.. kenapa tidak kamu saja yang menggunakanya...!!!" Ucap Shina masih sedikit Ragu dengan pemberian Rama..
Tiba tiba saja Cahaya putih muncul dari dalam sarung pedang,,disaat Shina memegang gagang pedang Naga Ez itu... Dan juga Aura putih juga muncul dari tubuh Shina.. Rama pun sedikit terkejut dengan yang terjadi... Bahkan Shina lebih terkejut lagi dengan apa yang terjadi padanya...
"Apa jangan jangan benar Shina pemilik selanjutnya Pedang Naga Ez itu...!!!" Batin Rama terus mengamati Shina yang memegang pedang ditanganya..
__ADS_1
"Bukalah sarung pedang itu... Dan jangan melawan jika ada sesuatu yang mencoba memasuki tubuhmu... Dan sebaiknya Kamu masuk kedalam Kamarku saja...!!! Aku tak ingin ada yang mengetahui tentang Semua ini...!!!" Ucap Rama mencoba memberi peringatan pada Shina... Lalu merekapun memasuki kamar Rama... Setelah merasa aman Shina pun duduk bersila dan didepanya saat ini Pedang Naga Ez di keluarkan dari Sarungnya..Cahaya putih berkilauan menerangi seluruh Kamar Rama, begitu juga shina juga mengeluarkan aura putih yang sama persis dengan Aura dari pedang yang ada di tanganya... Tak lama sebuah simbol muncul dari bilah pedang.. Dan simbol itu terus berputar putar mengelilingi Shina...
"Ehmm bukalah pakaianmu...!!" Ucap Rama singkat..
"Untuk apa...!!! Kenapa harus membuka pakaianku...!!! Apa yang akan kamu lakukan...!!!" Meskipun shina menyukai Rama.. Tapi shina masih malu untuk mengungkapkanya.. Apalagi memperlihatkan tubuhnya pada Rama...
"Agar Simbol itu dapat menyatu dengan simbol ditubuhmu...!!! Bukanya kamu memiliki simbol yang sama dengan simbol dari pedang itu...!!!" Rama pun semakin yakin dengan apa yang difikirkanya selama ini...
"Bagaimana Kamu tau tentang simbol di tubuhku...!!! Apa kau mengintipku...!!!" Jawab Shina sedikit kesal karena berfikir Rama telah mengintipnya.. dan mengetahui simbol di tubuhnya...
"Sudaah buka saja...!!! Nanti saja aku jelaskan padamu...!!! Dan tenang saja aku tak akan melihatnya...!!!" Rama pun memastikan untuk tidak melihat kearah Shina..
"Berbaliklah.... Awass saja kalau menoleh kearah sini...!!!" Shina pun sedikit mengancam Rama,, Karena tak ingin Rama melihat miliknya yang selama ini dia jaga..
Setelah Rama membalikan Tubuhnya,,Shina pun juga mulai melepas pakaianya... Hanya pakaian yang atasnya saja yang dibuka.. Karena Simbol itu terletak tepat di tengah tengah Gundukan kembar Shina yang tak terlalu besar itu... Sedangkan Simbol cahaya yang terus mengelilingi tubuh Shina,,tiba tiba saja Perlahan mendekat kearah Simbol di tubuh Shina... Perlahan menyatu menjadi Satu dan membuat Shina sedikit merasakan ada sesuatu yang menusuk jantungnya... Antara sakit dan panas dia Rasakan, membuat Shina meringis kesakitan...
__ADS_1
"Ramaaa Apa yang sebenarnya terjadi... Sakitt sekali...!!!!" Ucap Shina menahan sakit hingga memejamkan matanya...
"Tahan... Jangan kamu melawanya, Itu adalah Jiwa penunggu pedang yang berusaha memasuki Jiwamu... Rasa sakit itu hanya sementara,jadi bersabarlah sejenak...!!!" Ucap Rama memperingatkan Shina kembali untuk menahan Rasa sakit karena penyatuan jiwa itu. Dan kemungkinan besar Jiwa itu juga memiliki Serpihan jiwa yang berwujud...